Saturday, May 30, 2020

Kompetisi Dua Saudara (قصة الطفولة)

Must Read

Definisi dan ‘Irab Isim Mutsanna (المُثَنَّى)

Apa itu Mutsanna? Perhatikan contoh-contoh berikut:  ذَهَبَ الطَّالِبَانِ إِلَى المَدْرَسَةِ / رَأَيْتُ الطَّالِبَيْنِ أَمَامَ المَدْرَسَةِ / سَلِّمْ عَلى الطَّالِبَيْنِ الجَالِسَيْنِ أَمَامَ...

Kitab Taisirul Qawa’id An-Nahwy

عنوان الكتاب: تيسير قواعد النحو للمبتدئين  المؤلف: مصطفى محمود الأزهري  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: دار العلوم والحكم - الجيزة  سنة النشر: ١٤٣٢...

Tanda ‘Irab Jamak Mudzakkar Salim dan Mulhaqnya

مَا هُوَ جَمْعُ مُذَكر سَالِم ؟ Apa itu Jamak Mudzakkar Salim ? Perhatikan contoh berikut: ذَهَبَ الطَّالِبُوْنَ إِلى المَدْرَسَةِ / رَأَيْتُ الطَّالِبِيْنَ...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(1)

مُسَابَقَةُ بَيْنَ شَقِيْقَيْنِ

Kompetisi Dua Saudara

Kisah ini menceritakan bagaimana Baginda Rasulullah bersenda gurau dan bermain dengan penuh kasih sayang bersama anak-anak kecil pada waktu itu.

قَالَ سَيِّدُنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بِنْ عَوْفٍ رَضِيَ اللّهُ عَنَهُ : كُنْتُ جَالِسًا يَوْمَ بَدْرٍ وَغُلاَمَانِ مِنَ الأَنْصَارِ، ُمعَاذُ بْنُ عَفْرَاءَ وَمُعَوَّذُ بْنُ عَفْرَاءَ عَنْ يَمِيْنِي وَشِمَالِي

Sayyuduna ‘Abdul Rahman Bin ‘Auf Radhiyallahu’annhu berkata: “Suatu hari ketika perang badr, aku duduk bersama dua anak kecil dari kaum Anshar bernama Mu’adz Bin ‘Afraa dan Mu’awwadz Bin ‘Afraa. Mereka berdua berada disebelah kiri dan kananku.

وَالْتَفَتُّ إِلى أَحَدِهِمَا وَقَالَ لِي بِصَوْتٍ مُنْخَفِضٍ، هَلْ تَعْرَفُ أَبَا جَهْلٍ ؟ فَقُلْتُ : نَعَمْ ! وَمَاذَا تُرِيْدُ مِنْهُ يَا ابْنَ أَخِي ؟ ، قَالَ : أُخْبِرْتُ أَنَّهُ يَسُبُّ رَسُوْلَ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلم ، أََرِنِيْهِ يَا عَمُّ ! فَإِنِّي أَعْطَيْتُ اللَّهَ عَهْدًا، إِنْ رَأَيْتُهُ أَنْ أَقْتُلَهُ أَوْ أَمُوْتَ دُوْنَهَ

Aku melirik salah satu dari mereka, lalu dia berkata dengan suara rendah, “Apakah engkau kenal dengan abu jahal ?, Aku jawab: Ya kenal, memang apa yang kau inginkan dari dia wahai anak saudaraku ?. Anak itu berkata: “Aku mendapat kabar bahwa dia mencaci maki Rasulullah, paman perlihatkan abu jahal kepadaku sebab aku sudah berjanji kepada Allah apabila aku melihatnya akan aku bunuh atau aku yang mati.”

ثُمَّ قَالَ لِي الآخَرُ : أََرِنِيْهِ يَا عَمُّ ! ، فَإِنِّي عَاهَدْتُ اللَّهَ ، إِنْ عَايَنْتُهُ أَنْ أَضْرِبَهُ بِسَيْفِي حَتَّى أَقْتُلَهُ

Lalu anak kedua berkata dengan suara rendah,: “paman perlihatkan abu jahal kepadaku sebab aku sudah berjanji kepada Allah apabila bertemu dia aku akan memukulnya dengan pedangku sampai mati”.

وَبَيْنَمَا نَحْنُ كَذَلِكَ ، إِذْ بَرَزَ أَبُوجَهْلٍ، فَقُلْتُ لَهُمَا سِرًّا : ألاَ تَرَيَانِ ؟ هَذٰا أَبُوجَهْلٍ، فَشَدَّا عَلْيْهِ وَ ضَرَباهُ

Ketika kami sedang berbincang seperti itu, tiba-tiba nampak abu jahal dan aku berbisik kepada dua anak itu. Tidakkah kalian berdua melihatnya, itu dia abu jahal. Keduanya serentak menyeret abu jahal dan memukulinya.

ثُمَّ انْصَرَفَا إِلَى النَبِيِّ صلي الله عليه وعلى آله وسلم ، فَأَخْبَرَاهُ بِمَا حَدَثَ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلّ الله عليه وسلم : أَيُّكُمَا قَتَلَهُ ؟ ، قَالَ كُلٌّ مِنْهُمَا : أَنَا قَتَلْتُهُ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلّ الله عليه وسلم : هَلْ مَسَحْتُمَا سَيْفَيْكُمَا ؟

Kemudian kedua anak ini pergi menemui Rasulullah lalu menceritakan kejadian tersebut Rasulullah bersabda: “Siapa diantara kalian berdua yang berhasil membunuhnya ?. Keduanya menjawab: “Aku yang telah membunuhnya”. Rasulullah bersabda: “Apakah kalian berdua membersihkan pedang kalian ?

فَقَالاَ : لاَ ، فَنَظَرَ النَبِيِّ صلي الله عليه وعلى آله وسلم إِلَى السَّيْفَيْنِ الْخَشَبَيْنِ وَابْتَسَمَ وَقَالَ لَهُمَا : كِلاَكُمَا قَتَلَهُ، فَفَرِحَ الْغُلاَمَانِ فَرْحًا شَدِيْدًا، وَانْصَرَفَا وَأَخَذَا يَلْعَبَانِ وَيَتَبَارَزَانِ بِالسَّيْفَيْنِ الْخَشَبَيْنِ ، وَقَدْ شَعَرَ كِلاَهُمَا بِسَعَادَةٍ بَالِغَةٍ، لِأَنَّهُمَا دَافَعَا عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلم

Mereka berkata: “Tidak” kemudian Rasulullah melihat kedua pedang kayu (mainan) dan Beliau tersenyum lalu bersabda:” Ya ya kalian berdua sudah membunuhnya”

Kedua anak itupun sangat gembira dan segera meninggalkan Rasulullah dan mulai bermain tempur-tempuran lagi dengan kedua pedang kayu mainanya. Mereka berdua merasa senang sebab sudah melindungi Rasulullah.

||| Baca juga, Kisah Bagaimana Sikap Memulyakan Tamu

______
Kosa-Kata (مفردات)

Indonesia Arab
Melirik اِلْتَفَتَ - يَلْتَفِتُ
Mencaci maki سَبَّ - يَسُبُّ
Memberi أَعْطَى - يُعْطِى
Perjanjian عَاهَدَ - يُعَاهِدُ
Melihat/menemukan عَايَنَ - يُعَايِنُ
Nampak بَرَزَ - يَبْرُزُ
Menghapus مَسَحَ - يَمْسَحُ
Tersenyum اِبْتَسَمَ - يَبْتَسِمُ
Berkelahi تَبَارَزَ - يَتَبَارَزُ
Melindungi دَافَعَ - يُدَافِعُ عَنْ

Latihan:

Buatlah 1 kalimat sempurna dengan menggunakan salah satu kata berikut:

اِلْتَفَتَ / سَبَّ / سَيْفٌ

Tulis jawaban di kolom komentar.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Definisi dan ‘Irab Isim Mutsanna (المُثَنَّى)

Apa itu Mutsanna? Perhatikan contoh-contoh berikut:  ذَهَبَ الطَّالِبَانِ إِلَى المَدْرَسَةِ / رَأَيْتُ الطَّالِبَيْنِ أَمَامَ المَدْرَسَةِ / سَلِّمْ عَلى الطَّالِبَيْنِ الجَالِسَيْنِ أَمَامَ...

Percakapan Bahasa Arab Tentang Kebaikan (الإحسان)

الإِحْسَانُ Kebaikan نورة : رائحةُ الطعامِ الّذي أَعْدَدْتِهِ ياأمّي،  يَجْعَلُني أَشْعُرُ بالجوع Nurah: "Ibuku, aroma makanan yang Anda siapkan membuatku merasa lapar". الأب : بالتأكيد، أُمُّكِ تمتلك مَوْهِبَةً...

Juha dan Seekor Keledai Yang Hilang

جُحَا وَ الحِمَارُ النَّاقِصُ Juha dan seekor keledai yang hilang كَانَ مِنْ عَادَةِ أَهْلِ بَلْدَةِ جُحَ أَنْ يَتَنَاوَلُوا فِى الذِّهَابِ مِنْ بَلْدَتِهِمْ إِلى البَلْدَةِ المُجَاوِرَةِ ،...

Juha dan Makanan

جُحَا و الطَّعَامُ الطَّائِرُ Juha dan Makanan yang Terbang فِى مَسَاءِ أَحَدِ الأَيَّامِ قَالَ جُحَا لِزَوْجَتِهِ أُرِيْدُ أَنْ أَسْتَيْقِظَ مُبَكِّرَا لِصَيْدِ بَعْضِ طُيُوْرِ السُّمَّانِىِّ المُهَاجِرَةِ Di suatu hari...

Mengenal 4 Tanda Fi’il ( علامة الفعل )

Bait ke#11 Jika pada Bait ke #10 Kita mengenal tanda Isim, sekarang Kita akan mengenal Tanda Khusus Fi'il. Sebelumnya sudah diulas bahwa Fi'il itu adalah Kata...
loading...

More Articles Like This

WhatsApp chat