Pentingnya Menguasai Keterampilan (Dialog Bahasa Arab)

TMBA
4.1
(67)
Read Time1 Minute, 48 Seconds

مَهَارَاتٌ نَافِعَةٌ

Skill Bermanfaat.

Kitab Ta’bir Mustawa dua Hal: 197

دَخَلَ آدَمٌ غُرْفَةَ صَدِيْقِهِ حَاتِمٍ, فَوَجَدَ يَعْمَلُ بِنَشَاطٍ لِيُصْلِحَ إِحْدَى نَوَافِذِهِ، وَبَعْدَ أَنْ سَلَّمَ عَلَيْهِ دَارَ بَيْنَهُمَا الحِوَارُ التَّالِي

Adam masuk ke kamar kawanya (Hatim) dia mendapatinya lagi bekerja memperbaiki salah satu jendela (kamar). Setelah Adam mmberikan salam, berlangsung dialog diantara mereka berdua.

آدمٌ : مَاذَا تَفْعَلُ يَا صَدِيْقِي

Adam: “Apa yang sedang kau lakukan?

حَاتِمٌ : إِنَّنِي أَقُوْمُ بِإِصْلاَحِ النَّافِذَةِ لِأَنَّهَا لاَ تُقْفَلُ

Hatim: “Aku lagi memperbaiki jendela karna tak bisa ditutup”.

آدمٌ : شَيْءٌ حَسَنٌ، وَلَكِنَّنِي أَظُنُّ أَنَّكَ لاَ تَسْتَطِيْعُ وَقَدْ تَحْتَاجُ إِلى نَجَّارٍ

Adam: “Bagus, namun aku kira kau tak akan bisa memperbaikinya dan mungkin membutuhkan Tukang Mebel”.

حَاتِمٌ : لاَ يَا صَدِيْقِي، إِنَّ الأَمْرَ لاَ يَحْتَاجُ إِلى نَجَّارٍ، فَأَنَا بِحَمْدِ اللَّهِ أُجِيْدُ كَثِيْرًا مِنَ المَهَارَاتِ النَّافِعَةِ، النَّجَارَةِ وَ السَّبَاكَةِ

Hatim: “Tidak lah, urusan seperti ini tidak membutuhkan Tukang Mebel, alhamdulillah aku banyak menguasai skill berguna (termasuk urusan Mebel dan Jendela)

آدمٌ : لَقَدْ زَادَ إِعْجَابِي بَكَ، هَل تُصَدِّقُ ؟ أَنَّنِي لاَ أَسْتَطِيْعُ إِصْلاَحَ تَلَفٍ صَغِيْرٍ فِي المِصْبَاحِ الكَهْرَبَائِي

Adam: “Tambah kagum aja Aku denganmu”. Apa kau percaya ? bahwa aku sendiri tak bisa memperbaiki kerusakan sepele dalam urusan (lampu listrik)

حَاتِمٌ : إِنَّ مُشْكِلَتَكَ كَبِيْرَةٌ، فَإِذَا تَلِفَ أَيُّ شَيْءِ فَإِنَّكَ تَحْتَاجُ إِلى مَنْ يَقُوْمُ بِإِصْلاَحِهِ

Hatim: “Wah ini masalah besar, jika setiap ada kerusakan, kau membutuhkan Tukang untuk memperbaikinya”.

آدمٌ : نَعَمْ, وَفِي كُلِّ مَرَّةٍ أُحْضِرُ الكَهْرَبَائِي أَوْ السَّبَّاكَ أَوْ النَّجَارَ أَوْ الدَّهَّانَ أَوْ البَنَّاءَ لِإِصْلاَحِ مَا تَلِفَ

Adam: “Ya, setiap kali (ada kerusakan) aku selalu mendatangkan Tukang Listrik, Tukang Jendela, Mebel, Tukang Cat, Tukang Bangunan untuk memperbaikinya”.

حَاتِمٌ : هٰذَا خَطَأٌ، إِنَّ كُلَّ إِنْسَانٍ يَحْتَاجُ إلِى تَعَلُّمِ مَهَارَاتٍ ضَرُوْرِيَةٍ فِي حَيَاتِهِ اليَوْمِيَّةِ

Hatim: “Ini salah, setiap Manusia perlu belajar skill yang dibutuhkan dalam hidup keseharian”.

آدمٌ : لاَ شَكَّ فِي ذٰلِكَ، فَهِيَ تُوَفِّرُ الوَقْتَ وَالمَالَ، وَدِدْتُ أَنَّنِي أُجِيْدُ مَهَارَةٍ مِنْ هٰذِهِ المَهَارَاتِ

Adam: “Ya tak ragu lagi, itu bisa menghemat waktu dan uang. Aku ingin menguasai sebagian skill ini”.

حَاتِمٌ : يُمْكِنُكَ أَنْ تَتَدَرَّبَ عَلى بَعْضِ المَهَارَاتِ

Hatim: “Kau bisa berlatih sebagian Skill ini”.

آدمٌ : أَرْجُو ذٰلِكَ

Adam: “Ya harapkanku begitu”.


Sambungan Hal: 207

اِلْتَقَى آدمٌ و حَاتِمٌ ذَاتَ يَوْمٍ فِي مَرْكَزِ تَعْلِيْمِ قَيَادَةِ السَّيَارَاتِ وَدَارَ بَيْنَهِمَا الحِوَارُ التَّالِي

Suatu hari Adam dan Hatim bertemu ditempat Kursus Menyetir Mobil, lalu mereka berdialog”.

حَاتِمٌ : أَهْلاً يَا آدَمُ، أَ تَتَعَلٌَمَ قَيَادَةَ السَّيَارَاتِ فِي هٰذَا المَرْكَزِ ؟

Hatim: “Selamat datang Adam, apakah ditempat ini kau lagi kursus belajar menyetir mobil ?

آدمٌ : نَعَمْ، اِلْتَحَقْتُ بِهِ مُنْذُ أُسْبُوْعَيْنِ، وَفِي الأُسْبُوْعِ القَادِمِ سَأَدْخُلُ الاِخْتِبَارَ النَظْرِيَّ ثُمَّ العَمَلِيَّ

Adam: ” Ya aku bergabung sejak dua minggu dan minggu depan aku masuk ujian teori kemudian praktek”.

حَاتِمٌ : يَظْهَرُ أَنَّكَ جَادٌّ، عَنْدَمَا قَرَّرْتَ تَعَلُّمَ بَعْضَ المَهَارَاتِ

Hatim: “Nampaknya kau serius ketika memutuskan belajar skill”.

آدمٌ : نَعَمْ، لَقَدْ بَدَأْتُ فِي تَعَلُّمِ الكِتَابَةِ عَلى الآلةِ الكَاتِبَةِ، وَبَعْدَ ذٰلِكَ سَأَتَدَرَّبُ عَلى الآلَةِ الحَاسِبَةِ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Adam: “Aku mulai dari belajar menulis pakai mesin ketik, lalu setelah itu berlatih mesin hitung”.

حَاتِمٌ : يَسُرُّنِي مَا أَسْمَعُهُ مِنْكَ وَأَرْجُو أَنْ يُوَفٌِقَنِي اللَّهُ لِكَي أَكُوْنَ زَمِيْلاً لَكَ فِي هٰذِهِ الدِّرَاسَةِ

Hatim: “Aku senang mendengarnya darimu dan aku harap Allah memberikan taufik-Nya agar aku menjadi kawanmu dalam kursus ini.

آدمٌ : لَقَدْ فَكَّرْتُ كَثِيْرًا، فَوَجَدْتُ أَنَّ بِلاَدَنَا تَحْتَاجُ إِلى الشَّبَابِ الَّذِي يُجِيْدُ المَهَارَاتِ النَّافِعَةِ فِي كَثِيْرٍ مِنْ مَجَالاَتِ الحَيَاةِ

Adam: “Aku telah banyak berfikir dan aku dapati ternyata negara kita membutuhkan Pemuda yang menguasai skill (keterampilan) berguna dalam berbagai aspek kehidupan”.

حَاتِمٌ : لاَ شَكَّ أَنَّ تَعَلُّمَ هٰذِهِ المَهَارَاتِ يَنْفَعُ بِلاَدَنَا، وَيَفْتَحُ أَمَامَنَا بَابَ العَمَلِ المُفِيْدِ وَالكَسْبِ الحَلاَلِ

Hatim: “Tak diragukan, bahwa mempelajari berbagai skill akan berguna untuk negara kita, akan membuka lapangan pekerjaan dan memperoleh hasil yang halal”.

آدمٌ : نَعَمْ يَا حَاتِمُ، فَلَقَدْ أَرْشَدَنَا رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ إِلى العَمَلِ بِاليَدِ فَقَالَ : ” مَا أَكَلَ إِنْسَانٌ طَعَامًا قَطٌّ خَيْرًا مِنْ عَمَلِ يَدِهِ، وَقَدْ كَانَ نَبِيُّ اللَّهِ دَاوُوْدُ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ “

Adam: “Ya betul (Hatim), Rasulullah membimbing kita untuk bekerja dengan tangan kita sendiri، Beliau bersabda: Tiada sesuap pun makanan yang lebih baik dari makanan hasil jerih payahnya sendiri. Sungguh, Nabi Daud AS itu makan dari hasil keringatnya sendiri,” HR Bukhari”.

|||Baca Juga Tentang Pentingnya Olahraga

Kumpulan Kosa Kata (Mufradat) Bahasa Arab dan artinya.

Kosa Kataالمفردات
Skillمَهَارةٌ - ج مَهَارَاتٌ
Memperbaikiأَصْلَحَ - يُصْلِحُ
Jendelaنَافِذَةٌ - ج نَوَافِذُ
Menutupkanأَقْفَلَ - يُقْفِلُ
Menghematوَفَّرَ - يُوَفِّرُ
Sentralمَرْكَزٌ - ج مَرَاكِز
Ujianاِخْتَبَرَ - يَخْتَبِرُ
Memutuskanقَرَّرَ - يُقَرِّرُ
Membimbingأَرْشَدَ - يُرْشِدُ
Melatihتدَرَّبَ - يَتَدَرَّبُ عَلى
3 0

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.1 / 5. Vote count: 67

Tinggalkan Komentar

Next Post

Alasan Mendasar Kenapa Kita Belajar Bahasa Arab

4.1 (67) لِمَاذَا نَتَعَلَّمُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ Kenapa kita belajar Bahasa Arab ? كَانَ عُثْمَانُ يَعْرِفُ أَنَّ عَبْدَ العَزِيْزِ قَدْ أنْهَى دِرَاسَتَهُ الثَّانَوِيَّةَ، وَهُوَ طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ فَبَدَأَ عُثْمَانُ يَسْأَلُ عَبْدَ العَزِيْزِ “Utsman mengetahui bahwa Abdul Aziz sudah menyelesaikan sekolah Tsanawiyyah (SMA), dia seorang Pelajar giat. Usman mulai bertanya”. عُثْمَانُ : هَل […]
error: Content is protected !!