Monday, May 25, 2020

Pembagian Kata Kerja (Fi’il Mujarad & Maziid)

Must Read

Kitab Nahwu Al-‘Ashry [Sulaiman Fayyad]

عنوان الكتاب: النحو العصري  المؤلف: سليمان فياض  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: مركز الأهرام للترجمة والنشر  سنة النشر: ١٩٩٥  عدد المجلدات: ١  رقم الطبعة: ١  عدد...

Kitab Jami’udurus Alarabiyyah

عنوان الكتاب: جامع الدروس العربية  المؤلف: مصطفي الغلاييني  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: المكتبة العصرية  سنة النشر: ١٤١٥ - ١٩٩٤  عدد المجلدات: ٣  رقم الطبعة:...

Perbedaan Harokat Dzahirah dan Muqaddarah

BismillahiRahmaniRahim. Sambungan dari tanya jawab Nahwu Sharaf Bagian#1 الحَرَكَاتُ الظَاهِرَةُ وَ المُقَدَّرَةُ Harokat Dzahirah dan Muqaddarah Harokat Dzahiran adalah harokat suatu kata yang...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

4.8
(141)

Sambungan dari materi sebelumnya tentang Pembagian Fi’il dari segi terjadinya suatu pekerjaan/peristiwa dan Fi’il dari segi bentuk Shahih dan Mu’tal.

||| Lihat disini

3. Pembagian Fi’il sesuai jumlah huruf (Mujarrad & Maziid)

a. TSULASI MUJARROD ( ثلاثي مجرّد )

ماكانت كل حروفه اصلية وقد يكون ثلاثيا او رباعيا

Yaitu fi’il /kata kerja yang memiliki huruf asli berjumlah tiga atau empat (tanpa tambahan huruf)

  •  Wazan Tsulasi Mujarrad 3 huruf

– Membuka فَتَحَ – يَفْتَحُ dengan wazan (timbangan) فَعَلَ – يَفْعَلُ

– Menolong نَصَرَ – يَنْصُرُ dengan wazan (timbangan) فَعَلَ – يَفْعُلُ

– Memukul ضَرَبَ – يَضْرِبُ dengan wazan (timbangan) فَعَلَ – يَفْعِلُ

– Mengetahui عَلِمَ – يَعْلَمُ dengan wazan (timbangan) فَعِلَ – يَفْعَلُ

– Menghitung حَسِبَ – يَحْسِبُ dengan wazan (timbangan) فَعِلَ – يَفْعِلُ

– Mulya كَرُمَ – يَكْرُمُ dengan wazan (timbangan) فَعُلَ – يَفْعُلُ

  • Wazan Tsulasi Mujarrad 4 huruf

– Menggelinding دَحْرَجَ – يُدَحْرِجُ dengan wajan (timbangan) فَعْلَلَ – يُفَعْلِلُ

B. TSULASI MAZIID (الثلاثي المزيد)

فالثلاثي يزاد فيه حرف أو حرفان أو ثلاثة

Adalah Fi’il yang memiliki huruf tambahan (satu, dua dan tiga huruf)

Fungsi Huruf-huruf ditambahkan ini adalah untuk merubah atau melahirkan makna baru. Sama halnya seperti Bahasa Indonesia, apabila bentuknya berubah, otomatis penggunaan dan artinya ikut berubah. Misalkan, makan ditambah awalan me-an jadi ‘memakan‘.

  • Pola/Wazan Fi’il Tsulasi Maziid penambahan 1 huruf

Fi’il Tsulasi Maziid yang ditambahkan satu huruf memiliki tiga wazan yaitu

Bentuk1. Penambahan hamzah didepan Kata kerja madhi contoh bentuk awal (mulya كَرُمَ – يَكْرُمُ ) menjadi ( memulyakan ُأكْرَمَ – يُكْرِم) dengan wazan /pola أفْعَل – يُفْعِلُ

Bentuk2. Penggandaan huruf tengah ( عين الفعل) contoh bentuk awal: (mulya كَرُمَ – يَكْرُمُ ) menjadi ( memulyakan كَرَّمَ – يُكَرِّمُ ) dengan wazan فَعَّلَ – يُفَعِّلُ

Bentuk3. Penambahan Alif setelah huruf pertama (بعد فاء فعل ) contoh bentuk awal (membunuh قَتَلَ – يَقْتُلُ ) menjadi ( saling membunuh ( قَاتَلَ – يُقَاتِلُ ) dengan wazan bentuk فَاعَلَ – يُفَاعِلُ

  • Pola/Wazan Fi’il Tsulasi Mazid penambahan 2 huruf

Fi’il Tsulasi Maziid yang ditambahkan 2 huruf memiliki Lima wazan yaitu

Bentuk1. Penambahan huruf ( ا & ن ) diawal kata kerja madhi contoh bentuk awal: (pecah كَسَرَ – يَكْسِرُ ) menjadi (terpecah اِنْكَسَرَ – يَنْكَسِرُ ) dengan wazan انْفَعَل – يَنْفَعِلُ

Bentuk2. Penambahan huruf( ا) diawal kata kerja madhi dan penambahan huruf (ت) setelah فاء الفعل contoh bentuk awal (berkumpul جَمَعَ – يَجْمَعُ ) menjadi ( terkumpul اجْتَمَعَ – يَجْتَمِعُ ) dengan wazan افْتَعَل – يَفْتَعِلُ

Bentuk3. Penambahan huruf ( ا) diawal kata kerja madhi dan penggandaan huruf akhir (لام الفعل lam fi’il ) dengan wazan افْعَلَّ _- يَفْعَلُّ biasanya digunakan untuk kata yang berhubungan dengan warna seperti (memerah احْمَرَّ – يَحْمَرُّ )

Bentuk4. Penambahan huruf (ت) diawal kata kerja madhi dan penggandaan huruf tengah (عين الفعل ) contoh bentuk awal : عَلِمَ – يَعْلَمُ menjadi تَعَلَّمَ – يَتَعَلَّم dengan wazan تفعَّلَ – يَتَفَعَّلُ

Bentuk5. Penambahan huruf (ت) diawal kata kerja madhi dan penambahan huruf (ا) setelah فاء الفعل contoh bentuk awal: (Bodoh جَهِلَ – يَجْهَلُ ) menjadi ( pura2 bodoh تَجَاهَلَ – يَتَجَاهَلُ ) dengan wazan تَفَاعَلَ – يَتَفَاعَلُ

  • Pola/Wazan Fi’il Tsulasi Mazid penambahan 3 huruf

Fi’il Tsulasi Maziid yang ditambahkan tiga huruf memiliki empat wazan yaitu

Bentuk1. Penambahan huruf ( ا-س-ت ) diawal kata kerja madhi contoh bentuk awal ( mengampuni غَفَرَ – يَغْفِرُ ) menjadi ( meminta ampunan اسْتَغْفَرَ – يَسْتَغْفِرُ ) dengan wazan اسْتَفْعَلَ – يَسْتَفْعِلُ

Bentuk2. Wazan افْعَوْعَلَ – يَفْعَوْعِل
Contoh : اعشوشب المكانُ tempat ini sudah tumbuh rerumputan banyak( tumbauh dengan cepat)

Bentuk3. Wazan افْعَوَّل – يَفْعَوِّلُ
contoh اجلوّذت السيارة
Mobil ini sudah melaju sengan kencang sekali

Bentuk4. Wazan افعالَّ – يَفْعَالُّ contoh ُاحمارّ الوجه
Wajah ini memerah sekali

===================
#Bersambung ke pembahasan selanjutnya ‘ Fi’il Ruba’i Mujarrad dan Maziid dilain kesempatan.


Catatan:

Mengetahui bentuk asal kata kerja sangat penting karena akan menentukan dalam pemberian harokat sesuai kaidah yang berlaku dan tentunya akan sangat mempengaruhi dalam perubahan arti.

Ambil contoh kata kerja ضَرَبَ (bentuk lampau) jika kita tidak mengetahui perubahan bentuk kata kerja mudhari’nya misalkan , kita mungkin bingung dalam pemberian harokat ketika disuguhkan untuk merubah kedalam bentuk kata perintah, apakah اِضْرِبْ, atau اُضْرُبْ, atau اَضْرَبْ tidak mungkin kita ucapkan/tuliskan اُضْرُبْ karena menyalahi kaidah tata bahasa.

Ah gampang kok itu bentuk perintahnya adalah اِضْرِبْ ya, betul mudah karena kita sdh faham dan lafadznya tidak asing karna hampir rata2 kata kerja tersebut dipakai keseharian.

Bagaimana dengan lafadz yang baru kita temukan dalam suatu kitab misalkan, apakah mudah juga…? Mudah kok tinggal buka kamus, disana kan sudah tertera bentuk madhi dan mudhori’nya.

Ya betul, maka dari itu biasanya dalam kamus b arab untuk bentuk lampau dan sedang sudah tertera.

Maka dari itu, seperti biasa tidak usah ambil pusing apalagi dihafal berguling2, yang terpenting kita fahami. Seiring kita terus belajar dan banyak latihan akan lebih mudah nempel dikepala.

Latihan:

اُذْكُرْ مَاضِي الأَفْعَالِ المُضَارِعَةِ الآَتِيَةِ وَ اكْتُبْ فِي الجُمَلِ المُفِيْدَةِ

Sebutkan bentuk Fi’il Madhi (Lampau)dari Fi’il Mudhari’ berikut dan tulislah dalam bentuk susunan kalimat

يتعَب ….
يسعْىَ ….
يسْأم ….
يرْضَى ….

Soal 2: السُؤَالُ الثَانِي

اكْتُبْ مُضَارِعَ كُلِّ فِعْلٍ مِمَّا يَأْتِي، وَاذْكُرْ وَزْنَهُ، وَوَضِّعْ كُلَّ مُضَارِعٍ فِي الجُمَلِ المُفِيْدَةِ

Tulislah bentuk kata kerja mudhari’ dari kata kerja madhi berikut dan sebutkan wazanya, kemudian susun dalam kalimat.

نَشِطَ ….
سَلِمَ ….
نَزَلَ ….

Soal 3 ُالسُؤَالُ الثَالِث

انْظُرْ وَاقْرَأْ هَذِهِ الأَيَةَ الكَرِيْمَةَ

Lihat dan baca ayat Al Quran berikut

ولَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى، ألم يجِدْكَ يَتيماً فآوى، وَوَجَدكَ ضَالاً فَهَدى، وَوَجَدَكَ عَائِلاَ فأَغنى، فآمَّا اليَتِيْمَ فَلاَ تَقهَر، وأمَّا السَّائِلَ فَلاَ تنهرْ، وأمَّا بنِعْمةِ ربِّكَ فحَدِثْ

من هَذِهِ الأَيَةِ، عَيِّن الأَفْعَالَ الثُلاَثِيَةَ المُجَرَّدَةَ، وَاذْكُرْ مُضَارِعَهَا وَوَزْنِهَا

Dari ayat ini, tentukan fi’il tsulasi mujarrad dan sebutkan fi’il mudhari’nya berikut wazanya.

واللَّه في عونكم و مع تحياتي لكم بالتوفيق

________
TMA Arabic Language For Education

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 141

No votes so far! Be the first to rate this post.

loading...

1 COMMENT

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Mengetahui 'Irab Fi'il Madhi Lengkap Tashrif Lughawi | TMBA Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] mengetahui Wazan-wazan Fi’il Madhi, silahkan pelajari dihalaman berikut: Fi’il Mujarrad & Maziid […]

Latest News

Kitab Nahwu Al-‘Ashry [Sulaiman Fayyad]

عنوان الكتاب: النحو العصري  المؤلف: سليمان فياض  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: مركز الأهرام للترجمة والنشر  سنة النشر: ١٩٩٥  عدد المجلدات: ١  رقم الطبعة: ١  عدد...

6 Etika Penting Dalam Islam [Hiwar Bahasa Arab]

Dialog halaman 131 dan 138. مِنْ الآدَابِ الإِسْلاَمِيَّةِ Etika Islami غَابَ إِبْرَاهِيْمُ وَلَمْ يَحْضُرْ الدَّرْسَ الأَمْسِ لِأَنَّهُ كَانَ مَرِيْضًا، فَعَادَهُ يُوْسُفُ صَدِيْقُهُ لِيَطْمَئِنَّ عَلى صِحَّتِهِ، فَسَأَلَهُ إِبْرَاهِيْمُ...

Cerpen Keluargaku Bahagia Bahasa Arab

قِصَّةٌ قَصِيْرَةٌ عَنْ عَائِلَتِى الْسَعِيدَةِ  Cerpen Keluargaku Bahagia أسْرتِي الْصَغِيْرَةُ تَتَكَوَّنُ مِنْ خَمْسَةِ أَفْرَادٍ, مِنْهَا الْأَبُ وَ كُنْتُ أبًّا, وَالْأُمُ, وَاِبْنِى اسمُهُ مُحَمَّد زيدان عُمْرُهُ سِتُّ...

Tak Ada Upah Bagimu

أَجْرُكَ لاَ شَيْء Tak ada upah bagimu اسْتَعَدَّ جُحَا لِلذَّهَابِ إِلى السُّوقِ لِيَبِيْعَ حَطَبًا كَثِيْرًا بَعْدَ أَنْ جَمَعَهُ بِمَشَقَّةٍ وَقَالَ فِي نَفْسِهِ هٰذَ الحَطَبُ الكَثِيْرُ سَيَأْتِي...

Siapa Yang Bertanggung Jawab Menjaga Bahasa Arab [Terjemah]

Latihan Terjemah Text Indonesia -Arab sudah selesai dilaksanakan Via Group Whatsapp TMBA (Lanjutan) dengan Judul "Siapa yang bertanggung jawab menjaga Bahasa Arab"? Semoga dengan seringnya...
loading...

More Articles Like This

WhatsApp chat