Percakapan bahasa arab tentang kesetaraan (المساواة)

TMBA 1
4.8
(229)
Read Time1 Minute, 20 Seconds

Pada latihan mendengar video bahasa arab tanpa text pada pertemuan ke4 yaitu tentang kesetaraan (المساواة). Pemeran dalam cerita ini adalah tiga orang, (Ibu, Nurah dan Hanan). Berikut ceritanya.

المُسَاوَاةُ
Ekualitas /Kesetaraan

الأمّ : هَيَّا يَا بَنَاتُ، لِتَأخُذْنَ قِسْطًا مِنَ الرَّاحَةِ، وَتَشْرَبْنَ هٰذَا الْعَصِيْرَ الطَّازِجَ

Ibu: “Hai anak-anak, istirahatlah sebentar dan minum jus segar ini”.

نورة : أمّي، أين الْكُوْبُ الخَاصّ بِي

Nurah: “Ibu, mana gelas khusus buatku”

الأمّ : لاَيُوْجَدُ كُوْبٌ مُخْتَلِفٌ عَنِ الْآخَرِ، خُذِي أَيِّ كُوْبٍ مِنْهُمَا

Ibu: “Tidak ada gelas berbeda dari yang lain, ambilah gelas mana saja”.

حنان : خَالَتِي نَحنُ نَشعُرُ بِالمَلَلِ، أَلَيْسَت لديك فِكرَةٌ لِلَّعِبِ؟

Hanan: “Bibiku, kami merasa bosan, tidak adakan (bibi)memiliki ide untuk permainan..?

الأمّ : همم… فِكْرَةٌ.. فِكْرَةٌ.. ها.. مَارَأْيُكُنَّ بِلُعْبَةِ قَفْزِ الْحَبْلِ، وَسَوْفَ أَكُوْنُ أَنَا بِالتَّحْكِيْمِ، سَوْفَ تَبْدَأَنِ فِي وَقْتٍ وَاحِدٍ، والّتي تَسْتَمِرُّ لِلنِّهَايَةِ وَحْدَهَا، تَفُوْزُ

Ibu: “Hmmm, ide…ide..ahaa bagaimana pendapat kalian dengan lompat tali, nanti (Ibu) akan menjadi wasit. Nanti kalian berdua memulainya pada waktu yang sama. Dan yang bisa terus sampai berakhir dia pemenangnya.

حنان : إنّها حقًّا فكرة رائعة، لقد تدرّبتُ في السّابق كثيرا على ففز الحبل، وأظنّ أنني سوف أفوز في هذه المسابقة

Hanan: “Ini sunggu ide bagus”. Sebelumnya aku sudah banyak berlatih permainan lompat tali, aku kira bakal menang dalam perlombaan ini”.

نورة : هَا هُوَ الْحَبْلُ، سَوْفَ نَقُوْمُ بِتَعْدِيْل بَسِيْطٍ يَا أُمِّي، حَنَان لَهَا مُحَاوَلَةً وَ أَنَا لِي اِثْنَتَيْنِ

Nurah: “Ini dia talinya, kita akan melakukan sedikit modifikasi pada tali ini. Hanan memiliki 1x kesempatan (bermain) dan Aku 2 kesempatan.

الأمّ : لِمَاذَا يَا نُوْرَة

Ibu: “Kenapa begitu..?

نورة : لأنني صاحبة المنزل، وَهُنَاكَ اِحْتِمَالٌ أَنْ أَخْسَرَ ، كَيْفَ أَسْمَحُ بِحُدُوْثِ هٰذَا، وَنَحْنُ نَلْعَبُ فِي مَنْزِلِي، وَالأَفْضَلِيَةُ لِي أَنَا

Nurah: ” Karena aku tuan rumah dan kemungkinan aku kalah. Bagaimana aku membiarkan ini terjadi, sedangkan kita bermain dirumahku. Aku memiliki prioritas.

حنان : وَهَلْ هٰذَا حَقِيْقِي..؟

Hanan: “Apakah ini benar…?

الأمّ : هٰذَا لَيْسَ صَحِيْحًا، فَطَالَمَا سَتَحْدُثُ الْمُنَافَسَةُ، فَلاَبُدَ أَنْ يَتَسَاوِى الْجَمِيْعُ فِي الْفُرَصِ، وَلَيْسَتْ هُنَاكَ أَفْضَلِيَةُ لِمُتَسَابِقَةٍ عَلَى أُخْرَى لِأَيِّ سَبَبٍ. وَالآنَ هَيَّا اِسْتَعِدُّوْا لِتَبْدَآ

Ibu: “Ini tidak benar, selama akan terjadi kompetisi, maka semua (peserta) memiliki kesempatan sama. Tidak ada peserta yang diprioritaskan dari yang lain dengan alasan apapun. Sekarang ayo bersiap untuk mulai”.

الأمّ : وَاحِدٌ، اِثْنَانِ ، ثَلاَثَةٌ

Ibu: ” Satu, dua, tiga”.

الأمّ : أَنْتُمَا اِثْنَانِ تُجِيْدَانِ الْلَّعْبَ

Ibu: “Kalian berdua pandai bermain”.

الأمّ : هَاهَاهَا

Ibu: “ha ha ha”.

نورة : يهوو، لَقَدْ رَبَحْتُ أَنَا الفَائِزَةُ

Nurah: “Yihuuu aku menang dan akulah pemenangnya”.

الأمّ : أَحْسَنْتِ

Ibu: “Bagus”.

الأمّ : لَقَدْ رَبَحْتِ دُوْنَ أَنْ تَكُوْنَ لَكِ أَفْضَلِيَةُ لِأَنَّكِ فِي مَنْزِلِكِ

Ibu: ” Kamu telah menang tanpa ada prioritas karna berada dirumahmu”.

الأمّ : لَقَدْ رَبَحْتِ بِمَجْهُوْدِكِ، لِأَنَّكِ فَقَطْ تَسْتَحِقِّيْن

Ibu: “Kamu telah menang dengan usahamu, karena itu kamu berhak (menang)”.

|||Baca juga Percakapan Tentang Kebaikan (الإحسان)

Tunggu cerita lainya hanya di TMBA (Tips Mahir Berbahasa Arab)

Silahkan masukan alamat email untuk berlangganan artikel yang terdapat diform bawah halaman.

0 0

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 229

One thought on “Percakapan bahasa arab tentang kesetaraan (المساواة)

Tinggalkan Komentar

Next Post

Perasaan Hati (مشاعر القلب)

4.8 (229) مشاعر القلب Perasaan Hati قدّمت لك قلبي فأمسكت به لتكذب عليه وتغشّه وتخدعه ثم تكسره بدون سبب Ku persembahkan hatiku untukmu dan kau genggam erat hanya untuk kau bohongi, kau tipu, kau kelabui lalu kau patahkan tanpa alasan. أعطيتك حناني فأعجبت به ثم بدون سبب رددته بأنَانِيّك رأيت […]
error: Content is protected !!