Share Digroup Kesayangan Anda.

بسم الله الرحمن الرحيم

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

أيُّها الأصدقاء و الأحبة في الله، إن شاء اللّه نحن سنبدأ درس هذا الكتاب الذي ألفه الشيخ مصطفى محمود الأزهرى، اسم الكتاب هو تيسير قواعد النحو للمبتدءين، نحن سندرس معا، ربّنا يسهّل أمورنا جميعا

في الصفحة الثالثة والرابعة بدأ المؤلف في تأليفه بالموضوع عن تعريف الكلام وتوضيحه ما هو المراد با الكلام.

Halaman 3-4

Silahkan didownload kitabnya disini

Link Group Telegram

Link Group Whatsapp

( كتاب تيسير قواعد النحوى)

RINGKASAN:

A. Pengertian Kalam Arab ( الكلام العربي )

اَلْكَلَامُ : هو اَللَّفْظُ اَلْمُرَكَّبُ المُفيدُ بِالْوَضْعِ العربيِّ والقَصْدِ فائِدَةً يَحْسُنُ السُّكُوتُ عَلَيها

Perhatikan dalam definisi diatas terdapat 4 empat kriteria dalam membangun suatu kalam

Kriteria pertama:

أن يكونَ لفظاً

Lafadz اَللَّفْظُ (Ucapan) adalah:

الصَّوْت المُشْتَمِلُ على بَعْضِ الحُرُوفِ الهِجَائيةِ مثل عمر

Suatu kalimat harus terangkai dari bagian-bagian huruf hijaaiyyah baik secara haqiqi seperti kalimat عمر (ع – م – ر).

Ataupun secara hukum seperti Dhomir Mustatir, baik menunjukan suatu makna atau tidak. Karena bagaimanapun dhomir terangkai dari suatu yang diucapkan.

Maka dari sini, Ahli Nahwu berpendafat bahwa: “Bentuk tulisan dan isyarat bukan merupakan suatu kreteria dalam terbentuknya suatu kalam karna tidak diucapan.

Kriteria kedua:

أن يكونَ مركَّبا

Murakkab مُرَكَّبٌ (Tersusun)

مَا تَرَكَّبَ مِنْ كَلِمَتَيْنِ فــاكْثَرَ

Suatu kalimat harus tersusun dari pada dua kata atau lebih seperti اسْتَقِمْ (Kata kerja perintah)

Kalimat اسْتَقِمْ adalah Murakkab yang tersusun dari 2 kata ( Perintah dan kamu)

اسْتَقِمْ + أنت

Kriteria ketiga:

أن يكونَ مفيداً

Mufiid مُفِيْدٌ ( Berfaidah)

ما أَفَادَ فائِدَةً تَامَّةً لا يتشوف السَّامِعُ معها إلى شيءٍ بِحَيثُ يَحْسُنُ السُّكُوتُ مِن المُتَكَلِّمِ وَ السَّامِعِ عَلَيها

Sesuatu yang memberikan faidah sempurna yaitu sekiranya pendengar tidak memberikan suatu tanggapan. Artinya Mutakallim (Pembicara) dan pendengar) akan diam dan mengerti atas kalimat yang diucapkan.

Kriteria empat:

أن يكونَ موضوعاً بالوضْعِ العربيِّ والقصدِ

Makna yang ditetapkan orang arab dan dimaksud. Artinya suatu makna yang dimaksud dan ditetapkan oleh orang Arab (Mutakkalim). Dimana Lafadz tersebut memberikan suatu pengertian sempurna sehingga pendengar memahami maksud dari objek pembicaraan.

Perhatikan Contoh berikut:

الدينُ المعاملةُ

Agama adalah suatu hubungan

Susunan diatas sudah memenuhi keempat kriteria, ” Lafadz, murakkab, Mufiid dan kandungan makna yang disampaikan pembicara”

Jika seorang pembicara hanya mengucapkan kalimat الدينُ , tentunya lawan bicara (pendengar) tidak akan memahami maksudnya.

Namun ketika sudah ditambahkan kalimat المعاملةُ, maka akan melahirkan suatu makna yang bisa dimengerti dari kedua belah pihak.

Demikian sekilas tentang apa itu kalam dalam Kitab “تيسير قواعد النحو”. Selanjutnya dipertemuan yang akan datang kita akan masuk kedalam klasifikasi ‘Kalam’ kedalam 3 jenis yaitu Isim, Fi’il dan Huruf

إن شاء الله فى الحلقة القادمة

 شكرا والسلام عليكم

TMBA (Tips Mahir Berbahasa Arab)

Apakah postingan ini cukup membatu?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *