Liburan Idul Adha (Hiwar Bahasa Arab)

TMBA 1
4.7
(51)
Read Time1 Minute, 39 Seconds

عِيدُ الأَضْحَى

Idul Adha

أَعْجَبَ جَوْنُ بِمَا شَاهَدَهُ فِي عِيْدِ الفِطْرِ المُبَارَكِ، وَلَمَّا حَدَّثَهُ قَاسِمٌ عَنْ عِيْدِ أَخَرَ وَهُوَ عِيدُ الأَضْحَى، أَبْدَى جَوْنُ رَغْبَتَهُ فِي حُضُوْرِ أَيَّامِ عِيدِ الأَضْحَى مَعَهُ

“John kagum dengan apa yang dia saksikan dihari Raya Idul Fitri, tatkala Qosim menceritakan Hari Raya lain yaitu Idul Adha, John rupanya menampakan keinginanya untuk bisa hadir pada Hari Idul Adha bersama Qosim”.

اِسْتَقْبَلَ قَاسِمٌ جَوْنَ عِنْدَ وُصُوْلِهِ، وَفِي صَبَاحِ اليَوْمِ العَاشِرِ مِنْ ذِي الحِجَّةِ بَعْدَ الصَّلاَةِ، تَحَدَّثَ جَوْنُ مَعَ قَاسِمٍ عَمَّا شَاهَدَهُ

“Qasim menjemput John ketika sampai, lalu pada pagi hari ke-10 Dzulhijjah selepas sholat, John menceritakan kepada Qasim apa yang dia saksikan”.

جَوْنُ : لاَحَظْتُ أَنَّ عَدَدَ المُصَلِّيْنَ فِي عِيْدِ الأَضْحَى أَقَلُّ مِنْ عَدَدِ المُصَلِّيْنَ فِي عِيْدِ الفِطْرِ

John: “Aku perhatikan Jumlah Jama’at Shalat pada Hari Raya Idul Adha lebih sedikit dibandingkan Idul Fitri”.

قَاسِمٌ : نَعَمْ، إِنَّ كَثِيْرًا مِنَ المُسْلِمِيْنَ قَدْ سَافَرُوْا إِلَى مَكَّةَ

Qasim: “Ya, karna mayoritas Umat Islam mereka pergi ke Makkah”.

جَوْنُ : لِمَاذَا ؟

John: “Kenapa ?

قَاسِمٌ : هٰذَا هُوَ الوَقْتُ الَّذِيْ يُؤَدِّي فِيْهِ المُسْلِمُوْنَ فَرِيْضَةَ الحَجِّ

Qasim: “Ini waktunya Umat Islam melakukan Ibadah Hajji”.

جَوْنُ : نَعَمْ، أَعْرِفُ ذٰلِكَ وَلَكِنْ أَرْجُو أَنْ تُوَضِّحَهُ لِي

John: “Ya aku tahu itu, namun aku berharap Kau menjelaskanya kepadaku”.

قَاسِمٌ : يَذْهَبُ المُسْلِمُوْنَ إِلَى مَكَّةَ المُكَرَّمَةِ مِنْ كُلِّ بِلاَدِ العَالَمِ مُطِيْعِيْنَ نَدَاءَ رَبِّهِمْ قَائِلِيْنَ : ” لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ” فيَطُوْفُوْنَ حَوْلَ الكَعْبَةِ سَبْعًا

Qasim: “Umat Islam pergi ke Makkah Al-Mukarammah dari semua pelosok Negri karna menta’ati seruan Allah S.W.T. Mereka berkata: ” Labbaik Allahumma labbaik “(Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu), sambil mereka Tawaf (mengelilingi) Ka’bah 7 kali.

وَيَسْعَوْنَ بَيْنَ الصَّفَاءِ والمَرْوَةِ سَبْعًا، وَيَقِفُوْنَ عَلَى جَبَلِ عَرَفَاتٍ، فِي اليَوْمِ التَّاسِعِ مِنْ شَهْرِ ذِي الحِجَّةِ، يَسْأَلُوْنَ اللَّهَ العَفْوَ والمَغْفِرَةَ

Mereka juga melakukan Sa’i (Lari kecil) 7 kali diantara Bukit Shafa dan Marwah, dan Mereka Wukuf (berhenti) di Padang Arafah. Lalu dihari ke sembilan dari bulan Dzulhijjah, mereka meminta ampunan kepada Allah S.W.T.

جَوْنُ : لقَدْ شَاهَدْتُ ذٰلِكَ فِي التِّلْفَازِ، وَلَكِنَّنِي شَاهَدْتُ كَثِيْرًا مِنَ النَّاسِ يَجْتَمِعُوْنَ فِي سُوْقِ المَاشِيَةِ حَوْلَ الغَنَمِ أَمْسِ واليَوْمِ

John: “Ya aku pernah menyaksikan itu ditelivisi, namun aku lihat kemarin dan hari ini, banyak Orang Islam yang berkumpul di Pasar Hewan kambing”.

قَاسِمٌ : إِنَّهُمْ يَشْتَرُوْنَ الأَضَاحِى، فَكُلُّ حَاجٍّ يَذْبَحُ أَضْحِيَةً يَأْكُلُ مِنْهَا وَيَتَصَدَّقَ مِنْهَا عَلَى الفُقَرَاءِ وَالمَسَاكِيْنِ وَيُهْدِى مِنْهَا أَصْدِقَائَهُ وَأَقَارِبَهُ

Qasim: “Mereka sedang membeli hewan kurban, karena setiap yang melakukan hajji dia harus menyembelih kurban. Dia memakanya, bersedekah kepada Fakir Miskin, menghadiahkanya kepada kawan dan saudara”.

جَوْنُ : وَلِمَ كُلُّ ذٰلِكَ ؟

John: “Kenapa semua itu dilakukan ?

قَاسِمٌ : إِنَّنَا نَقْتَدِي بِأَبِي الأَنْبِيَاءِ إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ والسَّلاَم، حِيْنَ رَأى رُأْيَا، يَأْمُرُ اللَّهُ فِيْهَا بِأَنْ يَذْبَحَ اِبْنَهُ

Qasim: “Karena kita mengikuti jejak Bapak Para Nabi yaitu Ibrahim Alaihissalam, tatkala bermimpi (nyata) bahwa Allah memerintahkanya untuk menyembelh Anak-Nya (Ismail).

فَقَالَ إِبْرَاهِيْمُ لاِبْنِهِ ” يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ. الصفَات ١٠٢

Ibrahim berkata kepada anaknya: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelhmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

جَوْنُ : وَمَاذَا حَدَثَ ؟

John: “Lalu apa yang terjadi ?

قَاسِمٌ : وَقَبْلَ أَنْ يَذْبَحَ إِبْرَاهِيْمُ عَلَيْهِ والسَّلاَم ابْنَهُ، سَمِعَ صَوْتًا يُنَادِيْهِ أَنْ يَذْبَحَ كَبْشًا يَفْدِي بِهِ إِسْمَاعِيْلَ فَصَارَتِ الأَضْحِيَةُ سُنَّةً مُنْذُ عَهْدِ أَبِي الأَنْبِيَاءِ إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ والسَّلاَمَ

Qasim: “Sebelum Ibrahim menyembelh Ismail, dia mendengar suara yang memanggil dan memerintahkan menyemblih Domba sebagai pengganti Ismail. Semenjak pristiwa itu terjadi, Ibadah Kurban hukumnya menjadi Sunnah”.

|||Baca Juga Percakapan Hari Libur Idul Fitri


Kumpulan Kosa-Kata (Mufradat) Bahasa Arab dan artinya

Kosa Kataالمفردات
Mengagumkanأَعْجَبَ - يُعْجِبُ ب
Menceritakanحَدَّثَ - يُحَدِّثُ
Memenuhi pnggilnلَبَّى - يُلَبِّى
Menampakanأَبْدَى - يُبْدِى
Menghadiahknأَهْدَى - يُهْدِى
Menggantikanفَدَى - يَفْدِى ب
Berkelilingطَافَ - يَطُوْفُ
Diamوَقَفَ - يَقِفُ
Ternak Kurbanالأَضَاحِى
Mnyemblihذَبَحَ - يَذْبَحُ
3 0

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.7 / 5. Vote count: 51

One thought on “Liburan Idul Adha (Hiwar Bahasa Arab)

Tinggalkan Komentar

Next Post

Pentingnya Olahraga (Dialog Bahasa Arab)

4.7 (51) الرِّيَاضَةُ البَدَنِيَّةُ Olahraga لاَحَظَ سُلَيْمَانُ أَنَّ زَمِيْلَهُ إِسْمَاعِيْلَ لَمْ يَقُمْ مِنَ السَّرِيْرِ مَعَ أَنَّهُ أَيْقَظَهُ قَبْلَ نِصْفِ سَاعَةٍ، فَقَرُبَ مِنْهُ وَ دَارَ بَيْنَهُمَا الحِوَارُ التَّالِي Sulaiman memperhatikan kawanya (Ismail) masih belum bangun juga dari ranjangnya, padahal dia sudah membangunkanya 1/2 jam yang lalu, kemudian dia mendekat dan terjadilah […]
error: Content is protected !!