Kompetisi Dua Saudara (قصة الطفولة)

Must Read

Huruf yang diucapakan namun tidak ditulis (ينطق ولا يكتب)

Bismillahirahmanirahim. Sambungan dari materi sebelumnya tentang 'Huruf Yang Ditulis Namun Tidak Diucapkan'. Sekarang kabalikanya yaitu 'diucapkan namun tidak ditulis'. Diantara...

Huruf yang ditulis namun tidak dibaca (يكتب ولا ينطق)

Dalam kaidah imla, terdapat huruf-huruf yang ditulis namun tidak diucapkan (ما يكتب ولا ينطق). Diantara huruf tersebut yang paling...

Perbedaan Hamzah Qatha’ dan Washal (همزة القطع والوصل)

Bisamillahirahmanirahim. Materi kaidah imla (penulisan) yang berkaitan dengan hamzah qatha' dan hamzah washal. Mengetahui kedua hamzah ini sangat penting...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(1)

مُسَابَقَةُ بَيْنَ شَقِيْقَيْنِ

Kompetisi Dua Saudara

Kisah ini menceritakan bagaimana Baginda Rasulullah bersenda gurau dan bermain dengan penuh kasih sayang bersama anak-anak kecil pada waktu itu.

قَالَ سَيِّدُنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بِنْ عَوْفٍ رَضِيَ اللّهُ عَنَهُ : كُنْتُ جَالِسًا يَوْمَ بَدْرٍ وَغُلاَمَانِ مِنَ الأَنْصَارِ، ُمعَاذُ بْنُ عَفْرَاءَ وَمُعَوَّذُ بْنُ عَفْرَاءَ عَنْ يَمِيْنِي وَشِمَالِي

Sayyuduna ‘Abdul Rahman Bin ‘Auf Radhiyallahu’annhu berkata: “Suatu hari ketika perang badr, aku duduk bersama dua anak kecil dari kaum Anshar bernama Mu’adz Bin ‘Afraa dan Mu’awwadz Bin ‘Afraa. Mereka berdua berada disebelah kiri dan kananku.

وَالْتَفَتُّ إِلى أَحَدِهِمَا وَقَالَ لِي بِصَوْتٍ مُنْخَفِضٍ، هَلْ تَعْرَفُ أَبَا جَهْلٍ ؟ فَقُلْتُ : نَعَمْ ! وَمَاذَا تُرِيْدُ مِنْهُ يَا ابْنَ أَخِي ؟ ، قَالَ : أُخْبِرْتُ أَنَّهُ يَسُبُّ رَسُوْلَ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلم ، أََرِنِيْهِ يَا عَمُّ ! فَإِنِّي أَعْطَيْتُ اللَّهَ عَهْدًا، إِنْ رَأَيْتُهُ أَنْ أَقْتُلَهُ أَوْ أَمُوْتَ دُوْنَهَ

Aku melirik salah satu dari mereka, lalu dia berkata dengan suara rendah, “Apakah engkau kenal dengan abu jahal ?, Aku jawab: Ya kenal, memang apa yang kau inginkan dari dia wahai anak saudaraku ?. Anak itu berkata: “Aku mendapat kabar bahwa dia mencaci maki Rasulullah, paman perlihatkan abu jahal kepadaku sebab aku sudah berjanji kepada Allah apabila aku melihatnya akan aku bunuh atau aku yang mati.”

ثُمَّ قَالَ لِي الآخَرُ : أََرِنِيْهِ يَا عَمُّ ! ، فَإِنِّي عَاهَدْتُ اللَّهَ ، إِنْ عَايَنْتُهُ أَنْ أَضْرِبَهُ بِسَيْفِي حَتَّى أَقْتُلَهُ

Lalu anak kedua berkata dengan suara rendah,: “paman perlihatkan abu jahal kepadaku sebab aku sudah berjanji kepada Allah apabila bertemu dia aku akan memukulnya dengan pedangku sampai mati”.

وَبَيْنَمَا نَحْنُ كَذَلِكَ ، إِذْ بَرَزَ أَبُوجَهْلٍ، فَقُلْتُ لَهُمَا سِرًّا : ألاَ تَرَيَانِ ؟ هَذٰا أَبُوجَهْلٍ، فَشَدَّا عَلْيْهِ وَ ضَرَباهُ

Ketika kami sedang berbincang seperti itu, tiba-tiba nampak abu jahal dan aku berbisik kepada dua anak itu. Tidakkah kalian berdua melihatnya, itu dia abu jahal. Keduanya serentak menyeret abu jahal dan memukulinya.

ثُمَّ انْصَرَفَا إِلَى النَبِيِّ صلي الله عليه وعلى آله وسلم ، فَأَخْبَرَاهُ بِمَا حَدَثَ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلّ الله عليه وسلم : أَيُّكُمَا قَتَلَهُ ؟ ، قَالَ كُلٌّ مِنْهُمَا : أَنَا قَتَلْتُهُ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلّ الله عليه وسلم : هَلْ مَسَحْتُمَا سَيْفَيْكُمَا ؟

Kemudian kedua anak ini pergi menemui Rasulullah lalu menceritakan kejadian tersebut Rasulullah bersabda: “Siapa diantara kalian berdua yang berhasil membunuhnya ?. Keduanya menjawab: “Aku yang telah membunuhnya”. Rasulullah bersabda: “Apakah kalian berdua membersihkan pedang kalian ?

فَقَالاَ : لاَ ، فَنَظَرَ النَبِيِّ صلي الله عليه وعلى آله وسلم إِلَى السَّيْفَيْنِ الْخَشَبَيْنِ وَابْتَسَمَ وَقَالَ لَهُمَا : كِلاَكُمَا قَتَلَهُ، فَفَرِحَ الْغُلاَمَانِ فَرْحًا شَدِيْدًا، وَانْصَرَفَا وَأَخَذَا يَلْعَبَانِ وَيَتَبَارَزَانِ بِالسَّيْفَيْنِ الْخَشَبَيْنِ ، وَقَدْ شَعَرَ كِلاَهُمَا بِسَعَادَةٍ بَالِغَةٍ، لِأَنَّهُمَا دَافَعَا عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلم

Mereka berkata: “Tidak” kemudian Rasulullah melihat kedua pedang kayu (mainan) dan Beliau tersenyum lalu bersabda:” Ya ya kalian berdua sudah membunuhnya”

Kedua anak itupun sangat gembira dan segera meninggalkan Rasulullah dan mulai bermain tempur-tempuran lagi dengan kedua pedang kayu mainanya. Mereka berdua merasa senang sebab sudah melindungi Rasulullah.

||| Baca juga, Kisah Bagaimana Sikap Memulyakan Tamu

______
Kosa-Kata (مفردات)

IndonesiaArab
Melirikاِلْتَفَتَ - يَلْتَفِتُ
Mencaci makiسَبَّ - يَسُبُّ
Memberiأَعْطَى - يُعْطِى
Perjanjianعَاهَدَ - يُعَاهِدُ
Melihat/menemukanعَايَنَ - يُعَايِنُ
Nampakبَرَزَ - يَبْرُزُ
Menghapusمَسَحَ - يَمْسَحُ
Tersenyumاِبْتَسَمَ - يَبْتَسِمُ
Berkelahiتَبَارَزَ - يَتَبَارَزُ
Melindungiدَافَعَ - يُدَافِعُ عَنْ

Latihan:

Buatlah 1 kalimat sempurna dengan menggunakan salah satu kata berikut:

اِلْتَفَتَ / سَبَّ / سَيْفٌ

Tulis jawaban di kolom komentar.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Isim Fa’il (اسم فاعل)

Isim Fa'il (اسم فاعل) Definisi Isim Fa'il (تعريف اسم الفاعل) اسم الفاعل هو اسم مشتق من الفعل الماضي أو الفعل المضارع  المبني للمعلوم للدلالة على من...

Kisah Persembunyian Di Gua Tsur (Bahasa Arab)

فَٱللَّهُ خَيْرٌ حَٰفِظًا ۖ وَهُوَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ. سورة يوسف ٦٤ Maka Allah adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyanyang diantara para penyanyang غار ثور Goa Tsur وُلِدَ...

Kitab Nahwu Wadhih [Free Download]

Kitab Nahwu Wadhih karya Doktor. Ali Al-Jarimi dan Doktor. Musthafa Amin asal Mesir adalah kitab Nahwu yang diperuntukan untuk pemula. Dalam penyajianya kitab ini...

Kaidah Idhafat (مضاف و مضاف إليه) Lengkap ‘Irab

Hukum 'Irab قبل dan بعد (Materi Mudhof & Mudhof Ilaih) Apa itu Idhofat (Mudhof dan Mudhof Ilaih)...? Perhatikan contoh berikut: رَأَيْتُ طَالِبَ المَدْرَسَةِ Aku melihat seorang siswa sekolah Kalimat...

Tinggalkan Komentar

Latest News

Huruf yang diucapakan namun tidak ditulis (ينطق ولا يكتب)

Bismillahirahmanirahim. Sambungan dari materi sebelumnya tentang 'Huruf Yang Ditulis Namun Tidak Diucapkan'. Sekarang kabalikanya yaitu 'diucapkan namun tidak ditulis'. Diantara...

Huruf yang ditulis namun tidak dibaca (يكتب ولا ينطق)

Dalam kaidah imla, terdapat huruf-huruf yang ditulis namun tidak diucapkan (ما يكتب ولا ينطق). Diantara huruf tersebut yang paling...

Kaidah Maf’ul Liajlih (مفعول لأجله) Lengkap Dengan Contoh ‘Irabnya

Maf'ul Liajlih ( مفعول لأجله ) Materi sebelumnya kita sudah selesai membahas Maf'ul Bih ( مفعول به ), Maf'ul Fih ( مفعول فيه ) dan...

Ketentuan Mashdar Muawwal (مصدر مؤول)

بسم الله الرحمن الرحيم Kaidah Harokat Huruf Hamzah Pada إنّ Antara Kasrah dan Fathah Penulisan hamzah pada إنّ (Kasrah) dan pada أَنّ (Fathah) sudah diatur dalam...

Aku Cinta Bahasa Arab [Latihan Terjemah]

تدريب الترجمة من اللغة الاندونيسية إلى اللغة العربية ( ١٢-٠٢-٢٠١٩) Program latihan terjemah Bahasa Indonesia - Arab disajikan secara rutin melalui group WhatsApp TMBA (Lanjutan) Adapun...

Isim Tafdhil (اسم التفضيل)

Isim Tafdhil (اسم التفضيل) Definisi Isim Tafdhil (تعريف اسم التفضيل) اسم مشتق من حروف الفعل الماضي الثلاثي على وزن  أََفْعَل  ليدل على أن شيئين اشتركا في...

Sponsored Articles

More Articles Like This