Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Arab

Must Read

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)   Mafhum Al-Mizan As-Sharfi Bagi kalian yang pernah belajar ilmu sharf pasti tidak asing dengan istilah 'mizan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

4.8
(596)

بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan cerita sebelumnya, Teknik Belajar Bahasa Arab

Masih cerita ketika masa kuliah di Bandung selang beberapa bulan pasca bertemu Sang Motivator. Bahasa arab Ane sudah mulai ada perkembangan meskipun budaya membaca dan menulis masih tetap minim dan seperti biasanya masih mengandalkan hafalan kosa kata tanpa berlatih.

Biasanya ane kumpulin mufrodaf dari kamus kontemporer, entah sudah berapa ratus kertas ane habiskan untuk menuliskan kata-kata itu.

Bentuknya sudah kusam bukan main, bahkan tidak sedikit yang sobek. Namun proses itu selalu ane nikmati dan hanya lembaran-lembaran itu yang setia menemani ane disemua aktivitas.

Kadang lucu apabila semua saku baju dan celana ane penuh dengan kertas :D. Maaf ini bukan jimat melainkan sesuatu yang lebih berharga dari semua yang ane punya.

Suatu saat Ane dihampiri adik kelas diminta untuk membantunya membuat esai yang harus dipresentasikan pada program diskusi di kelasnya.

Tentu ini membuat ane senang, padahal belum tentu mampu membuatnya. Hanya modal nekad dan percaya diri lalu ane menyanggupinya.

Singkat cerita, ane diundang ke rumahnya dan langsung beraksi di tengah malam. Semua buku dilemari selagi berbahasa arab semua ane turunin.

Mulailah Ane ambil pena dan buku, kebetulan waktu itu belum ada perangkat leptop apalagi smartphone jadi terpaksa serba manual.

Sudah sekitar 3 jam ane habiskan waktu, hasilnya satu paragraf belum selesai ditulis. Bulak balik, bulak balik, lagi dan lagi.

Lembaran buku sudah mau habis, tulisan bahasa arab ane jalan ditempat. Terasa seperti orang lagi tersesat dihutan, kemana harus minta pertolongan. Kiri kanan hanyalah terdengar dengkuran kawan ane. Kenceng pula 😂

Ane ambil wudhu dan sholat lalu berdo’a semoga segala urusan dimudahkan. Ya Allah berikan ane keajaiban dimalam ini untuk bisa menyelesaikan semuanya. Kira-kira do’a ane seperti itu. 😊

Semangat ane mulai bertambah, otak terasa sudah diinstall ulang, lebih fresh dan fokus. Tak terasa waktu sudah adzan subuh dan alhamdililah tulisan ane sudah ada wujudnya dan hampir 10 lembar ane selesaikan.

Ketika kawan ane bangun tidur, dia bertanya apakah tugas sudah selesai ? sebab kata dia dua hari lagi sudah harus dikumpulkan. Ane bilang:  “Tenang beres res res roes” 😎

Namun kata Ane tulisan ini harus ane bawa terlebih dahulu untuk dikoreksi sama kawan agar hasilnya mantul dan meyakinkan.

Keesokan harinya, ane tunjukin sama kawan buat dimintai pendapatnya. Mulailah dilihat lembar demi lembar, terlihat mimik wajahnya tersenyum-senyum. Ane pun tersenyum tanda optimis.

Kenapa Khi senyum, bukanya dikoreksi, lucu tho tulisan ane…?

Dia bilang, Wah wah mantul ‘mantap betul’ 99%…..? 99% kenapa Khi…?Timpal ane

Dia bilang, ini tulisan bahasa arab paling ancur yang pernah ane lihat, ente memang manusia nekad.

Ancurnya bagaimana Khi..? Ane belum ngerti, mosok hasil bergadang dibilang ancur, ane kan kesal 😁

Dia bilang:

1. Penggunaan mufrodat tidak tepat
2. Kaidah Nahwu & Shorof terbengkalai
3. Banyak huruf tertukar, seharusnya خ tertulis ح dan masih banyak yang lainya. Ini bukan bahan untuk dikoreksi tapi lebih tepat buat didaur ulang, kata dia. 😂

Masya Allah, sudah bergadang, tersesat dihutan dan sekarang ketemu harimau ganas. Ampun Khi ane akan perbaiki dan lain waktu tolong koreksi kembali.

Bersambung…

Inti dari cerita ane diatas adalah apabila kita ingin benar-benar mahir berbahasa arab. Kita tidak bisa mengesampingkan sebagian dari elemen penting berbahasa yaitu membaca, mendengar, menulis dan berbicara. Semunya perlu kita seimbangkan.

Maka dengan menguasai keempat elemen berbahasa tersebut, kita baru disebut orang yang berhasil dan mahir berbahasa Arab.

Menulis dalam Bahasa Arab merupakan tantangan bergengsi menurut ane, karena melibatkan banyak komponen terlebih dalam ketepatan kaidah, struktur kalimat, pemilihan mufrodat dan lainya.

Baca juga artikel tentang Teknik Cepat Menguasai Bahasa Arab Dengan Membaca & Menulis

Untuk pemula seperti ane, belajar menulis merupakan momok menyeramkan. Padahal kemampuan kita akan sangat mudah diukur dan diperbaiki dalam bentuk sebuah tulisan.

Mulai saat ini cobalah menjadi pecinta Bahasa Arab yang aktif, produktif bukan hanya menerima dan menyimak.

Memang tidak mudah seperti membalikan telapak tangan, namun jika tidak mulai dilatih secara konsisten dan terarah, sampai kapanpun tidak akan ada perkembangan.

Menulis Bahasa Arab bisa dikatakan lebih sulit dibandingkan sekedar mahir berbicara. Belum tentu orang pandai berbicara Bahasa Arab, pandai juga menulis. Namun sebaliknya, kemahiran menulis tidak datang spontan melainkan akan terlahir dari konsistensi latihan yang dilakukan.

Semoga Antum semua tidak seperti ane yang hanya modal nekad, kemampuanya nol besar. Teruslah berjuang dan istiqomah dalam mengejar keinginan untuk bisa menguasai Bahasa Arab.

نجاحك في حياتك من صنع يديك بمقدار ما بذلته من جهد و جديّ

05-03-2019
Tips Mahir Berbahasa Arab.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 596

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Sepucuk Surat Untuk Guruku (Bahasa Arab)

رِسَالَتِي إِلَيْكَ يَا أُسْتَاذِي Sepucuk Surat Untuk Guru-Ku إِنَّ التَّرْبِيَةَ هِيَ أَسَاسُ بِنَاءِ المُجْتَمَعَاتِ، لِذٰلِكَ تُعْتَبَرُ مِهْنَةُ المُعَلِّمِ مِنْ أَهَمِّ المِهَنِ فَهُوَ الَّذِي يُعْطِي الطُّلاَبَ المَعْلُوْمَاتِ...

Lam Ibtida (لام الابتداء)

Lam Ibtida (لام الابتداء) Masih seputar macam-macam huruf lam yang sebelumnya kita sudah membahas lam ta'lil, dan lam juhud, sekarang kita akan membahas jenis lam...

Peristiwa Dibalik Bukit Gunung Uhud

Belajar mengharokati dan terjemah ini disampaikan melalui group whatsapp dan Telegram TMBA. مِنْ دُوْنِ أُحُدٍ Peristiwa Dibalik Bukit Gunung Uhud خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عليه وسلّم...

Kitab Silsilah Al-Arabiyyah Baina Yadaika [Full Download]

Kitab Silsilah Al-Arabiyyah Baina Yadaika termasuk salah satu buku panduan terbaik yang dirancang dengan metode sempurna untuk untuk non arabic. Buku ini memiliki empat level...

2 COMMENTS

Tinggalkan Komentar

Latest News

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Kitab Jami’udurus Alarabiyyah

عنوان الكتاب: جامع الدروس العربية  المؤلف: مصطفي الغلاييني  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: المكتبة العصرية  سنة النشر: ١٤١٥ - ١٩٩٤  عدد المجلدات: ٣  رقم الطبعة: ٣٠  عدد الصفحات: ٩٠٢  الحجم (بالميجا): ١٣ Kitab...

Percakapan bahasa arab tentang kesetaraan (المساواة)

Pada latihan mendengar video bahasa arab tanpa text pada pertemuan ke4 yaitu tentang kesetaraan (المساواة). Pemeran dalam cerita ini adalah tiga orang, (Ibu, Nurah...

Juha dan Raja (جُحَا وَالمَلِكُ)

جُحَا وَالمَلِكُ Juha dan Seorang Raja ذَاتَ يَوْمٍ، كَانَ جُحَا يَجْلِسُ مَعَ المَلِكِ فِي قَصْرِهِ، حِيْنَمَا قَالَ المَلِكُ مُدَاعِبًا جُحَا ؛ أَتَسْتَطِيْعُ يَا جُحَا أَنْ تَمْضِيَ...

Saling Membantu Dengan Sesama (Cerpen Anak B. Arab)

مُسَاعَدَةُ الآخَرِيْنَ Membantu Orang Lain اِجْتَمَعَتِ الأُسْرَةُ عَلَى مَائِدَةِ الطَّعَامِ لِتَنَاوُلِ الْغَذَاءِ. الأَطْعِمَةُ كَثِيْرَةٌ تَزِيْدُ عَنْ حَاجَةِ الأُسْرَةِ Sebuah keluarga sudah berkumpul di meja makan untuk menyantap...

More Articles Like This