Mengenal Kaidah Maful Bih, Maful Liajlih, Maful Fiih dan Maful Mutlaq

4.7
(607)

Sekilas tentang Maful Bih, Maful Liajlih, Maful Fiih dan Maful Mutlaq

Materi lengkap sudah ditulis dimasing-masing pasal

Halaman Materi Maf’ul Liajlih disini 

Halaman Materi Maf’ul Bih disini

Halaman Materi Maf’ul Fih disini

Halaman Materi Maf’ul Mutlaq disini

Halaman Materi Maf’ul Ma’ah disini

Tips: Tidak mesti menghafal definisi, cukup hanya dipahami saja.

1. MAFUL BIH

المَفْعُوْلُ بِهِ هُوَ اسْمٌ مَنْصُوْبٌ يَدُلُّ عَلَى مَا وَقَعَ عَلَيْهِ فِعْلُ الفَاعِلِ

Definisi: Maful bih adalah isim yang harokatnya dinasabkan karena menjadi objek contoh:

ضرب المُدَرِّسُ التِلْمِيْذَ

َKarna hukum maful bih adalah wajib mansub, jadi ada beberapa bentuk/alamat terkait kenasabanya.

  1. Nasab dengan tanda fathah yang jelas ( seperti contoh diatas)
  2. Nasab dengan tanda fathah muqadarah karna isim yang menjadi objek dari jenis mu’tal akhir alif معتل الآخر بالألف المقصورة contoh: رَأَيْتُ الفَتَى

  3. Nasab dengan tanda huruf ي dan ن terjadi jika objek terdiri dari tastniyah dan jamak mudzakar salim contoh:

  • Saya melihat 2 orang pelajar ِرَأَيْتُ الطَالِبَيْن
  • Saya melihat para pelajar (L) َرَأَيْتُ الطَالِبِيْن
  1. Nasab dengan tanda huruf alif terjadi jika objek terdiri dari isim 5 ( أخ dkk) Contoh: aku melihat saudaramu َرَأَيْتُ أخَاك

  2. Nasab dengan kasroh jika objek dari jamak muannats salim, contoh:: aku melihat para pelajar siswi ِرَأَيْتُ الطَالِبَات

Pembagian/jenis Maful bih :

  1. Terdiri dari isim dzohir seperti semua contoh diatas

  2. Terdiri dari isim dhomir، isim isyarah dan isim mauhsul contoh:

المُدَرِّسُ نَصَحَنِي – المُدَرِّسُ نَصَحَكَ- المُدَرِّسُ نَصَحَكم

Guru telah menasehati ku – guru telah menasehati mu – guru telah menasehati kalian

 رَأَيْتُ هَذَا الطَالِبَ – رَأَيْتُ هَذَيْنِ الطَالِبَيْنِ
رَأَيْتُ الذي ضَرَبَنِي

Aku melihat siswa ini – aku melihat 2 orang siswa ini – aku melihat orang yang sudah memukul ku

  1. Terdiri dari jar majrur contoh:

ُمَرَرْتُ بِالطَالبِ

2. MAFUL FIIH

المَفْعُوْلُ فِيْهِ أو الظرفُ هو اسمٌ منصوبٌ على تقدير “في” يأتي معربا او مبنيا وينقسم هذا الظرف إلى ظرف زمان وظرف مكان.

Maful fiih atau dzorof adalah isim yang dinasabkan mengandung arti “Di”, polanya kadang mu’rab (harkat akhirnya berubah) kadang mabni (harkat akhir tetap) dan dibagi menjadi 2 dzorof makan (berhubungan dengan tempat) atau dzorof zaman (waktu)

Contoh:

ذَهَبَ الطَالِبُ إلى المدرسةِ صباحًا

Siswa pergi kesekolah diwaktu pagi

رأيتُ العَصْفُوْرَ فوقَ الأَشْجَارِ

Aku melihat burung diatas pohon.

3. MAFUL LIAJLIH

المفعول لأجله ( ويسمى أيضا المفعول له ) اسم نكرة منصوب مصدر ، يبين سبب الفعل وعلة حصوله

Definisi: Maful liajlih /Maful Lah adalah isim nakiroh (umum), dinasabkan dan berupa isim masdar, untuk menjelaskan sebab/alasan akibat suatu perbuatan.

Contoh:

بَدَءَ التعليمُ في المدرسة الاعدادية كلُّ السّاعة السابعةطاعةً لقانون المدرسة

pembelajaran disekolah SMP dimulai pukuk 7 sebab mentaati peraturan sekolah

contoh lain:

عَاقَبَ المُدَرِّسُ الطَالِبَ تَأْدِيْبًا لَهُ

seorang guru menghukum siswa dengan alasan mendidik

Kedua contoh diatas menunjukan bahwa kalimat taat adalah menjadi sebab pembelajaran dimulai jam 7 pagi Begitu juga kalimat taat menjadi sebab/alasan kenapa atas hukuman yang diberikan guru.

Macam/jenisnya:

a. Tidak memakai tanda makrifat (ال) contoh seperti diatas.

b. Menjadi mudhof contoh dari alquran:

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَإِمْلَاقٍ

kalimat imlaq diidoklfatkan kepada khosyah.

c. Memakai tanda makrifat (ال) contoh

جاهد في سبيل الله الدفاعَ عن الحق

Kalimat adifa’a memakai alif lam atau tidak, kedudukanya sama menjadi maful دفاعًا / الدفاع

Coba kita ‘Irob contoh susunan diatas:

جاهد = فعل ماض مبني على الفتحة الظاهرة في آخره
في = جارّ ومجرور
اللّه = لفظ الجلالة مضاف إليه مجرور
الدفاع/ دفاعا = مفعول لأجله منصوب بالفتحة الظاهرة في آخره
عن = حرف جر
الحق : اسم مجرور ب”عن” وعلامة جره الكسرة الظاهرة في آخره ، وهو مضاف

4. MAFUL MUTLAQ

المفعول المطلق اسم نكرة مصدر منصوب موافق للفعل في لفظه ويجيء بعد الفعل لتأكيده ، أو لبيان نوعه أو عدده

Definisi: Maful Mutlaq adalah Isim nakiroh (umum), berupa isim masdar, dinasabkan, bentuk lafadznya sama dengan fi’il yang digunakan dalam susunan tersebut. Tujuanya untuk mempertegas/memperjelas.

Contoh:

جَرَي الكلبُ جريًا سريعًا / يَشْرَبُ الطفلُ اللبنَ شربًا

Seekor anjing berlari dengan lari cepat.

Intinya maful mutlaq itu menggunakan bentuk masdar dari kata kerja fi’il yang dipakai.

Penjelasan ini hanya sekikas, jadi untuk perluasan atau memperdalam pemahaman bisa mencoba membuat latihan2.


TMAB (Tips Mahir Berbahasa Arab)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.7 / 5. Vote count: 607

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bahasa Arab Berenang (السِّبَاحَةُ)

Berenang (السِّبَاحَةُ)إذا كنَّا نُمارسُ السِّبَاحَةَ بِشَكْلٍ صَحِيْحٍ, فَإِنَّ فَوَائِدَ السِّبَاحَةِ كَثِيْرَةٌ لِصِحَّتِنَا لاَ تُعَدُّ وَلاَ تُحْصَىApabila kita rutin melakukan renang dengan benar, manfaat untuk...

Perbedaan Hamzah Qatha’ dan Washal (همزة القطع والوصل)

Bisamillahirahmanirahim. Materi kaidah imla (قواعد الإملاء) yang berkaitan dengan hamzah qatha' dan hamzah washal. Mengetahui kedua hamzah ini sangat penting sebab apabila penulisanya tidak...

Kaidah Tamyiz [تمييز], Jenis, Ketentuan, Lengkap Contoh I’rab

At-tamyiz (التمييز) Setelah kita selesai membahas hal dan sahibul hal, In Syaa Allah akan dilanjutkan dengan materi tamyiz yang meliputi jenis tamyiz, hukum dan tata...

Juha Bersedih Atas Keledainya

جُحَا حَزِيْنٌ عَلى حِمَارِهِJuha Bersedih Atas Keledainyaكَانَ جُحَا دَائِمُ الشَّكْوَى مِنْ سُوْءِ مُعَامَلَةِ زَوْجَتِهِ لَهُ، لِأَنَّهَا دَائِمَةُ النِّزَاعِ لِأُتْفَهِ الأَسْبابِ حَتَّى ضَاقَ بِهَاJuha terus...

Percakapan Bahasa Arab Tentang Sedekah (الصدقة)

Alhamdulillah latihan mengasah kemampuan mendengar B. Arab bagian ke#1 dengan judul "Sedekah" sudah selesai dilaksanakan via group Whatsapp & Instagram. Insya Allah akan Kita...

‘Irab dan Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 11-20

Lanjutan dari ayat sebelumnya yang menceritakan sikap orang-orang munafik pada awal Surah Al-Baqarahبسم الله الرحمن الرحيموَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Fi’il Mu’tal Lafif Mafruq ( المعتل اللفيف المفروق)

Fi'il Mu'tal Lafif Mafruq ( المعتل اللفيف المفروق) Lengkap Tashrif Lanjutan dari pembahasan fi'il mu'tal mitsal, mu'tal ajwaf dan mu'tal...

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...