Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

5
(6)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني)

Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam kitabnya ‘Al-Mizhar Fi ‘Ulumilughah Wa ‘Anwaa’iha download menyebutkan:” Terdapat 100 kata dalam bahasa arab yang tataletak hurufnya dipindah”.

 

Mafhum Al-Qalb Al-Makani

هو عبارة عن تقديم بعض حروف على بعض

Yaitu istilah dalam ilmu sharf untuk suatu kata/lafadz yang hurufnya dipindahkan dari akhir ke awal atau sebaliknya.

Sebenarnya transposisi huruf seperti ini tidak hanya kita temukan dalam bahasa arab, bahkan dalam bahasa lain termasuk bahasa Indonesia. Misalkan kata ‘Udin’ terkadang ada seseorang memplesetkanya menjadi ‘Udni’ yang kemudian diikuti oleh kawan-kawanya yang pada akhirnya mereka terbiasa menyebut ‘Udni’. Meskipun begitu, mereka tetap mengetahui kata asalnya yaitu ‘Udin’. Demikian juga yang terjadi di Kalangan Orang Arab. Contoh seperti perkataan Bani Tamim yang mengatakan :” رَعَمْلِي ” yang asalnya dari ‘لَعَمْرِي ‘ dengan memindahkan posisi lam ke ro dan sebaliknya.

Para Ulama berbeda pendapat terkait haqiqat Al-Qalb Al-Makani. Sebagian berpendapat bahwa :” Transposisi terjadi pada dua kata yang urutan hurufnya berbeda dan masih satu makna, meskipun keduanya memiliki mashdar. Seperti

جَذَبَ – يَجْذِبُ – جَذْبًا
جَبَذَ – يَجْبِذُ – جَبْذًا

Kedua kata di atas berbeda susunan huruf namun masih memiliki arti yang sama yaitu menarik, menghela atau memikat.

Sementara menurut pendapat lain :” Transposisi tidak terjadi kecuali pada dua kata berbeda yang sebenarnya masih dari kata yang sama. Namun apabila keduanya memiliki mashdar seperti kata جَذَبَ dan جَبَذَ, tidak dianggap dengan qalb makani. Dan penomena perpindahan huruf seperti ini pada umumnya terjadi pada lafadz yang mu’tal dan mahmuz. Seperti رَاءَ dari رَأى, lalu صَاقِعَة dari صَاعِقَة (Kaum Hijaj).

Baca Juga:

Macam-Macam Qalb Makani (أنواع القلب المكاني)

a). Mendahulukan lam kalimat dari ‘ain kalimat (تقديم اللام على العين). Seperti رَاءَ dari رَأى. Posisi hamzah dipindah ke alif dan sebaliknya.

مِن أجْلِكَ هذا هَاَمةُ اليومِ أو غَدِ # وكُلُّ خليلٍ رَاءَنيِ فهو قائلٌ. رَاءَنيِ أي رآني

Atau seperti سَأَى dari سَاءَ

قال كعب بن مالك: وحَلَّ بدارهم ذُلٌّ ذَليِلُ لقد لَقيتُ قُرَيْظَةَ مَا سَآهَا. سَآهَا أي سَاءَهَا

b). Mendahulukan ‘ain kalimat dari fa’ kalimat (تقديم العين على الفاء). Seperti kata يَأْسَل dari يَسْأل. Posisi hamzah dipindah ke sin dan sebaliknya.

قال الشاعر:.عَطاءً فدهماءُ الذي أنا سائِلُهْ
إذا قامَ قَومْ يَأْسَلوُن مَلِيكَهُم. يَأْسَلوُن أي يَسْألون

Atau seperti أَيِسَ dari يَئِسَ, lalu مَعِيْقٌ dari عَمِيْقٌ

c). Mengakhirkan fa kalimat dari lam kalimat (تأخير الفاء عن اللام). Seperti kata الحَادِي dari الواحد. Posisi huruf waw dipindah setelah dal, lalu waw dirubah menjadi iya.

d). Mendahulukan lam kalimat dari fa kalimat (تقديم اللام على الفاء). Seperti أَشْيَاء dari شَيْئَاءُ.

Pendapat Ulama terkait kata أَشْيَاء

Ulama Bashrah: Kata أَشْيَاء berwazan لَفْعَاء yaitu perubahan bentuk jamak taksir dari شَيْء yang pada awalnya berasal dari شَيْئَاءُ berwazan فَعْلاَءُ. Sebab adanya dua hamzah yang sulit diucapkan, maka hamzah yang merupakan lam kalimat dipindah ke posisi fa kalimat. Artinya telah terjadi transposisi.

Pendapat Abu Hasan Al-Akhfays: Kata أَشْيَاء berwazan أَفعَاء yaitu bentuk jamak taksir dari شَيْء yang asalnya أَشْيَئاء, dimana lam kalimat (hamzah) pada أَشْيَاء telah dibuang agar ringan dibaca sehingga menjadi berwazan أَفعَاء

Pendapat ini lemah dengan alasan sebagai berikut:

  • Wazan فَعْل yaitu شَيْء tidak dijamak ke wazan أَفْعِلاَء yaitu أَشْيَئاء, namun ke wazan فُعول atau أَفْعَال
  • Membuang lam kalimat, dalam hal ini yaitu hamzah dengan tanpa sebab dianggap syad

Pendapat Al-Fira: Kata أَشْيَاء berwazan أَفْعِلاَء yaitu perubahan bentuk jamak taksir dari شَيِّء yang asalnya أَشْيِيَاء dimana huruf iya dibuang agar ringan sehingga menjadi أَشْيَاء berwazan أفعاء

Pendapat Al-Kisa’i : Kata أَشْيَاء berwzan أفعال yaitu perubahan bentuk jamak taksir dari شيْء sebagaimana pada umumnya, mu’tal ‘ain dijamak ke wazan أفعال atau فعول seperti بَيْت menjadi أَبْيَات atau بيوت. Jadi dalam hal ini tidak terjadi transposisi huruf.

Adapun terkait bahwa kata أَشْيَاء termasuk isim ghair munsharif, sebagian mereka beralasan bahwa أَشْيَاء menyerupai kata berakhiran alif ta’nits. Artinya, kata أَشْيَاء masuk kategori ghair munsharif sebab samar/serupa (توهّم). Pendapat lain beralasan sebab أشياء hasil transposisi dari شَيْئَاء dimana شَيْئَاءُ termasuk ghair munshari, maka أشياء termasuk ghair munsharif. Artinya, kata أَشْيَاء masuk kategori ghair munsharif sebab mengikuti bentuk asalnya sebelum terjadi transposisi.

Contoh kata-kata transposisi:

اِضْمَحَلَّ -» اِمْضَحَلَّ
مُكْفَهِرٌّ -» مُكْرَهِفٌّ
جَبَذَ -» جَذَبَ
الأَوْبَاشُ -» الأَوْشَابُ
رَعَمْلِي -» لَعَمْرِي
جَوَازٌ -» زَوَاجٌ
أَهْبَلُ -» أَبْلَهُ
اتْلَوَى – الْتَوَى
مَرْسَحٌ -» مَسْرَحٌ
عَمَاوِيْدُ -» عَوَامِيْدُ
جَنْزَبِيْلُ -» زَنْجَبِيْلُ
صَاقِعة -» صَاعِقَةٌ
تنازَبُ -» تَنَابَزُ
يَأُسَل -» يَسْأَل
أَنَارِبُ -» أَرَانِبُ

Wallahu’alam

المزهر علوم اللغة وأنواعها للسيوطي
الصرف الكافى، أيمن أمين عبد الغني. ص 31

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 6

No votes so far! Be the first to rate this post.

Dialog Mencari Apartemen (Bahasa Arab)

Hiwar lanjutan hal: 51, 58, 65 & 75 Buku Ta'bir Silsilah Ta'lim Al- Lughah Al-Arabiyyah Mustawa Duaعَبْدُ اللَّهِ يُرِيْدُ سَكَنًاAbdullah Mencari Apartemenعَبْدُ الله :...

Dialog Bahasa Arab Ketika Belanja di Pasar

Buku " Ta'bir Silsilah Ta'lim Al- Lughah Al-Arabiyyah Mustawa Dua"  (كتاب تعبير سلسلة تعليم اللغة العربية (المستوى الثانىBuku yang diterbitkan Universitas Islam Muhammad bin...

Kitab Sulmu Lisan [Nahwu & Sharaf]

مؤلف : جرجي شاهين عطية قسم : علم النحو والصرف العربي اللغة : العربية الناشر : دار الريحاني الصفحات : 400 عدد الملفات : 1 حجم الملفات : 19.08 ميجا بايت نوع الملفات : PDFكان كتاب سلم اللسان فى...

3 Faktor Penghambat Dalam Belajar Bahasa Arab

ثلاثة العوامل المعرقلة في تعلّم اللغة العربية3 Faktor penghambat dalam belajar bahasa arab.عدم الجدّ وقلّة النشاط، أنت لا تهتم بدرسك ولا تبذل أي جهد...

Kitab Silsilah Ta’lim Lughah Al-Arabiyah [Full Download]

Buku panduan bahasa arab yang sangat ringan dan kayak kosa kata untuk anda baca di tingkatan pemula sampai mahir. Wajib memiliki serial buku Silsilah...

Hukum Membuang Huruf Nun (حذف النون)

Pertanyaan dari Ukhty Nafisah (Tasikmalaya). Kapan boleh membuang huruf nun dari kana (كان) dalam bentuk mudhari' (يكون) seperti pada surah An-Nahl ayat 120? بسم الله...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...