Pengertian Fi’il Shahih (الفعل الصحيح) Lengkap Dengan Tashrif

5
(6)

Pengertian Fi’il Shahih (الفعل الصحيح) Lengkap Dengan Tashrif

Pada materi sebelumnya kita sudah membahas fi’il (kata kerja) dari segi jumlah huruf yaitu fi’il mujarrad dan majid, selanjutnya akan dibahas materi fi’il shahih. Untuk pembahasan fi’il mu’tal akan dipisahkan agar tidak terlalu panjang.

1. Definisi Fi’il Shahih (تعريف الفعل الصحيح)

هو ما خلت أصوله من حروف العلة الثلاثة الألف – الواو – الياء

Fi’il Shahih adalah fi’il yang pokok huruf-hurufnya tidak terdiri dari salah satu huruf ‘ilat alif, wawu dan iya, seperti

ضَرَبَ / نَصَرَ / سَجَدَ / كَرُمَ / قَتَلَ / شَعَرَ / عَلِمَ / فَهِمَ / شَكَرَ

Dari kanan: Memukul – menolong – bersujud – mulya – membunuh – merasakan – mengetahui – memahami – bersyukur

2. Kelompok Fi’il Shahih

Fi’il Shahih dikategorikan menjadi tiga kelompok yaitu salim (سالم), mahmuz (مهموز) dan mudha’af (مُضَعَّف).

a). Fi’il Salim (الفعل السالم)

هو ما سلمت أصوله من أحرف العلة والمهموز والمضعّف

Fi’il Shahih Salim yaitu fi’il yang pokok huruf-hurunya tidak terdiri dari salah satu huruf ‘ilat yang tiga (alif, wawu, iya), hamzah dan mudha’af (penggandaan huruf), seperti

ضَرَبَ / نَصَرَ / سَجَدَ / كَرُمَ / قَتَلَ / شَعَرَ / عَلِمَ / فَهِمَ / شَكَرَ

Tashrif Istilahi Fi’il Shahih Salim:

ضَرَبَ – يَضْرِبُ – ضَرْبًا – ضَرْبَةً – ضَارِبٌ – مَضْرُوْبٌ – اِضْرِبْ – لَا تَضْرِبْ – مَضْرَبٌ – مَضْرَبٌ – مِضْرَبٌ

Dari kanan: Fi’il madhi (dia telah memukul, fi’il mudhari’ (dia akan/sedang memukul), mashdar sharih (pemukulan), mashdar marrah (1x pukulan), isim fa’il (orang yang memukul), isim maf’ul (orang yang dipukul), fi’il ‘amr (pukulah), fi’il nahyi (jangan memukul), isim makan (tempat pemukulan), isim zaman (waktu pemukulan), isim alat (alat memukul)

Tashrif lughawi Fi’il Shahih Salim

Contoh untuk Fi’il Madhi:

TerjemahFi'il MadhiDhamir
Dia (lk) telah memukulضَرَبَهُوَ
Dia (lk) berdua telah memukulضَرَبَاهُمَا
Mereka (lk) telah memukulضَرَبُوْاهُمْ
Dia (pr) telah memukulضَرَبَتْهِيَ
Dia (pr) berdua telah memukulضَرَبَتَاهُمَا
Mereka (pr), telah memukulضَرَبْنَهُنَّ
Kamu (lk) telah memukulضَرَبْتَأَنْتَ
Kamu (lk) berdua telah memukulضَرَبْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (lk) telah memukulضَرَبْتُمْأَنْتُمْ
Kamu (pr) telah memukulضَرَبْتِأَنْتِ
Kamu (pr) berdua telah memukulضَرَبْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (pr) telah memukulضَرَبْتُنَّأَنْتُنَّ
Aku (lk/pr) telah memukulضَرَبْتُأَنَا
Kita (lk/pr) telah memukulضَرَبْنَانَحْنُ

Contoh untuk Fi’il Mudhari’:

ArtiFi'il Mudhari'Dhamir
Dia (L) sedang/akan pergiيَذْهَبُهُوَ
Dia berdua (L) sedang/akan pergiيَذْهَبَانِهُما
Mereka (L) sedang/akan pergiيَذْهَبُوْنَهُمْ
Dia (P) sedang/akan pergiتَذْهَبُهِيَ
Dia berdua (P) sedang/akan pergiتَذْهَبَانهُما
Mereka (P) sedang/akan pergiيَذْهَبْنَهُنَّ
Kamu (L) sedang/akan pergiتَذْهَبُأَنْتَ
Kamu berdua (L) sedang/akan pergiتَذْهَبَانِأَنْتُمَا
Kalian (L) sedang/akan pergiتَذْهَبُوْنَأَنْتُمْ
Kamu (P) sedang/akan pergiتَذْهبِيْنأَنْتِ
Kamu berdua (P) sedang/akan pergi ِتَذْهَبَانِاَْنْتُمَا
Kalian (P) sedang/akan pergiتَذْهَبْنَأَنْتُنَ
Aku (P/L) sedang/akan pergiأَذْهَبُأَنَا
Kita (P/L) sedang/akan pergiنَذْهَبُنَحْنُ

Contoh untuk Fi’il ‘Amr:

ArtiFi'il 'AmrDhamir
Pergilah (kamu L)اِذْهَبْأَنْتَ
Pergilah (kamu L berdua)اِذْهَبَاأَنْتُمَا
Pergilah (kalian L)اِذْهَبُوْاأَنْتُمْ
Pergilah (kamu P)اِذْهَبِيأَنْتِ
Pergilah (kamu berdua P)اِذْهَبَاأَنْتُمَا
Pergilah (kalian P)اِذْهَبْنأَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Fa’il:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang memukulضَارِبٌهُوَ/أَنْتَ/أَنا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang memukulضَارِبَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang memukulضَارِبُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang memukulضَارِبَةٌهِيَ/أَنْتِ/أنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang memukulضَارِبَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang memukulضَارِبَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

Keterangan: Isim mufrad mudzakkar (ضارب), isim tatsniyah/mutsanna (ضَارِبَانِ/ضَارِبَتَانِ), jamak mudzakkar salim (ضَارِبُوْنَ), Isim mufradah muannatsah (ضَارِبَةٌ), jamak muannats salim (ضَارِبَاتٌ)

Contoh untuk Isim Maf’ul:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang dipukulمَضْرُوْبٌهُوَ/أَنْتَ/أَنَا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang dipukulمَضْرُوْبَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang dipukulمَضْرُوْبُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang dipukulمَضْرُوْبَةٌهِيَ/أَنْتِ/أَنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang dipukulمَضْرُوْبَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang dipukulمَضْرُوْبَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

b). Fi’il Mahmuz (الفعل المهموز)

هو ماكان أحد أصوله همزة

Fi’il Shahih Mahmuz adalah fi’il yang salah satu hurufnya terdiri dari hamzah, baik berada di posisi awal, tengah atau akhir, seperti

أَكَلَ / سَأَلَ / قَرَأ / أَخَذَ / أَمَرَ / أَمَلَ

Dari kanan: Makan – bertanya – membaca – mengambil – memerintah – mengharap

Tashrif lughawi fi’il mahmuz sama dengan fi’il salim yaitu sesuai dengan wazan-wazanya, baik untuk mujarrad maupun majid. Namun, terkadang huruf hamzah dirubah menjadi wawu atau iya agar ringan dibaca dengan kaidah sebagai berikut:

إنّ الهمزتين إذا التقتا في كلمة واحدة وثانيهما ساكنة وجب قلبها بجنس حركة ما قبلها

Apabila dua hamzah berkumpul dalam satu kata, dimana hamzah yang kedua sukun, maka ia harus ditukar dengan huruf yang harakatnya sama seperti pada hamzah pertama.

Berkumpul dua hamzah seperti ini pada umumnya ketika fi’il mahmuz dibentuk menjadi fi’il ‘amr; yakni, berkumpul hamzah washal dan hamzah qatha’. Seperti fi’il ‘amr dari أَمَلَ – يَأْمُلُ berwazan فَعَلَ – يَفْعُلُ yaitu اُوْمُلْ, dimana hamzah kedua (qatha’) ditukar menjadi wawu yang asalnya اُأْمُلْ. Adapun ketika diwashalkan, huruf hamzah yang merupakan huruf pokok mesti dikembalikan sesuai keadaan semula, sementara alif washal dibuang, seperti وَأْمُلْ

Begitu juga dengan fi’il ‘amr dari أَزَرَ – يَأْزِرُ berwazan فَعَلَ – يَفْعِلُ yaitu اِيْزَرْ dimana hamzah kedua (qatha’) ditukar menjadi iya yang asalnya اِأْزَرْ. Adapun ketika diwashalkan, huruf hamzah yang merupakan pokok harus dikembalikan sesuai keadaan semula dan alif washal dibuang. Seperti وَأْزَرْ

Huruf hamzah pada fi’il ‘amr untuk fi’il mahmuz kata أَكَلَ – أَخَذَ dan أَمَرَ pada umumnya dibuang (tidak sesuai mizan sharf) dengan alasan sudah lumrah dan banyak digunakan oleh Orang Arab. Seperti كُلْ berasal dari اُوْكُلْ atau خُذْ berasal dari اُوْخُذْ dan مُرْ berasal dari اُوْمُرْ. Adapun ketika diwashalkan, huruf hamzah dikembalikan ke keadaan semula. Seperti

قوله تعالى : وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا. طه ١٣٢

Tashrif lughawi Fi’il Shahih Mahmuz

Contoh untuk Fi’il Madhi:

TerjemahFi'il MadhiDhamir
Dia (lk) telah makanأَكَلَهُوَ
Dia (lk) berdua telah makanأَكَلاَهُمَا
Mereka (lk) telah makanأَكَلُوْاهُمْ
Dia (pr) telah makanأَكَلَتْهِيَ
Dia (pr) berdua telah makanأَكَلَتَاهُمَا
Mereka (pr), telah makanأَكَلْنَهُنَّ
Kamu (lk) telah makanأَكَلْتَأَنْتَ
Kamu (lk) berdua telah makanأَكَلْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (lk) telah makanأَكَلْتُمْأَنْتُمْ
Kamu (pr) telah makanأَكَلْتِأَنْتِ
Kamu (pr) berdua telah makanأَكَلْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (pr) telah makanأَكَلْتُنَّأَنْتُنَّ
Aku (lk/pr) telah makanأَكَلْتُأَنَا
Kita (lk/pr) telah makanأَكَلْنَانَحْنُ

Contoh untuk Fi’il Mudhari’:

ArtiFi'il Mudhari'Dhamir
Dia (L) sedang/akan makanيَأْكُلُهُوَ
Dia berdua (L) sedang/akan makanيَأكُلاَنِهُما
Mereka (L) sedang/akan makanيَأكُلُوْنَهُمْ
Dia (P) sedang/akan makanتَأكُلُهِيَ
Dia berdua (P) sedang/akan makanتَأكُلانِهُما
Mereka (P) sedang/akan makanيَأْكُلْنَهُنَّ
Kamu (L) sedang/akan makanتَأْكُلُأَنْتَ
Kamu berdua (L) sedang/akan makanتَأكُلاَنِأَنْتُمَا
Kalian (L) sedang/akan makanتَأْكُلُوْنَأَنْتُمْ
Kamu (P) sedang/akan makanتَأْكُلِيْنَأَنْتِ
Kamu berdua (P) sedang/akan makan ِتَأْكُلاَنِاَْنْتُمَا
Kalian (P) sedang/akan makanتَأْكُلْنَأَنْتُنَ
Aku (P/L) sedang/akan makanآكُلُأَنَا
Kita (P/L) sedang/akan makanنَأْكُلُنَحْنُ

Contoh untuk Fi’il ‘Amr:

ArtiFi'il 'AmrDhamir
Makanlah (kamu L)كُلْأَنْتَ
Makanlah (kamu L berdua)كُلَاأَنْتُمَا
Makanlah (kalian L)كُلُوْاأَنْتُمْ
Makanlah (kamu P)كُلِيأَنْتِ
Makanlah (kamu berdua P)كُلاَأَنْتُمَا
Makanlah (kalian P)كُلْنَأَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Fa’il:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang makanآكِلٌهُوَ/أَنْتَ/أَنا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang makanآكِلاَنِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang makanآكُلُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang makanآكِلَةٌهِيَ/أَنْتِ/أنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang makanآكِلَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang makanآكِلَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Maf’ul:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang ditanyaمَسْؤُوْلٌهُوَ/أَنْتَ/أَنَا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang ditanyaمَسْؤُلاَنِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang ditanyaمَسْؤُوْلُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang ditanyaمَسْؤُلَةٌهِيَ/أَنْتِ/أَنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang ditanyaمَسْؤُلَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang ditanyaمَسْؤُوْلاَتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

Catatan: Hamzah pada kata أَحْسَنَ / أَكْرَمَ dan sejenisnya adalah huruf tambahan berwazan أَفْعَلَ – يُفْعِلُ . Dengan demikian, hamzah ini tidak termasuk bagian dari huruf pokok fi’il mahmuz, sebab lafadz أَحْسَنَ atau أَكْرَمَ berasal dari حَسُنَ dan كَرُمَ

Baca juga: 

c). Fi’il Mudha’af (الفعل المضعّف)

Fi’il Mudha’af memiliki dua jenis yaitu mudha’af tsulasi dan ruba’i

1. Mudha’af Tsulasi:

هو ما كانت عينه ولامه من جنس واحد

Fi’il Shahih Mudha’af Tsulasi yaitu fi’il yang ‘ain dan lam kalimatnya terdiri dari huruf yang sama, baik tsulasi mujjarad seperti مَدَّ – يَمُدُّ yang asalnya مَدَدَ – يَمْدُدُ berwazan فَعَلَ – يَفْعُلُ atau tsulasi majid seperti أَمَدَّ – يُمِدُّ yang asalnya أَمْدَدَ – يُمْدِدُ berwazan أَفْعَلَ – يُفْعِلُ

Contoh lain:

مَدَّ / فَرَّ / شَدَّ / ظَلَّ / عَضَّ / أعَدَّ / أَحَسَّ / أَقَرَّ / اِسْتَقَرَّ / اِعْتَدَّ / اِسْتَعَدَّ

Dari kanan: Mengulurkan – berlari – contonue – menggigit – mempersiapkan – merasakan – menetapkan – tetap/stabil/diam – terlalu/boros – siap

Hukum mengidghamkan atau menyatukan huruf mudha’af:

  • Wajib idgham, seperti
مَدَّ – يَمُدُّ ✔️
مَدَدَ – يَمْدُدُ ❌
  • Terlarang idgham (mesti terpisah)، seperti

اُمْدُدْ – مَدَدْتُ ✔️
اُمْدُّ – مَدّْتُ ❌

  • Boleh idgham dan boleh terpisah untuk bentuk mudhari’ yang dimasuki amil jazm dan fi’il ‘amr.
  • Fi’il mudhari’ berwazan يَفْعِلُ dan يَفْعَلُ seperti يَفِرُّ dan يَعَضُّ , untuk perubahan fi’il ‘amr dan mudhari’ majzumnya memiliki 3 keadaan seperti berikut:

Fi’il mudhari’:

لَمْ يَفِرَّ✔️ – لَمْ يَفِرِّ✔️ – لَمْ يَفْرِرْ ✔️
لَمْ يَعَضَّ✔️ – لَمْ يَعَضِّ✔️ – لَمْ يَعْضَضْ

Fi’il ‘amr:

فِرَّ✔️ – فِرِّ✔️ – اِفْرِرْ ✔️
عَضَّ✔️ – عَضِّ✔️ – اِعْضَضْ ✔️

  • Fi’il mudhari’ berwazan يَفْعُلُ seperti يَمُدُّ , untuk perubahan fi’il ‘amr dan mudhari’ majzumnya memiliki 4 keadaan seperti berikut:

Fi’il mudhari’:

لَمْ يَمُدُّ✔️ – لَمْ يَمُدَّ✔️ – لَمْ يَمُدِّ ✔️ – لَمْ يَمْدُدْ

Fi’il ‘amr:

مُدَّ✔️ – مُدُّ✔️ – مُدِّ ✔️ – اُمْدُدْ

Lebih detail setiap perubahanya lihat pada contoh tashrif berikut:

Tashrif lughawi Fi’il Mudha’af Tsulasi Mujarrad dan Majid:

Contoh untuk Fi’il Madhi mujarrad:

ArtiFi'il MadhiDhamir
Dia (L) telah mengulurkan َمَدَّهُوَ
Dia berdua (L) telah mengulurkanمَدَّاهُمَا
Mereka (L) telah mengulurkanمَدُّوا هُمْ
Dia (P) telah mengulurkanمَدَّتْهِيَ
Dia berdua (P) telah mengulurkanمَدَّتَاهُمَا
Mereka (P) telah mengulurkanمَدَدْنَهُنَّ
Kamu (L) telah mengulurkanمَدَدْتُأَنْتَ
Kamu berdua (L) telah mengulurkanمَدَدْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (L) telah mengulurkanمَدَدْتُمْأَنْتُمْ
Kamu (P) telah mengulurkan ِمَدَدْتِأَنْتِ
Kamu berdua (P) telah mengulurkanمَدَدْتُمَااَْنْتُمَا
Kalian (P) telah mengulurkanمَدَدْتُنَّأَنْتُنَّ
Aku (P/L) telah mengulurkanمَدَدْتُأَنَا
Kita (P/L) telah mengulurkanمَدَدْنَانَحْنُ

Contoh untuk Fi’il Madhi majid:

ArtiFi'il MadhiDhamir
Dia (L) telah mempersiapkan َأَعَدَّهُوَ
Dia berdua (L) telah mempersiapkanأَعَدَّاهُمَا
Mereka (L) telah mempersiapkanأَعَدُّوْا هُمْ
Dia (P) telah mempersiapkanأَعَدَّتْهِيَ
Dia berdua (P) telah mempersiapkanأَعَدَّتَاهُمَا
Mereka (P) telah mempersiapkanأَعَدَدْنَهُنَّ
Kamu (L) telah mempersiapkanأَعْدَدْتَأَنْتَ
Kamu berdua (L) telah mempersiapkanأَعْدَدْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (L) telah mempersiapkanأَعْدَدْتُمْأَنْتُمْ
Kamu (P) telah mempersiapkan ِأَعْدَدْتِأَنْتِ
Kamu berdua (P) telah mempersiapkanأَعْدَدْتُمَااَْنْتُمَا
Kalian (P) telah mempersiapkanأَعْدَدْتُنَّأَنْتُنَّ
Aku (P/L) telah mempersiapkanأَعْدَدْتُأَنَا
Kita (P/L) telah mempersiapkanأَعْدَدْنَانَحْنُ

Contoh untuk Fi’il Mudhari’:

ArtiFi'il Mudhari'Dhamir
Dia (L) sedang/akan berlariيَفِرُّهُوَ
Dia berdua (L) sedang/akan berlariيَفِرَّانِهُما
Mereka (L) sedang/akan berlariيَفِرُّوْنَهُمْ
Dia (P) sedang/akan berlariتَفِرًُهِيَ
Dia berdua (P) sedang/akan berlariتَفِرَّانِهُما
Mereka (P) sedang/akan berlariيَفْرِرْنَهُنَّ
Kamu (L) sedang/akan berlariتَفِرُّأَنْتَ
Kamu berdua (L) sedang/akan berlariتَفِرَّانِأَنْتُمَا
Kalian (L) sedang/akan berlariتَفِرُّوْنَأَنْتُمْ
Kamu (P) sedang/akan berlariتَفِرِّيْنَأَنْتِ
Kamu berdua (P) sedang/akan berlari ِتَفِرَّانِاَْنْتُمَا
Kalian (P) sedang/akan berlariتَفْرِرْنَأَنْتُنَ
Aku (P/L) sedang/akan berlariأَفِرُّأَنَا
Kita (P/L) sedang/akan berlariنَفِرُّنَحْنُ

Contoh untuk Fi’il ‘Amr:

ArtiFi'il 'AmrDhamir
Ulurkanlah (kamu L)مُدَُِّ / اُمْدُدْأَنْتَ
Ulurkanlah (kamu L berdua)مُدَّاأَنْتُمَا
Ulurkanlah (kalian L)مُدُّواأَنْتُمْ
Ulurkanlah (kamu P)مُدِّيأَنْتِ
Ulurkanlah (kamu berdua P)مُدَّاأَنْتُمَا
Ulurkanlah (kalian P)اُمْدُدْنَأَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Fa’il:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang mengulurkanمَادٌّهُوَ/أَنْتَ/أَنا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang mengulurkanمَادَّانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang mengulurkanمَادُّونَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang mengulurkanمَادَّةٌهِيَ/أَنْتِ/أنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang mengulurkanمَادَّاتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang mengulurkanمَادًَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Maf’ul:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang diulurkanمَمْدُوْدٌهُوَ/أَنْتَ/أَنَا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang diulurkanمَمْدُدَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang diulurkanمَمْدُوْدُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang diulurkanمَمْدُوْدَةٌهِيَ/أَنْتِ/أَنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang diulurkanمَمْدُوْدَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang diulurkanمَمْدُوْدَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

2. Mudha’af Ruba’i:

هو ما كانت فاؤه ولامه الأولى من جنس واحد وأيضا تكون عينه ولامه الثانية من جنس واحد

Fi’il Shahih Mudha’af Ruba’i yaitu fi’il berjumlah 4 huruf, dimana fa dan lam kalimat pertama atau ‘ain dan lam kalimat kedua terdiri dari huruf yang sama. Seperti

وَسْوَسَ / دَمْدَمَ / جَرْجَرَ / شَقْشَقَ

Catatan : Fi’il اِحْمَرَّ berwazan اِفْعَلَّ tidak termasuk fi’il mudha’af, melainkan fi’il salim yang huruf aslinya hanya tiga yaitu حَمر

Tashrif lughawi Fi’il Mudha’af Ruba’i

Contoh untuk Fi’il Madhi:

ArtiFi'il MadhiDhamir
Dia (L) telah membisikan َوَسْوَسَهُوَ
Dia berdua (L) telah membisikanوَسْوَسَاهُمَا
Mereka (L) telah membisikanوَسْوَسُوا هُمْ
Dia (P) telah membisikanوَسْوَسَتْهِيَ
Dia berdua (P) telah membisikanوَسْوَسَتَاهُمَا
Mereka (P) telah membisikanوَسْوَسْنَهُنَّ
Kamu (L) telah membisikanوَسْوَسْتَأَنْتَ
Kamu berdua (L) telah membisikanوَسْوَسْتُمَاأَنْتُمَا
Kalian (L) telah membisikanوَسْوَسْتُمْأَنْتُمْ
Kamu (P) telah membisikan ِوَسْوَسْتِأَنْتِ
Kamu berdua (P) telah membisikanوَسْوَسْتُمَااَْنْتُمَا
Kalian (P) telah membisikanوَسْوَسْتُنَّأَنْتُنَّ
Aku (P/L) telah membisikanوَسْوَسْتُأَنَا
Kita (P/L) telah membisikanوَسْوَسْنَانَحْنُ

Contoh untuk Fi’il Mudhari’:

ArtiFi'il Mudhari'Dhamir
Dia (L) sedang/akan membisikanيُوَسْوِسُهُوَ
Dia berdua (L) sedang/akan membisikanيُوَسْوِسَانِهُما
Mereka (L) sedang/akan membisikanيُوَسْوِسُوْنَهُمْ
Dia (P) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسُهِيَ
Dia berdua (P) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسَانِهُما
Mereka (P) sedang/akan membisikanيُوَسْوِسْنَهُنَّ
Kamu (L) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسُأَنْتَ
Kamu berdua (L) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسَانِأَنْتُمَا
Kalian (L) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسُوْنَأَنْتُمْ
Kamu (P) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسِيْنَأَنْتِ
Kamu berdua (P) sedang/akan membisikan ِتُوَسْوِسَانِاَْنْتُمَا
Kalian (P) sedang/akan membisikanتُوَسْوِسْنَأَنْتُنَ
Aku (P/L) sedang/akan membisikanأُوَسْوِسُأَنَا
Kita (P/L) sedang/akan membisikanنُوَسْوِسُنَحْنُ

Contoh untuk Fi’il ‘Amr:

ArtiFi'il 'AmrDhamir
Bisikanlah (kamu L)وَسْوِسْأَنْتَ
Bisikanlah (kamu L berdua)وَسْوِسَاأَنْتُمَا
Bisikanlah (kalian L)وَسْوِسُواأَنْتُمْ
Bisikanlah (kamu P)وَسْوِسِيأَنْتِ
Bisikanlah (kamu berdua P)وَسْوِسَاأَنْتُمَا
Bisikanlah (kalian P)وَسْوِسْنَأَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Fa’il:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang membisikanمُوَسْوِسُهُوَ/أَنْتَ/أَنا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang membisikanمُوَسْوِسَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang membisikanمُوَسْوِسُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang membisikanمُوَسْوِسَةٌهِيَ/أَنْتِ/أنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang membisikanمُوَسْوِسَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang membisikanمُوَسْوِسَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

Contoh untuk Isim Maf’ul:

TerjemahIsim Fa'ilDhamir
Dia/kamu/aku (lk) orang yang dibisikanمُوَسْوَسٌهُوَ/أَنْتَ/أَنَا
Dia/kamu berdua (lk) orang yang dibisikanمُوَسْوَسَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka (lk) / kita (lk/pr) orang yang dibisikanمُوَسْوَسُوْنَهُمْ/نَحْنُ
Dia/kamu/aku (pr) orang yang dibisikanمُوَسْوَسَةٌهِيَ/أَنْتِ/أَنا
Dia/kamu berdua (pr) orang yang dibisikanمُوَسْوَسَتَانِهُمَا/أَنْتُمَا
Mereka/kalian (pr) orang yang dibisikanمُوَسْوَسَاتٌهُنَّ/أَنْتُنَّ

In syaa Allah akan disambung ke materi fi’il mu’tal pada kesempatan selanjutnya.

Wallahu’alam.

Rujukan:

الصرف الكافى، أيمن أمين عبد الغني
تصريف العزي، عز الدين عبد الوهاب بن إبراهيم الزنجاني

Download kitab referensi

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 6

No votes so far! Be the first to rate this post.

Kompetisi Dua Saudara (قصة الطفولة)

مُسَابَقَةُ بَيْنَ شَقِيْقَيْنِKompetisi Dua SaudaraKisah ini menceritakan bagaimana Baginda Rasulullah bersenda gurau dan bermain dengan penuh kasih sayang bersama anak-anak kecil pada waktu itu.قَالَ...

Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

جُحَا وَاللَّصُّ الأَحْمَقُJuha dan Seorang Pencuri Bodohأَرَادَ لِصٌّ غَبِيٌّ أَنْ يَسْرِقَ بَيْتَ جُحَا، فَذَهَبَ إِليهِ في مُنْتَصَفِ اللَّيْلِ وَتَسَلَّقَهُ حَتَّى أَصْبَحَ فَوْقَ سَطْحِ البَيْتِSeorang...

Demi Allah Aku tidak akan membelimu

وَاللَّهِ لَنْ أَشْتَرِيَكَDemi Allah aku tidak akan membelimuأَرَادَ جُحَا أَنْ يَشْتَرِىَ حِمَارًا فَذَهَبَ إِلٕى السُّوْقِ، وَتَوَقَّفَ عِنْدَ حَمَارٍ أَعْجَبَهُ وَقَالَ لَصَاحِبِهِ بَعْدَ جِدَالٍ عَلى...

Maf’ul Ma’ah (المفعول معه), Hukum ‘Irab dan Ketentuanya

Bismillahirahmanirahim. In Syaa allah kita akan membahas materi maf'ul ma'ah beserta ketentuan dan kaidah 'irabnya.Perhatikan paragraf berikut:خَرَجَ خَالِدٌ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ بَيْتِهِ في السَّاعَةِ...

Siapa Yang Bertanggung Jawab Menjaga Bahasa Arab [Terjemah]

Latihan Terjemah Text Indonesia -Arab sudah selesai dilaksanakan Via Group Whatsapp TMBA (Lanjutan) dengan Judul "Siapa yang bertanggung jawab menjaga Bahasa Arab"?Semoga dengan seringnya...

Juha dan Makanan

جُحَا و الطَّعَامُ الطَّائِرُJuha dan Makanan yang Terbangفِى مَسَاءِ أَحَدِ الأَيَّامِ قَالَ جُحَا لِزَوْجَتِهِ أُرِيْدُ أَنْ أَسْتَيْقِظَ مُبَكِّرَا لِصَيْدِ بَعْضِ طُيُوْرِ السُّمَّانِىِّ المُهَاجِرَةِDi suatu hari...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...