Lam Juhud (لام الجحود)

Must Read

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)   Mafhum Al-Mizan As-Sharfi Bagi kalian yang pernah belajar ilmu sharf pasti tidak asing dengan istilah 'mizan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(6)

Lam Juhud (لام الجحود)

Lanjutan dari pembahasan macam-macam huruf lam yang kedua setelah lam ta’lil yaitu lam juhud.

 

Mafhum Lam Juhud

Lam Juhud termasuk lam amilah jaarah yang keberadaan lam juhud pada suatu kalimat ditandai dengan adanya fi’il kana naqis dan nafyi. Hal ini yang bisa kita jadikan acuan untuk membedakanya dari lam ta’lil.

Contoh:

ما كان الصديق ليخونَ صَدِيقَهُ
مَا كانَتِ الطيُورُ لتسجنَ فِي الأَقْفَاصِ
لَمْ يَكُن الشرطيُّ ليسرقَ
لَمْ أَكُنْ لأرافقَ الأَشْرَارَ

Menurut sebagian Ulama”Penamaan lam juhud tidak tepat sebab juhud berarti ingkar, sedangkan yang dimaksud adalah nafyi (pengecualian). Dengan demikian, lam ini disebut dengan lam nafyi yang berfaidah taukid (penegas/penguat).

Dalam beberapa kitab penamaan lam ini terkadang berbeda, padahal isinya sama. Jadi agar tidak bingung, kita akan menyebutnya lam juhud atau lam nafyi lilta’kid.

Definisi Lam Juhud

هي لام مكسورة مسبوقة بالفعل الناسخ كان، أو يكون منفي تدخل على الفعل المضارع فتنصبه بأن مضمرة

Lam juhud adalah lam maksurah (berharakat kasrah) yang didahului oleh fi’il nasikh/naqis kana (كان) atau yakun (يكون) bersamaan dengan huruf nafyi yang masuk pada fi’il mudhari. Fi’il tersebut harus manshub dengan memperkirakan huruf أن mashdari yang dibuang secara wajib. Lam ini berfaidah mempertegas kenafyian.

Syarat Lam Juhud

Dari definisi diatas, lam juhud memiliki dua syarat yang harus terpenuhi yaitu

  • Mesti didahului fi’il kana naqis dan mesti manfi (negatif).
  • Mesti didahului huruf nafyi

Contoh:

ماكَانَ خَالدٌ لِِيَذْهَبَ إلى المَدْرَسةِ
لَمْ يَكُنْ خَالدٌ لِِيَذْهَبَ إلى المَدْرَسةِ

khalid tidak akan berangkat ke sekolah.

Di atas telah disinggung bahwa lam ini berfaidah taukid (mempertegas), lalu dari sisi mana dia mempertegas kalimat negatif ?

Jawab: Menurut Ulama Kuffah ” Asal kalimat sebelum dimasuki lam juhud seperti berikut:

ماكَانَ خَالدٌ يَذْهَبَ إلى المَدْرَسةِ

khalid tidak akan berangkat ke sekolah.

Kemudian untuk memperkuat kalimat negatif tersebut, ditambahkan dengan lam nafyi. Dengan begitu, lam ini menurut mereka adalah lam zaidah (tambahan) untuk memperkuat kalimat negatif yang berfungsi menashabkan fi’il mudhari’

Sementara menurut Ulama Bashrah :” Asal kalimat sebelum dimasuki lam juhud seperti berikut:

ماكَانَ خَالدٌ قَاصِدًا لِلذِّهَابِ إلى المَدْرَسةِ

Khalid tidak bermaksud pergi ke sekolah

Dengan begitu, lam ini menurut mereka adalah lam jaarah (huruf jar), namun apabila masuknya pada fi’il mudhari’, mesti memperkirakan huruf أن yang tersembunyi.

Perbandingan contoh ‘irab kedua pendapat

Ulama Bashrah:

ما كان المؤمنُ لِيَكْذِبَ

ما: نافية (حرف نفي مبني لا محل له من الإعراب)
كان: فعل ماضٍ ناقص مبني على الفتح
المؤمنُ: اسم كان مرفوع وعلامة رفعه الضمة الظاهرة
لِيكذبَ: لام الجحود حرف جر مبني على الكسر لا محل له من الإعراب
يكذبَ: فعل مضارع منصوب بأن مضمرة وجوبًا، والفاعل ضمير مستتر تقديره هو، والمصدر المؤول من أن المضمرة والفعل المضارع وفاعله (أن يكذبَ) في محل جر باللام متعلّق بخبر كان المحذوف أي ما كان المؤمن قاصدا للكذب

Ulama Kuffah:

ما كان المؤمنُ لِيَكْذِبَ

ما: نافية (حرف نفي مبني لا محل له من الإعراب)
كان: فعل ماضٍ ناقص مبني على الفتح
المؤمنُ: اسم كان مرفوع وعلامة رفعه الضمة الظاهرة
لِيكذبَ: لام الجحود حرف زائد مبني على الكسر لا محل له من الإعراب
يكذبَ: فعل مضارع منصوب باللام والفاعل ضمير مستتر تقديره هو

Lihat referensi:

المغني اللبيب لابن هشام، ج1, ص 233

Membuang Huruf ann (أن)

Apakah huruf أن setelah lam ta’lil lebih baik dibuang atau ditampilkan ?

Jawab: Berbeda dengan lam ta’lil yang memperbolehkan keduanya, sementara untuk lam juhud hukumnya wajib disembunyikan dengan kaidah sebagai berikut:

ينصب الفعل المضارع بأن مضمرة وجوبا بعد لام الجحود

Contoh:

ما كان المؤمنُ لِيَكْذِبَ ✔️
ما كان المؤمنُ لِأَنْ يكذِبَ ❌

Membuang Fi’il Kana Naqis (كان/يكون)

Terkadang fi’il ini dibuang meskipun termasuk syarat adanya lam juhud. Seperti syair berikut:

فَمَا جَمْعٌ لِيَغْلِبَ جَمْعَ قَوْمِي # مُقَاوَمَةً وَلاَ فَرْدٌ لِفَرْدٍ

أي : فَمَا كَانَ جَمْعٌ لِيَغْلِبَ
وقيل: إنّ «ما» عاملة عمل ليس، والتقدير: فما جمع متأهلا لغلب قومي، ولا فرد غالبا لفرد قومي.

Lihat:

كتاب شرح الشواهد الشعرية في أمات الكتب النحوية، ج1,ص 330

 

Contoh lam juhud dalam Al-Qur’an

مَّا كَانَ ٱللَّهُ لِيَذَرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى ٱلْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَجْتَبِى مِن رُّسُلِهِۦ مَن يَشَآءُ ۖ فَـَٔامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۚ وَإِن تُؤْمِنُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ. العمران 179

Terjemah Arti: Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.

Referensi:

كتاب اللامات لزجاجي، ص 73

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 6

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Perbedaan Harokat Dzahirah dan Muqaddarah

BismillahiRahmaniRahim. Sambungan dari tanya jawab Nahwu Sharaf Bagian#1 الحَرَكَاتُ الظَاهِرَةُ وَ المُقَدَّرَةُ Harokat Dzahirah dan Muqaddarah Harokat Dzahiran adalah harokat suatu kata yang nampak yang ditandai dengan Dhammah,...

Mengenal ‘Irab Isim Lima (أسماء الخمسة)

الأسماء الخمسة Isim Lima قال ابن مالك وَارْفَعْ بَوَاوٍ وانْصِبَنَّ بِالأَلِف # واجْرُرْ بِيَاءٍ مَا مِنَ الأسْمَا أَصِفْ # منْ ذَاكَ ذُو إنْ صُحْبَةً أَبَانَا # وَالْفَمُ...

‘Irab dan Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 11-20

Lanjutan dari ayat sebelumnya yang menceritakan sikap orang-orang munafik pada awal Surah Al-Baqarah بسم الله الرحمن الرحيم وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Tiga Obyek Pembahasan Ilmu Bayan Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan kali...

2 COMMENTS

Tinggalkan Komentar

Latest News

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Definisi Kalam Khabari (الكلام الخبري) Fungsi dan Tujuanya

Objek pembahasan pertama ilmu ma'ani yaitu ahwal isnad al-khabari (أحوال الإسناد الخبري) yaitu berkaitan dengan suatu kalimat khabari (berita/informasi). Lihat artikel sebelumnya: 8 Objek...

Mengenal Kaidah Uslub Ta’ajjub (أُسْلُوْبُ التَّعَحُّبِ)

Uslub Ta'ajjub (أُسْلُوْبُ التَّعَحُّبِ) dalam Ilmu Nahwu ذَاتَ يَوْمٍ، ذَهَبَ خَالِدٌ وَصَديقُهُ أحمدُ إلى شاطيء البحرِ لِقَضَاءِ العطلة المدرسية. شاهدا في طريقهما المناظر الطبيعية الجميلة....

Asiknya Liburan Idul Fitri (Hiwar Bahasa Arab)

ِعِيْدُ الفِطْر Idul Fitri جَوْنُ شَابٌّ فَرَنْسِيٌّ يُحِبُّ الرِّحْلاَتِ والاِطِّلاعَ، زَارَ العِرَاقَ لِدِرَاسَةِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ فَتَعَرَّفَ عَلَى (قَاسِمِ), زَمِيْلِهِ فِي الجَامِعَةِ John seorang pemuda Prancis, dia hoby...

Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Arab

بسم الله الرحمن الرحيم Lanjutan cerita sebelumnya, Teknik Belajar Bahasa Arab Masih cerita ketika masa kuliah di Bandung selang beberapa bulan pasca bertemu Sang Motivator. Bahasa...

More Articles Like This