Kisah Tiga Sekawan (الأصدقاء الثلاثة)

Must Read

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)

Pengertian Al-Mizan As-Sharfi (المِيْزَانُ الصَّرْفِي)   Mafhum Al-Mizan As-Sharfi Bagi kalian yang pernah belajar ilmu sharf pasti tidak asing dengan istilah 'mizan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(6)

الأصدقاء الثلاثة

Kisah Tiga Sekawan (الأصدقاء الثلاثة)

القِرْدُ وَالكَلْبُ وَالخَرْتِيٍتُ أَصْدِقَاءُ تَعَارَفُوْا مُنْذُ الصِّغَرِ، يَلْعَبُوْنَ سَوِيًّا وَيَمْرَحُوْنَ، يَتَشَارَكُوْنَ طَعَامَهُمْ سَوِيًّا. القِرْدُ يُحْضِرُ المَوْزَ وَالفُوْلَ السُّودَانِيَّ، وَيُحْضِرُ الكَلْبُ العَظْمَ، وَيُحْضِرُ الخَرْتِيٍتُ الحَشِيْشَ وَالعُشْبَ وَيَجْلِسُوْنَ يَأْكُلُوْنَ, يَتَحَابُّوْنَ فِيْمَا بَيْنَهُمْ وَيُسَاعِدُوْنَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا.

Si kera, si anjing dan si badak adalah tiga sekawan yang sudah saling mengenal sejak kecil, mereka bermain, suka ria dan makan bersama. Si kera membawa pisang dan kacang tanah, si anjing membawa tulang dan si badak membawa rumput, mereka duduk makan, mereka saling menyayangi dan membantu satu sama lain.

إِذَا وَجَدَ القِرْدُ قِطْعَةَ عَظْمٍ فِي أَرْضِ الغَابَةِ أَسْرَعَ بِهَا إِلى صَدِيْقِهِ الكَلْبِ، وَإِذَا مَرَّ الكَلْبُ بِجَانِبِ شَجَرِ المَوْزِ لَمْ يُضَيِّعِ الفُرْصَةَ وَيَصْعِدُ لِيَجْمَعَ بَعْضَ المَوْزَ لِيُقَدِّمَهُ هَدِيَّةً لِصَدِيْقِهِ، وَإِذَا أَصَابَ التَّعَبُ الخَرْتِيْتَ جَمَعَ لَهُ صَدِيْقَاهُ الحَشِيْشَ مِنْ أَرْضِ الغَابَةِ وَسَاعَدَاهُ لِكَي يَأْكُلَ مَا يُرِيْدُ

Apabila si kera menemukan potongan tulang di hutan, dia segera membawanya buat si anjing, dan apabila si anjing melewati pohon pisang diapun tidak membuang waktu dan segera memanjat mengumpulkan pisang untuk dihadiahkan kepada si kera, apabila si badak lelah, si kera dan si anjing pun membantunya mengumpulkan rerumputan dari hutan agar dia makan yang dia inginkan.

وَفِي يَوْمٍ تَوَاعَدَ الأَصْدِقَاءُ الثَّلاَثَةُ، وَبَعْدَ أَنْ أَكَلُوْا طَعَامَهُمْ بَدَأُوْا لُعْبَهُمْ المُمْتِعَ كَالعَادَةِ… وَبَعْدَ فَتْرَةِ لَعْبٍ جَلَسَ الثلاثةُ يَسْتَرِيْحُوْنَ عَلَى العُشْبِ الأَخْضَرِ… وَبَيْنَمَا الحديثُ الشَيِّقُ يَأْخُذُ مَجْرَاهُ وَالوَدُّ وَالحُبُّ بَيْنَهُمْ يَزِيْدُ، ظَهَرَ الأسدُ مِنْ وَرَاءِ الشَّجَرِ يَتَرَبَّصُ بِالأصدقاءِ الثَّلاَثَةِ، يُرِيْدُ أَنْ يَظْفَرَ بِأَحَدِهِمْ فَرِيْسَةً يَسُدُّ بِهَا جُوْعَهُ الشَّدِيْدَ

Suatu hari mereka bertiga janjian untuk berkumpul, dan selepas makan meraka mulai bermain ria seperti biasa, selang waktu bermain mereka duduk istirahat di atas rerumputan hijau…Sementara mereka sedang asik mengobrol dengan penuh rasa kasih yang kian bertambah, nampak seekor singa dari belakang pohon sedang mengintai dan hendak menerkam salah satu dari mereka untuk mengganjal laparnya.

صَاحَ القردُ : الأسدُ الأسدُ. شَلَّ الرُّعْبُ حَرْكَتَهُمْ وَتَفْكِيْرَهُمُ، ثُمَّ مَا لَبِثَ القِردُ أَنْ قَفَزَ إلى الشَجَرِ، أَمَّا الكلبُ فَقْدْ أَسْرَعَ بِالجَرْيِ حَتَّى ابْتَعَدَ عَنِ المَكَانِ. حِيْنَئِذٍ تَذَكَّرَ الصَّدِيْقَانِ أَنَّ صَدِيْقَهُمَا الخَرْتِيْتَ بَطِيءُ الحَرْكَةِ وَأَنَّ حَيَاتَهُ مُهَدَّدَةٌ بِالخَطْرِ

Si kera berteriak: “Singa singa”. Saking paniknya gerakan dan pikiran mereka bertiga seakan lumpuh, si kera meloncat ke pohon, sedangkan si anjing bergegas lari menjauhi lokasi. Kala itu keduanya baru ingat bahwa si badak dia lambat bergerak dan hidupnya terancam bahaya.

وَقَفَ القردُ فَوْقَ الشَّجَرَةِ يَنْظُرُ إلى صَدِيْقِهِ الخَرْتِيْتِ وَقَدْ أَحَاطَ بِهِ خَطَرُ المَوْتِ. أَمَّا الكلبُ فَبَعْدَ أَنِ ابْتَعَدَ وَقَفَ وَالْتَفَتَ إلى الخَلْفِ، فَإِذَا بِهِ مِنْ بُعْدٍ يَرَى صَدِيْقَهُ الخَرْتِيْتَ وَقَدْ وَقَفَ وَحْدُهُ وَجْهاً لِوَجْهٍ أَمَامَ الأسدِ

Si kera berdiam di atas pohon memperhatikan si badak yang telah terkepung bahaya. Sementara si anjing setelah dia berhasil menjauh, dia berhenti dan dari kejauhan menengok kebelakang yang ternyata si badak berdiam sendiri di depan singa.

هَمَّ القردُ بِالقَفْزِ مِنْ عَلَى الشَّجَرَةِ لِلدِّفَاعِ عَنْ صَدِيْقِهِ وَلَكِنَّهُ قَالَ لِنَفْسِهِ : أَيُّ شَيْءٍ سَأَفْعَلُهُ، إِنْ نَزَلْتُ إلِى سَاحَةِ المَعْرَكَةِ أَمامَ الأسدِ، إِنَّ الأَسَدَ سَوْفَ يَلْتَهِمُنِي فَي لَمْحِ البَصَرِ، ثُمَّ لَنْ يَكْتَفِي بِلَحْمِي وَسَوْفَ يَمِيْلُ عَلى الخَرْتِيْتِ فَقَتَلَهُ أيضاً، فَاالخَرْتِيْتُ مَقْتُوْلٌ لاَ مَحَالَةٌ، إِذَنْ لاَ حَاجَةَ لِلنُزُوْلِ حَتَّى تَقِلَّ الخَسَائِرُ

Si kera berniat meloncat dari pohon untuk menolong si badak, namun dalam hatinya ia berkata: Apa yang harus aku perbuat, jika aku turun ke arena perkelahian, sungguh singa akan melahapku dalam sekejap, kemudian dagingku pun tak akan mencukupinya yang tentu dia akan berpaling ke si badak dan membunuhnya juga, lalu tidak mustahil si badak juga akan tewas, jadi aku tidak perlu turun agar tidak banyak jatuh korban”.

Baca Juga:

اِقْتَرَبَ الأسدُ أَكْثَرُ مِنَ الخَرْتِيْتِ وَلُعَابُهُ يَسِيْلُ، وَأَخَذَ يَدُوْرُ حَوْلَهُ بَيْنَمَا أَخَذَ الخَرْتِيْتُ وَضَعَ الاستعدادَ لِلْقِتَالِ لِلدِّفَاعِ عَنْ نَفْسِهِ

Singa bertambah dekat dari si badak sembari ngiler dan mulai mengitarinya, sementara si badak sudah siaga untuk bertempur mempertahankan diri.

فَرِحَ القِرْدُ بِشَجَاعَةَ الخَرْتِيْتِ، وَتَمَنَّى أَنْ لَوْ خَافَ الأَسدُ أَوْ تَرَاجَعَ أَمَامَ اسْتِعْدَادِ الخَرْتِيْتِ لِلقِتَالِ، وَبَدَأَ يَشْعُرُ بِالرَّاحَةِ، وَلٰكِنَّ الأسدَ لَمْ يَتَرَاجَعْ، وَلَمَعَتْ عَيْنَاهُ أَكْثَرُ وَزَادَ زَئِيْرُهُ مُنْذِراً بِاقْتِرَابِ لَحَظَاتِ الهُجُوْمِ وَقَتْلِ الخَرْتِيْتِ

Si kera senang dengan keberanian si badak, dia berharap seandainya singa takut dan mundur dari hadapan si badak yang sudah siap tempur. Namun singa tetap berada di posisinya, kedua matanya tambah membara dan mengaung-ngaung pertanda penyerangan sudah dekat untuk menewaskan si badak

تَخَيَّلَ القردُ مَنْظَرَ الخَرْتيتِ مَقْتُوْلاً والأسدُ يَنْهَشُ لَحْمَهُ، مِمَّا جَعَلَهُ يَنْتَفِضُ وَيَنْزِعُ فَرْعًا مِنَ الشَّجَرَةِ الَّتِي يَقِفُ فَوْقَهَا وَيُلْقِي بِهِ فِي اتَّجَاهِ الٔاسَدِ. وَلَكِنَّ الأسدَ لَمْ يَلْتَفِتْ إِلَيْهِ، وَظَلَّ يَدُوْرُ حَوْلَ الخَرْتيتِ وَيَقْتَرِبُ أَكْثَرُ مِنْهُ

Si kera membayangkan tubuh si badak yang tewas dengan daging dicabik-cabik oleh singa, hal itu membuat si kera merinding dan diapun mematahkan ranting pohon dia berada dan melemparkanya ke arah singa. Namun singa tidak menghiraukanya, dia terus mengintari si badak dan tambah mendekatinya.

حِيْنَئِذٍ تَسْمُرُ القردُ فِي مَكَانِهِ، وَشَعَرَ الخرتيتُ بِخَوْفٍ أَكْثَرَ، وَاقْتَرَبَتْ مُقَاوَمَتُهُ مِنَ الاِنْهِيَارِ. فَنَظَرَ إلى أَعْلَى لِلقِرْدِ وَالْتَقَتْ عَيْنَاهُمَا… شَعَرَ القردُ أَنَّ هَذِهِ نَظْرَةُ وَدَاعٍ مِنْ صَدِيْقِهِ الخرتيتِ، وَإِنَّهُ لَنْ يَرَى الخرتيتَ بَعْدَ ذلك إلاَّ وَهُوَ أَشْلاَءُ قَدْ بَقِيَتْ مِنَ الأسدِ

Saat itu juga si kera terpaku (diam) di tempat, si badak tambah merasa takut yang membuat perlawananya mendekati ambang kegagalan. Diapun melihat si kera di atas pohon dan kedua pasang mata mereka bertemu saling memandang. Si kera merasa bahwa ini adalah pandangan perpisahan dari si badak yang setelah itu dia tidak akan bisa lagi melihat si badak selain cabikan-cabikan yang tersisa dari si raja hutan (singa).

قال القرد لنفسه: هَل أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَرَى صَدِيِقِي وَهُوَ يُقْتَلُ وَيُؤْكَلُ وَلاَ يَبْقَى مِنْ جَسَدِهِ إِلَّا قَطْعٌ مُتَنَاثِرَةٌ مِنَ اللَّحْمِ؟ وَهَلْ لِلْحَيَاةِ مَعْنَى بَعْدَ ذلك؟

Dalam hari si kera berkata : Apakah aku sanggup melihat kawanku dibunuh dan dimangsa tanpa tersisa apapun dari tubuhnya selain potongan daging berserakan ? Apakah hidup ini masih berarti setelahnya?

بَدَأَ القردُ يَشْعُرُ أَنَّ أَسْنَانَ الأَسَدِ الَّتِي سَوْفَ تَغْرِسُ فِي جَسَدِ الخرتيتِ كَأَنَّهَا سَوْفَ تَغْرِسُ فِي قَلْبِهِ، شَعَرَ أَنَّ الأَسَدَ سَوْفَ يَأْكُلُ قَلْبَهُ فِي الوَقْتِ الَّذِي سَوْفَ يَأْكُلُ فِيْهِ الخرتيتَ، وَ هُنَا قَرَّرَ القردُ أَنْ يَقْفِزَ وَيُدَافِعَ عَنْ صَدِيْقِهِ وَلْيَكُنْ مَا يَكُوْنُ

Si kera merasa bahwa taring-taring singa yang akan menancap di tubuh si badak seakan menancap di hatinya, ia merasa si singa memangsa hatinya di saat dia akan memangsa si badak, disini si kera memutuskan untuk meloncat menolong si badak apapun yang terjadi.

قَفَزَ القردُ إلى الأرضِ وَأَخَذَ يُشَاغِلُ الأسدَ، اِسْتَفَزَّ نُزُوْلُهُ الأَسَدَ فَاتَّجَهَ نَحْوَهُ لِيُمْسِكَ بِهِ… وَبَعْدَ قَلِيْلٍ جَاءَ.الكلبُ أيضاً يَجْرِي أَمَامَ الأسدِ. انْشَغَلَ الأسدُ بِمُطَارَدَةِ القِرْدِ والكلبِ عِنْ الهُجُوْمِ عَلى الخرتيتِ

Si kera meloncat ke darat dan mulai mengalihkan perhatian singa, namun hal itu membuat singa terpancing dan diapun menghadap ke arah si kera untuk menangkapnya…Selang beberapa saat si anjing datang dengan berlari di depan singa yang membuat dia sibuk mengejar keduanya dari pada menyerang si badak.

هَرَبَ الخرتيتُ بَيْنَمَا صَعَدَ القردُ مُسْرِعًا فَوْقَ الشَّجَرَةِ مَرَّةً أُخْرَى، وَانْطَلَقَ الكَلْبُ بِسُرْعَةٍ بَيْنَ الشَّجَرِ

Si badak berhasil kabur, sementara si kera kembali memanjat pohon dan si anjing berlari diantara pepohonan

لَمْ يَسْتَطِعْ الأسدُ الإِمْسَاكَ بِأَيِّ مِنْهُمْ فَانْصَرَفَ غَاضِبًا يَبْحَثُ عَنْ صَيْدٍ آخَرَ… بَيْنَمَا اِلْتَقَى الأصدقاءُ الثلاثةُ بِجَانِبِ الوَادِي، وَتَعَانَقُوْا في مَوْقِفٍ اِخْتَلَطَتْ فِيْهِ الضَّحَكَاتُ بِالدُّمُوْعِ

Singa tidak sanggup menangkap satupun dari mereka, diapun marah dan beranjak pergi mencari buruan lain…sementara tiga sekawan mereka bertemu di tepi lembah saling berpelukan dengan perasaan campur tawa dan tetesan air mata.

قَال الخرتيتُ لِصَدِيْقَيْهِ : لَقَدْ عَرَضْتُمْ أَنْفُسَكُمَا لِلخَطَرِ مِنْ أَجْلِي، فَأَجَابَ القردُ والكلبُ فِي صَوْتٌ وَاحدٍ : الصَّدِيْقُ الوَفِي لاَ يَتْرُكُ صَدِيْقَهُ وَقْتَ الشِّدَّةِ والضَّيْقِ

Si badak berkata kepada dua kawanya : kalian telah menaruhkan jiwa raga ke dalam bahaya demi aku. Dengan serempak si kera dan si anjing menjawab : “Kawan setia tidak akan meninggalkan rekanya di saat dia susah dan menderita”.


اسم الكتاب : 50 قصة تحكيها لطفلك
المؤلّف : عبد الله محمد عبد المعطى
الطبعة : الأولى
الناشر : دار التوزيع والنشر
رقم الإيداع : 11416/2011
الترقيم الدولى : 6 – 818 – 265 – 977

Penerjemah : Anggota TMBA

Kosa kataالمفردات
Suka ria, senda gurauمَرَحَ - يَمْرَحُ
Saling mencintaiتَحَابَّ - يَتَحَابُّ
Menimpaأَصَابَ - يُصِيْبُ
Berjanjiتَوَاعَدَ - يَتَوَاعَدُ
Mendapatkan, mengambilظَفِرَ - يَظْفَرُ
Istirahatاِسْتَرَاحَ - يَسْتَرِيْحُ
Mengintaiتٕرَبَّصَ - يَتَرَبَّصُ
Menutupi/mengganjalسَدَّ - يَسُدُّ على
Lumpuhشَلَّ - يَشُلُّ
Mengancamهَدَّدَ - يُهَدِّدُ
Menjauhابْتَعَدَ - يَبْتَعِدُ عن
Melirikاِلْتَفَتَ - يَلْتَفِتُ إلى
Ingatتَذَكَّرَ - يَتَذَكَّرُ
Mengelilingiأَحَاطَ - يُحِيْطُ ب
Melahapاِلْتَهَمَ - يَلْتَهِمُ
Menjadi sedikitقَلَّ - يَقِلُّ
Menetes, mengucurسَالَ - يَسِيْلُ
Mengkilap, mengkilauلَمَعَ - يَلْمَعُ
Mundurتَرَاجَعَ - يَتَرَاجَعُ
Mencabikنَهَشَ - يَنْهَشُ
Merinding, gemetarاِنْتَفَضَ - يَنْتَفِضُ
Menghadapاِتَّجَهَ - يَتَّجِهُ
Menyerangقَاوَمَ - يُقَاوِمُ
Gagalاِنْهَارَ - يَنْهَارُ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 6

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Percakapan Bahasa Arab Tentang Akhlak (الخلق)

Alhamdulillah latihan meningkatkan kemampuan mendengar bagian ke#2 dengan judul (Akhlak) sudah selesai dilaksanakan via Telegram & Whatsapp. Link v*ideo disini Pemeran dalam video part2 ini adalah...

Kaidah Maf’ul Mutlaq (مفعول مطلق) Lengkap Dengan Contoh ‘Irabnya

Maf'ul Mutlaq (مفعول مطلق) كيف حالكم يا أحبابي الكرام، أتمنّى أن تكونوا  بخير وفي رعاية  الله وحفظه في هذه الفرصة نحن سنستمرّ درسنا تحت الموضوع ” مفعول مطلق"...

Juha Berbuat Kebaikan (جُحَا يَصْنَعُ مَعْرُوْفًا)

جُحَا يَصْنَعُ مَعْرُوْفًا Juha berbuat kebaikan كَانَ جُحَا فِي طِرِيْقِهِ إِلى السُّوْقِ حَيْنَ رَأَى جَمْعًا مِنَ النَّاسِ أَمَامَ مَحَلِّ الجَزَارَةِ فَذَهَبَ يَسْتَطْلِعُ الأَمْرَ Ketika Juha di perjalana...

Ilmu Nahwu (Sejarah dan Perkembanganya)

Ilmu Nahwu Gramatika bahasa Arab atau juga disebut dengan istilah Ilmu Nahwu (علم النحو) sejak awal perkembangannya sampai saat ini masih tetap menjadi bahan kajian...

Tinggalkan Komentar

Latest News

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf) Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting,...

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (Ilmu Sharf)

Pengertian Al-Qalb Al-Makani (القلب المكاني) Al-Qalb Al-Makani (transposisi) adalah salah satu istilah yang terdapat dalam ilmu sharf. Imam As-Suyuthi dalam...

Liburan Idul Adha (Hiwar Bahasa Arab)

عِيدُ الأَضْحَى Idul Adha أَعْجَبَ جَوْنُ بِمَا شَاهَدَهُ فِي عِيْدِ الفِطْرِ المُبَارَكِ، وَلَمَّا حَدَّثَهُ قَاسِمٌ عَنْ عِيْدِ أَخَرَ وَهُوَ عِيدُ الأَضْحَى، أَبْدَى جَوْنُ رَغْبَتَهُ فِي حُضُوْرِ...

Kaidah Badal (البدل) Lengkap dengan contoh ‘Irab

Setelah kita selesai membahas materi Na'at, Taukid dan 'Athaf. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari Tawaabi' yang ke empat (terakhir) yaitu Badal مَا هُوَ...

Mengenal Uslub Syarat (أُسْلُوْبُ الشَرْطِ)

أسلوب الشرط Diawali dengan BismillahiRahmaniRahim semoga kita senantiasa diberikan kesehatan rahani & jasmani dan selalu istiqomah dalam menyebarkan kebaikan رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي...

Kisah Si Raja Hutan (Singa)

قِصّةُ الأسَدِ طَلْحَانُ Kisah Si Raja Hutan (Singa) Cerita kali ini dibintangi oleh beberapa aktor yaitu singa thalhan (jelek), singa shalhan (baik), serigala tam'an (rakus), gajah...

More Articles Like This