Tanya Jawab Nawhu Sharaf Bagian#1

Must Read

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?  Perkembangan bahasa arab sudah berlangsung lama, bahkan jauh sebelum masehi. Abbas al-Aqqad seperti dikutip...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(2)

Kumpulan tanya jawab seputar Nahwu dan Sharaf Bagian#1

Materi ini disajikan untuk bahan muraaja’ah yang pembahasanya akan dimulai dari pasal kalam. Diharapkan dari pertanyaan-pertanyaan ini akan mengingat kembali materi yang sudah kita pelajari. Sesi tanya jawab ini secara berkala akan di posting pada kategori khusus tanya jawab kaidah nahwu & sharaf.

BismillahiRahmaniRahim.

ما مقصود بالكلام في اللغة العربية ؟

1. Apa definisi ‘Kalam’ dalam bahasa arab ?

Kalam/kalimat adalah setiap ungkapan yang terdiri dari dua kata atau lebih yang memiliki makna sempurna.

Contoh:

الحَقُّ وَاضِحٌ / الشَّمْسُ طَالِعَةٌ / خَالِدٌ طَالِبُ المَدْرَسَةِ

Kebenaran itu jelas / Matahari terbit / Kholid seorang pelajar sekolah

Lebih detail pelajari pada materi kalam


مَا أَقْسَمُ الجُمْلَة ؟

2. Ada berapa pembagian jumlah/kalimat dalam bahasa arab ?

a. Jumlah Ismiyyah : Yaitu setiap kalimat yang diawali dengan kata Isim, contoh:

الصَّلاَةُ عِمَادُ الدِّيْنِ / خَالِدٌ أَخُوْهُ طَبِيْبٌ / السَّيَّارَةُ جَمِيْلَةٌ

Shalat adalah tiang agama / Saudara Kholid adalah seorang dokter / Mobil itu mewah

b. Jumlah Fi’liyyah : Yaitu setiap kalimat yang diawali dengan kata kerja Fi’il, contoh:

ذَهَبَ خَالِدٌ إِلَى المَدْرَسَةِ / اِذْهَبْ إِلَى مَجْلِسِ التَّعْلِيْمِ يَاخَالِدُ مَعَ أَبَيْكَ

Kholid pergi ke sekolah / Hai Kholid pergilah ke pengajiaan bersama ayah kau.


مَا أَجْزَاءُ الكَلامِ ؟ أو أَقْسَامُ الكلام ؟

3. Apa saja Struktur Kalam/kalimat dalam bahasa arab?

Struktur kalimat terdiri dari unsur-unsur kata yang kemudian menjadi sebuah kalimat. Unsur tersebut yaitu berupa Isim’ Fi’il dan Huruf

Contoh:

خَالدٌ / يذهب / إلى / المدرسة

مَا تَعْرِيْفُ الاسمِ ؟

4. Apa definisi Isim dalam bahasa arab?

Isim adalah kata yang memiliki makna tanpa terikat dengan waktu (benda hidup/mati). Contoh:

شَجَرَةٌ / مَكْتَبٌ / وَلَدٌ / رَجُلٌ

Pohon/meja/anak/lelaki

Lebih lengkap terkait masalah Isim lihat disini


مَا تَعْرِيْفُ الفعلِ ؟

5. Apa definisi Fi’il dalam bahasa arab?

Fi’il adalah kata yang terikat dengan waktu dan kejadian (Madhi/Lampau, Mudhari’/Sekarang/akan datang, ‘Amr/Perintah). Contoh:

ذَهَبَ / يَذْهَبُ / اذْهَبْ

Dia telah pergi / Dia akan/sedang pergi/ Pergilah

Klik pada masing-masing kata di atas untuk memperdalam ketiganya dari segi Tashrif dan irab.


مَا تَعْرِيْفُ الحَرْفِ ؟

6. Apa definisi Huruf dalam bahasa arab?

Huruf adalah kata yang memiliki makna namun tidak berdiri sendiri (memerlukan kata isim atau fi’il agar artinya sempurna). Contoh:

مِنْ / فِي / إلَى / عَلَى

Dari/di/ke/atas


مَا عَلامَةُ الاسمِ ؟

7. Apa saja tanda Isim ?

Isim memiliki lima tanda pengenal, apabila salah satu dari kelima tanda ini ditemukan dalam sebuah kata, berarti dia adalah Isim

  • Menerima masuknya Alif Lam Ta’rif. Contoh

بَيْتٌ، البَيْتُ / شَجَرَةٌ، الشَجَرَةُ / كِتَابٌ، الكِتَابُ

Rumah, Rumah itu / Pohon, Pohon itu, Buku, Buku itu

  • Menerima Tanda Tanwin. Contoh:

بَيْتٌ / شَجَرَةٌ / كِتَابٌ

  • Menerima tanda Jar baik dengan huruf Jar maupun Idhafat. Contoh:

ذَهَبْتُ إِلَى المَدْرَسَةِ / مَرَرْتُ بِالسُّوْقِ

Aku pergi ke sekolah / Aku melewati pasar

فَهِمْتُ دَرْسَ الصَرْفِ / اشْتَرَيْتُ سَيَّارَةَ خَالِدٍ

Aku faham materi sharaf / aku membeli mobil milik kholid

  • Menerima Nida (Panggilan). Contoh:

يَا خَالِدُ / يَا مُحَمَّدُ

  • Menerima Isnad (sandaran) baik kalimatnya didahului Isim (Ismiyyah) atau didahului Fi’il (Fi’liyyah) Contoh:

ذَهَبَ خَالدٌ إِلَى المَدْرَسَةِ / خَالِدٌ مَاهِرٌ

Kholid pergi ke sekolah / Kholid seorang yang mahir

Untuk lebih detail terkait ke 5 tanda ini lihat pada materi Tanda Isim


مَا المَقْصُوْدُ بِالإعْرَابِ ؟

8. Apa yang dimaksud dengan ‘Irab dalam bahasa arab?

‘Irab adalah perubahan harkat huruf terakhir pada suatu kata yang dipengaruhi oleh amil-amil yang memasukinya atau dipengaruhi oleh kedudukan ‘irab setiap kata dalam kalimat. Contoh:

خَالدٌ مُجْتَهِدٌ / رَأَيتُ خَالدًا / مَرَرْتُ بِخَالِدٍ

Kholid rajin / Aku melihat Kholid / Aku berpapasan dengan Kholid.

Harkat kata خَالد ada yang Marfu’, Manshub dan Majrur sebab posisinya berbeda-beda. Lebih detail pasal ini pada Materi ‘Irab


مَا المَقْصُوْدُ بِالبِنَاءِ ؟

8. Apa yang dimaksud dengan Bina dalam bahasa arab?

Menetapnya harkat huruf terakhir suatu kata (tidak dipengaruhi oleh amil-amil yang memasukinya) atau tidak dipengaruhi dengan keberadaan posisinya didalam kalimat. Ini yang dinamakan dengan ‘Irab. Contoh:

هَذَا طَالِبٌ / رَأَيْتُ هَذَا الطَّالِبَ / مَرَرْتُ بِهَذَا الطَّالِبِ

Harokat kata هَذَا tetap tidak berubah meskipun berada pada posisi berbeda. Ini yang dinamakan dengan Mabni. Untuk mengetahui lebih detail tentang kata هذا pelajari pada materi Isim Isyarah


مَا عَلاَمَةُ الإعرابِ فِي الاسمِ ؟

9. Apa tanda ‘irab dalam Isim ?

Untuk isim kategori Mabni seperti kata هذا di atas tidak memiliki tanda, cukup disebut dengan Mabni saja. Adapun untuk Isim kategori Mu’rab, dia memiliki tanda ‘irab yaitu Asliyah dan Far’iyyah.

  • Tanda ‘Irab Asliyyah adalah tanda berupa harokat seperti Dhammah, Fathah, Kasrah. Ketiga tanda ini terkadang Nampak (Dzahirah) dan juga teekedang tersembunyi (Muqadarrah).
  • Contoh Tanda ‘irab Asliyyah Dzahirah:

Dhammah:

الكِتَابُ مُفِيْدٌ / العِلْمُ نُوْرٌ

Fathah:

اشْتَرَيْتُ الكِتَابَ / رَأَيْتُ السَّيَّارَةَ

Kasrah:

مَرَرْتُ بِخَالدٍ / سَلَّمْتُ عَلَى خَالِدٍ

  • Contoh Tanda ‘irab Asliyyah Muqaddarah:

القَاضِي عَادِلٌ / ذَهَبَ خَالِدٌ إلَى المُسْتَشْفَى

  • Tanda ‘Irab Far’iyyah adalah tanda berupa Huruf seperti Alif, Wawu dan Iya.

10. Dalam Isim apa saja ketiga tanda ‘Irab Far’iyyah bisa kita ketemukan?

  • Tanda ‘Irab Huruf Alif berada pada Isim Mutsana dalam keadaan Rafa’ dan pada Isim Lima dalam keadaan Nashab

Contoh pada Mutsana dalam keadaan Rafa’

الطَّالِبَانِ مُجْتَهِدَانِ / السَّيَّارَتَانِ جَمْيْلاتَانِ

Dua orang siswa rajin / Kedua mobil itu bagus

Contoh pada Isim Lima dalam keadaan Nashab:

إِنَّ أَخَاكَ مُجْتَهِدٌ / رَأَيْتُ أَبَاكَ أَمَامَ المَسْجِدِ

Sesungguhnya Saudara lk Mu rajin / Aku melihat ayahmu di depan mesjid

Lebih detail masalah ‘Irab Isim Lima bisa dipelajari di link berikut. ‘Irab Isim Lima

  • Tanda Irab huruf Wawu berada pada Isim Jamak Mudzakar salim dan Isim Lima yang keduanya dalam keadaan Rafa’

Contoh:

أَخُوْكَ نَاجِحٌ / جَاءَ الطَّالِبُوْنَ

  • Tanda Irab huruf Iya berada pada Isim Jamak Mudzakar salim dan Isim Mutsana yang keduanya dalam keadaan Nashab dan Jar.

Contoh:

رَأَيْتُ الطَّالِبَيْنِ / رَأَيْتُ الطَّالِبِيْنَ

Aku melihat dua orang siswa / Aku melihat para siswa

Lalu pada Isim Lima dalam keadaan Jar.

Contoh;

سَلَّمْتُ عَلَى أَبِيْكَ

Aku bersalaman kepada ayahmu.

Catatan:

Untuk Isim Mutsana dan Jamak Mudzakar Salim apabila di idhafatkan kepada Huruf Iya Mutakallim, untuk tanda ‘irab dalam keadaan Nashab dan Jar memiliki tanda ‘irab sama yaitu huruf Iya namun Huruf Iya tersebut di idghamkan (Disatukan) dengan huruf Iya Mutakallim.

Contoh:

رَأَيْتُ مُعَلِّمِيِّ

Aku melihat kedua guruku

Lihat materi ini pada pasal Ketentuan Idhafat Isim kepada Iya Mutakallim 

Wallahu’alam. Bersambung ke Kumpulan tanya jawab seputar Nahwu dan Sharaf Bagian#2

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Isim Maf’ul (اسم مفعول)

Isim Maf'ul (اسم مفعول) قال ابن مالك وكُلُّ ما قُرِّرَ لاسمِ فاعلِ # يُعْطَى اسمَ مَفعولٍ بلا تَفاضُلِ Hukum-hukum yang ada pada isim fa’il juga ditetapkan pada...

Mengenal ‘Irab Isim Lima (أسماء الخمسة)

الأسماء الخمسة Isim Lima قال ابن مالك وَارْفَعْ بَوَاوٍ وانْصِبَنَّ بِالأَلِف # واجْرُرْ بِيَاءٍ مَا مِنَ الأسْمَا أَصِفْ # منْ ذَاكَ ذُو إنْ صُحْبَةً أَبَانَا # وَالْفَمُ...

Cerpen Keluargaku Bahagia Bahasa Arab

قِصَّةٌ قَصِيْرَةٌ عَنْ عَائِلَتِى الْسَعِيدَةِ  Cerpen Keluargaku Bahagia أسْرتِي الْصَغِيْرَةُ تَتَكَوَّنُ مِنْ خَمْسَةِ أَفْرَادٍ, مِنْهَا الْأَبُ وَ كُنْتُ أبًّا, وَالْأُمُ, وَاِبْنِى اسمُهُ مُحَمَّد زيدان عُمْرُهُ سِتُّ...

Kompetisi Dua Saudara (قصة الطفولة)

مُسَابَقَةُ بَيْنَ شَقِيْقَيْنِ Kompetisi Dua Saudara Kisah ini menceritakan bagaimana Baginda Rasulullah bersenda gurau dan bermain dengan penuh kasih sayang bersama anak-anak kecil pada waktu itu. قَالَ...

More Articles Like This