Alasan Mendasar Kenapa Kita Belajar Bahasa Arab

Must Read

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?  Perkembangan bahasa arab sudah berlangsung lama, bahkan jauh sebelum masehi. Abbas al-Aqqad seperti dikutip...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

4.9
(433)

لِمَاذَا نَتَعَلَّمُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ

Kenapa kita belajar Bahasa Arab ?

كَانَ عُثْمَانُ يَعْرِفُ أَنَّ عَبْدَ العَزِيْزِ قَدْ أنْهَى دِرَاسَتَهُ الثَّانَوِيَّةَ، وَهُوَ طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ فَبَدَأَ عُثْمَانُ يَسْأَلُ عَبْدَ العَزِيْزِ

“Utsman mengetahui bahwa Abdul Aziz sudah menyelesaikan sekolah Tsanawiyyah (SMA), dia seorang Pelajar giat. Usman mulai bertanya”.

عُثْمَانُ : هَل سَتُوَاصِلُ دِرَاسَتَكَ الجَامِعِيَّةَ ؟

Utsman: “Apakah kau akan melanjutkan belajarmu di Universitas?

عَبْدُ العَزِيْزِ : نَعَمْ، فَقَدْ قَرَّرْتُ أَنْ أُوَاصِلَ دِرَاسَتِي فِي الجَامِعَةِ

Abdul Aziz: “Ya، aku sudah putuskan untuk melanjutkan belajar di Universitas”.

عُثْمَانُ : هَلْ حَدَّدْتَ الكُلِيٌَةَ الَّتِي تَوَدُّ الِالْتِحَاقُ بِهَا ؟

Utsman: “Apa kau sudah menentukan Fakultas apa yang kau hendak ikuti?

عَبْدُ العَزِيْزِ : نَعَمْ، إِنَّنِي أُحَاوِلُ الاِلْتِحَاقَ بِكُلِيَّةِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ

Abdul Aziz: “Ya, aku berusaha masuk Fakultas Bahasa Arab‘.

عُثْمَانُ : لَقَدْ حَسِبْتُكَ سَتَدْرُسُ فِي كُلِيَّةٍ عَمَلِيَّةٍ

Utsman: “Aku kira kau akan belajar di Fakultas Umum (berhubungan dengan praktik)”.

عَبْدُ العَزِيْزِ : إِنَّ المَجَالَ مَفْتُوْحٌ أَمَامِي لِلدِّرَاسَةِ فِي الكُلِّيَّاتِ العَمَلِيَّةِ وَالنَّظْرِيَّةِ وَلَكِنِّي أُفَضِّلُ الدِّرَاسَةَ فِي كُلِّيَّةِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ

Abdul Aziz: “Bidang apapun terbuka dihadapanku untuk belajar di Fakultas Umum ( Teori atau Praktik), namun aku memilih belajar di Fakultas Bahasa Arab.

عُثْمَانُ : أَنَسِيْتَ أَنَّنَا نَحْتَاجُ إِلى أَطِّبَاءَ وَمُهَنْدِسِيْنَ وَ صَيَادِلَة وَإِحْصَائِيِّيْنَ فِي التَّحَالِيْلِ الطِّبِّيَّةِ وَالأَشِعَّةِ

Utsman: “Apa kau lupa! kita membutuhkan Pada dokter, Insinyur, Apoteker dan Para Analis Kesehatan dan Laser”.

عَبْدُ العَزِيْزِ : لاَ وَلَكِنَّنَا نَحْتَاجُ إِلى مَنْ يَقُوْمُ بِتَعْلِيْمِنَا أُمُوْرَ دِيْنِنَا تَعْلِيْمًا صَحِيْحًا

Abdul Aziz: “Tidak, namun kita butuh orang yang mengajarkan kita urusan agama dengan benar”.

عُثْمَانُ : إِنَّ أَغْلَبَ العُلَمَاءِ يَقُوْمُوْنَ بِذَلِكَ خَيْرَ قِيَامٍ

Utsman: “Mayoritas Ulama melakukan hal itu dengan baik”.

عَبْدُ العَزِيْزِ : نَعَمْ، وَلَكِنْ كَمَا تَرَى فَقَدْ انْتَشَرَتِ الخُرَفَاتُ وَالبِدَعُ بَيْنَ المُسْلِمِيْنَ، وَأَخَدَ النَّاسُ يَبْتَعِدُوْنَ عَنْ الاِعْتِقَادِ الصَّحِيْحِ

Abdul Aziz: “Ya, namun seperti yang kau lihat, penyimpangan dan bid’ah sudah menyebar di kalangan Umat Islam. Bahkan mereka mulai menjauh dari keyakinan yang benar”.

عُثْمَانُ : وَلَكِنْ مَا عَلاَقَةُ مَا تَقُوْلُ بِكُلِّيَّةِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ ؟

Utsman: “Tapi, apa hubunganya yang kau ucapkan dengan Fakultas Bahasa Arab ?

عَبْدُ العَزِيْزِ : إِنَّهَا الكُلِّيَّةُ الَّتِي تُعَلِّمُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ، فَيَقِفُ الدَّارِسُ فِيْهَا عَلَى عُلُوْمِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ، بَلاَغَتِهَا وَنَحْوِهَا وَصَرْفِهَا وَآدَابِهَا وَتَارِيْخِهَا

Abdul Aziz: “Fakultas ini yang akan mengajarkan Bahasa Arab, jadi Seorang Mahasiswa akan berada di sana dengan Ilmu-Ilmu Bahasa Arab (Balaghah, Nahwu, Sharaf, Sastra dan Sejarah)

عُثْمَانُ : أَرْجُوْكَ أَنْ تُوَضِّحَ لِي

Utsman: “Aku harap kau dapat menjelaskanya”.

عَبْدُ العَزِيْزِ : أَنْتَ تَعْلَمُ اِرْتِبَاطَ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ بِالدِّيْنِ الإِسْلاَمِيِّ، فَالقُرْآنُ الكَرِيْمُ قَدْ نَزَلَ بِاللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ، وَرَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَكَلَّمُ بِهَا، وَجَائَتِ الأَحَادِيْثُ الشَّرِيْفَةُ كُلُّهَا باللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ، وَالصَّحَابَةُ الَّذِيْنَ عَاصَرُوْا الرَّسُوْلَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَضَرُوْا مَعَهُ الغَزَوَاتِ كَانَتْ لُغَتُهُمْ العَرَبِيَّةَ

Abdul Aziz: “Kau juga tahu hubungan antara Bahasa Arab dengan Agama Islam, AlQuran turun dengan Bahasa Arab, Rasululllah Salllalahu’alaihiwasallam pun berbicara dengan Arab, Hadist-Hadist semuanya berbahasa arab dan Para Sahabat yang semasa dengan-Nya dan ikut perng, bahasanya sama juga Arab”.

عُثْمَانُ : لَقَدْ قَرَأْتُ بَعْضَ مَا تَقُوْلُ فِي الكُتُبِ

Utsman: “Ya aku pernah baca sebagian yang kau ucapkan dari buku”.

عَبْدُ العَزِيْزِ : لِهَذَا فَأَنَا بِحَاجَةٍ إِلى التَّعَمُّقِ فِي عُلُوْمِ الدِّيْنِ الإِسْلاَمِيِّ كَيْ أَقُوْمَ بِإِبْلاَغِ الرِّسَالَةِ وَنَشْرَهَا بَيْنَ مُسْلِمِي بِلاَدِي وَكَيْ أَشْرَحَهَا لَهُمْ شَرْحًا وَافِيًا

Abdul Aziz: “Karnanya, aku perlu memperdalam Ilmu-Ilmu Agama Islam agar aku dapat menyampaikan Risalah dan menyebarkanya di antara Kaum Muslimin di Negriku dan agar aku bisa menjelaskan kepada mereka dengan rinci.”.

وَبِحَاجَةٍ مَاسَّةَ لِتَعَلُّمِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ وَإِتْقَانِهَا لِيَكُوْنَ ذَلِكَ سَبِيْلاً إِلى التَّفَقُّهِ فِي الدِّيْنِ

Belajar dan menguasai Bahasa Arab juga merupakan kebutuhan mendesak agar menjadi jalan untuk memahami agama.

عُثْمَانُ : لَقَدْ أَسْعَدْتَنِي بِحَدِيْثِكَ هٰذَا، وَأَرْجُوْ أَنْ أُشَارِكَكَ فِي أَدَاءِ هٰذِهِ الرِسَالَةِ. سَأُحَاوِلُ الاِلْتِحَاقَ بِهٰذِهِ الكُلِّيَّةِ فِي العَامِ القَادِمِ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Utsman: “Aku senang dengan ucapan kau ini, aku harap bisa ikut dalam menjalankan Risalah ini. Insya Allah tahun depan aku akan berusaha masuk Fakultas ini (Bahasa Arab)

|||Baca Juga Cara Meningkatkan Kemampuan Bahasa Arab

Kumpulan Kosa Kata (Mufradat) Bahasa Arab dan Artinya.

 المفردات
Menyelesaikanأَنْهَى - يُنْهِى
Melanjutkan/mengikutiاِلْتَحَقَ - يَلْتَحِقُ ب
Melanjutkanوَاصَل - يُوَاصِلُ
Mengiraحَسِبَ - يَحْسِبُ
Menghitungأَحْصَى - يُحْصِى
Apotekerصَيدَلانيّ - ج صيادلة / صَيْدلانيُّون
Analisaتَحْلِيْلٌ - ج تَحَالِيْل
Insinyurمُهَنْدِسٌ
Penyimpanganخُرَفَةٌ - ج خُرَفَاتٌ
Bid'ahبِدْعَةٌ - ج بِدَعٌ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.9 / 5. Vote count: 433

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Fungsi Mashdar (إعمال المصدر)Lengkap Contoh ‘Irab

Fungsi Mashdar (إِعْماَلُ اْلمَصْدَرِ) Mashdar terkadang dijadikan Mubtada, Maf'ul Mutlaq, Maf'ul Bih, Maf'ul Liajlih, Fa'il, Majrur dan lainya.Terlepas dari itu semua, pada materi kali ini...

Percakapan bahasa arab tentang etika bertamu (آداب الزّيارة)

Alhamdulillah latihan mendengar video bahasa arab tanpa text sudah sampai pada bagian ke#6. Kemajuan yang sangat luar biasa dari para peserta latihan, jika pada awal...

Kaidah Hal (حال) dan Sohibul Hal (صاحب الحال)

Hal dan Sahibul Hal (حال وصاحب الحال) في هذا الوقت سنتعرف على الحال من حيث مفهومه وأنواعه وأحكامه وشروطه Pada materi (Hal) terdapat dua istilah yang...

Mengenal 4 Tanda Fi’il ( علامة الفعل )

Tanda Fi'il (علامة الفعل) Bait ke#11 Jika pada Bait ke #10 Kita mengenal tanda Isim, sekarang Kita akan mengenal Tanda Khusus Fi'il. Sebelumnya sudah diulas bahwa Fi'il...

More Articles Like This