Kaidah Tamyiz [تمييز] Lengkap Contoh ‘Irab

Must Read

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?

Bahasa Arab Mudah atau Sulit?  Perkembangan bahasa arab sudah berlangsung lama, bahkan jauh sebelum masehi. Abbas al-Aqqad seperti dikutip...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

4.8
(385)

At-tamyiz (التمييز)

Setelah kita selesai membahas hal dan sahibul hal, In Syaa Allah akan dilanjutkan dengan materi tamyiz yang meliputi jenis tamyiz, hukum dan tata cara meng’irabnya.

Perhatikan contoh berikut:

فِي الفَصْلِ عِشْرُوْنَ طَالِبًا و عِشْرُوْنَ طَالِبَةً

Di kelas terdapat 20 siswa dan 20 siswi.

اِشْتَرَيْتُ عِشْرِيْنَ كَتَابًا

Aku telah membeli 20 buku

اِشْتَرَيْتُ كِيْلُو جَرَامًا رُزًّا

Aku telah membeli 1 kg beras

Ketika hitungan 20 dan satu kilo gram  belum dilengkapi dengan ‘tamyiz’, maka arti kalimat masih samar, dengan demikian diletakan kata-kata seperti siswa, siswi, buku dan beras yang semuanya di’irab sebagai tamyiz dsn berfungsi menjelaskan maksud dari Isim (kata samar) sebelumnya.

Dalam kaidah tamyiz terdapat dua Istilah yaitu tamyiz (pembeda/penjelas) dan mumayyaz (isim mubham yang dijelaskan kesamaranya)

عِشْرُونَ/عشرين/كيلو جرما : مُمَيَّزٌ
طالبًا/رزا/كتابا : تَمْيِيْزٌ

Definisi Tamyiz (تعريف التمييز)

إِسْمٌ يُذْكَرُ لِيُوَضِّحَ المَقْصُوْدَ مِنْ اسْمٍ سَابِقٍ مُبْهَمٍ يَصْلَحُ لِأَنْ تُرَادَ بِهِ أَشْيَاءٌ مُخْتَلِفْةٌ لَوْ أَنَّهُ لَمْ يُحَدَّدْ بِالتَمْيِيْزِ

Tamyiz adalah Isim yang berfungsi untuk menjelaskan maksud dari pada Isim Mumayyaz (Mubham) yang terletak sebelumnya. Dimana apabila Isim Mubham tersebut tidak dibatasi dengan tamyiz, maknanya masih samar dan mungkin melahirkan arti atau penafsiran berbeda

Hukum Tamyiz dan Jenis-Jenis Mumayyaz (أنواع المميز)

Mumayyaz Mufrad

a). Mafhum Mumayyaz Mufrad

Mumayyaz mufrad atau disebut juga dengan mumayyaz malfud dan dzat adalah mumayyaz yang lafadznya nampak dan berupa satuan (bukan kalimat).

Isim-Isim yang dianggap samar (mumayyaz) dari kategori mufrad yang membutuhkan penjelasan tamyiz pada umumnya adalah Isim-isim yang berkaitan dengan timbangan, kiloan, hitungan dan luas area. Contoh:

اِشْتَرَيْتُ عِشْرِيْنَ قَلَمًا
اِشْتَرَيْتُ طِنًا رُزًّا
اِشْتَرَيْتُ هِكْتَارًا أَرْضًا
اِشْتَرَيْتُ مِتْرًا خَيْطًا

Kata عِشْرِيْنَ/طِنًا/هِكْتَارًا/مِتْرًا sebagai mumayyaz yang yang membutuhkan tamyiz sebab masih samar. Apa yang 20 itu ? apa yang 1 ton itu ? apa yang 1 hektar itu ? apa yang 1 meter itu ? Maka dari itu, agar Isim-Isim ini terlepas dari kesamaranya, mereka diperjelas dengan tamyiz seperti قَلَمًا/رُزًّا/أَرْضًا/خَيْطًا.

b). Hukum Tamyiz Pada Mumayyaz Mufrad

Pada dasarnya tamyiz untuk kategori “mumayyaz mufrad” harus nakirah dan manshub, namun terkadang beralih menjadi majrur sebab didahului huruf Jar atau majrur sebab berada pada posisi mudhaf Ilaih. Berikut ketentuanya:

1). Tamyiz untuk mumayyaz mufrad yang berkaitan dengan timbangan, kiloan dan luas area, bentuknya harus mufrad (bukan jamak) dan boleh manshub atau beralih menjadi majrur baik sebab menjadi mudhaf ilaih atau dengan huruf jar.

Contoh:َ

اِشْتَرَيْتُ كَيْلَةَ رزًّا / اِشْتَرَيْتُ كَيْلَةَ رُزٍّ / اِشْتَرَيْتُ كَيْلَةَ مِن رُزٍّ

 اِشْتَرَيْتُ هكترًا أَرْضًا/  اِشْتَرَيْتُ هكترَ أرضٍ/  اِشْتَرَيْتُ هكترًا مِنْ أرضٍ

2). Tamyiz untuk mumayyaz mufrad yang berkaitan dengan hitungan, terdapat tiga ketentuan

  • Tamyiiz wajib beralih menjadi Majrur sebagai Mudhaf Ilaih dan bentuknya harus dirubah kedalam bentuk Jamak. Ini berlaku untuk hitungan 3-10.

اِشْتَرَيْتُ خَمْسَةَ كُتُبٍ

  • Tamyiz wajib tetap manshub dan bentuk mufrad. Ini berlaku untuk hitungan belasan & puluhan.

اِشْتَرَيْتُ خَمْسَةَ عَشَرَ كِتَابًا
اِشْتَرَيْتُ خَمْسَةَ وَعِشْرِيْنَ كِتَابًا

  • Tamyiiz wajib majrur sebagai Mudhaf Ilaih dalam bentuk Mufrad. Ini berlaku untuk hitungan Ratusan & Ribuan

اِشْتَرَيْتُ مِائَةَ كِتَابٍ
اِشْتَرَيْتُ ألْفَ كِتَابٍ

Untuk perluasan pasal ‘Adad dan Ma’dud silahkan lihay dihalaman berikut: Kaidah ‘Adad Ma’dud

c). Amil yang menashabkan tamyiz pada Mumayyaz Mufrad

Amil yang membuat nashab tamyiz adalah Isim mubham (Mumayyaz). Amil ini tidak boleh diakhirkan dari tamyiznya. Contoh:

فِي الفَصلِ ثَلاثُونَ طَالبًا ✔️

ثَلاثُونَ : اسم مبهم / مميز / عامل
طَالبًا : تمييز

فِي الفَصلِ طَالبًا ثَلاثُونَ ❌

D. Beberapa Tamyiz untuk satu mumayyaz Mufrad

Apakah boleh satu mumayyaz memiliki beberapa tamyiz ?

Boleh, dengan menambahkan Huruf ‘Athaf (Lebih Afdhal) dan boleh juga tidak

فِي الفَصلِ ثَلاثُونَ طَالبًا و مُدَرِّسًا و طَالِبَةَ
فِي الفَصلِ ثَلاثُونَ طَالبًا مُدَرِّسًا طَالِبَةَ


Mumayyaz Jumlah (جملة)

a). Mafhul Mumayyaz Jumlah

Mumayyaz jumlah (kalimat) adalah mumayyaz yang lafadznya tidak nampak dalam bentuk satuan, melainkan kesamaran makna kalimat secara keseluruhan.

Untuk bisa memahami bahwa kalimat mumayyaz yang akan dijelaskan dengan tamyiz masih samar yaitu dengan melihat konteks kalimatnya. Contoh:

حَسُنَ خَالدٌ

Kholid baik

Kalimat Khalid baik adalah susunan Jumlah (Fi’il & Fa’il) yang secara makna keseluruhan masih samar, sebab memungkinkan lahirnya multi tafsir. Mungkin akan  timbul pertanyaan-pertanyaan terkait kebaikan Khalid. Apa  yang dianggap baik dari seorang Khalid? Apakah prilakunya? fisiknya ? wajahnya ? karakternya?.

Artinya, yang akan diperjelas dengan tamyiz bukanlah dzat khalid sendiri, sebab nama khalid sudah jelas (tidak samar). Namun yang akan diperjelas yaitu sifat baik yang dimiliki oleh khalid.

حَسُنَ خَالدٌ خُلُقًا
حَسُنَ خَالدٌ وَجْهًا

Apa yang baik dari Kholid ? Oh, akhlaqnya, Oh wajahnya.

حَسُنَ خَالدٌ : فعل و فاعل / مميز
وَجْهًا : تمييز

b).. Hukum Tamyiz pada Mumayyaz Jumlah

Hukumnya sama seperti tamyiz untuk kategori “mumayyaz mufrad” yaitu harus nakirah dan manshub, namun terkadang beralih menjadi majrur sebab didahului huruf Jar atau majrur sebab berada pada posisi mudhaf Ilaih. 

Contoh:

خَالِدٌ أََحْسَنُ خُلُقًا

Kholid lebih baik (prilakunya)

الأستَاذُ أَكْثَرُ خِبْرَةً

Ustadz lebih banyak (pengalamanya)

خَالِدٌ أَكْبَرُ طَالِبٍ فِي الفَصْلِ

Kholid siswa paling besar dikelas

خَالِدٌ أَكْبَرُ الطُلاَبِ جِسْمًا

Badan Kholid yang paling besar dintara para siswa

c). Amil yang menashabkan tamyiz pada mumayyaz jumlah

Amil-amil yang menashabkan tamyiz pada mumayyaz jumlah yaitu fi’il dan isim muystaq seperti Isim fai’il, isim maf’ul dan lainya.

d). Mendahulukan tamyiz dari amil

يقول ابن مالك : وعامل التمييز قدم مطلقًا # والفعل ذو التصريف نزرًا سبقًا

‘Amil- ‘Amil yang menashabkan tamyiz baik pada mumayyaz mufrad atau jumlah, secara mutlaq harus didahulukan dari pada tamyiznya. Meskipun terkadang pada suka ditemukan ‘wmil-‘amil yang diakhirkan. Itu penomana langka dan hanya terjadi pada syair.

e. Beberapa Tamyiz untuk satu mumayyaz jumlah

Apakah boleh satu mumayyaz jumlah memiliki beberapa tamyiz ? Boleh, dengan syarat wajib menambahkan huruf ‘athaf 

جَمُلَ خَالدٌ جِسْمًا وَ وَجْهًا

Kholid keren body dan wajahnya / Kholid body dan wajahnya keren


Contoh ‘Irab Tamyiiz

اِشْتَرَى خَالدٌ أَرْبَعِيْنَ كِتَابًا

اِشْتَرَى : فعل ماض مبني على الفتحة الظاهرة في آخره
خالد : فاعل مرفوع بالضمة الظاهرة في آخره
أَرْبَعِيْنَ : مفعول به منصوب بالياء لأنه ملحق بجمع المذكر السالم وهو مميز
كتاباتمييز منصوب بالفتحة الظاهرة في آخره
_______

اِزْدَادَ المُتَعَلِّمُ عَلْمًا

اِزْدَادَ : فعل ماض مبني على الفتحة الظاهرة في آخره وهو عامل لتمييز
المُتَعَلِّمُ : فاعل مرفوع بالضمة الظاهرة في آخره
عَلْمًا : تمييز
جملة اِزْدَادَ المُتَعَلِّمُ : مميز

Tamyiz dalam Al-Quran

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ. سورة الزلزلة

خيرا : تمييز منصوب بالفتحة الظاهرة في آخره

Barangsiapa yang mengerjakan (kebaikan) seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَٰٓأَبَتِ إِنِّى رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِى سَٰجِدِينَ. سورة يوسف ٤

كَوْكَبًا : تمييز منصوب بالفتحة الظاهرة في آخره

Tatkala Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas (bintang), matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku”.

Perbedaan Tamyiz dan Hal

Antara Tamyiz dan Hal terdapat sisi persamaan dan juga perbedaan.

a. Sisi Persamaan

Keduanya berbentuk Isim, Nakirah, Manshub, Fadhlah dan Menjadi penjelas.

رجع خالد من مدرسته مسرورا فلما رأى ما فوق المكتب فَازداد سرورًا

Lafadz مسرور Hal (Nakirah, Manshub, Fadhlah dan Penjelas)

Lafadz سرورا Tamyiz (Nakirah, Manshub, Fadhlah dan Penjelas)

Fadhlah = Bukan Pokok Kalimat (Pelengkap)

b. Sisi Perbedaan

  •  Tamyiz hanya berbentuk mufraf, adapun Hal terdapat bentuk Mufrad, Jumlah dan Syibhul Jumlah
  •  Tamyiz hanya merupakan Fadhlah (Pelengkap) sedangkan Hal terkadang beralih menjadi ‘Umdah (Pokok).
  • Tamyiz untuk mumayyaz umlah tidak boleh memiliki banyak Tamyiiz kecuali disekat Huruf ‘Athaf, sedangkan pada Hal boleh keduanya.

 حَسُنَ خالدٌ وَجْهًا وَ جِسْمًا (Tamyiiz)

جاء خالدٌ غَاضِبًا و بَاكيًا / جاء خالدٌ غَاضِبًا بَاكيًا (Haal)

  • Tamyiiz tidak boleh mendshului ‘amil, sedangkan pada Hal boleh keduanya.
  • Bentuk Tamyiiz umumnya Jaamid, sedangkan Haal Musytaq
  • Tamyiiz hanya berfungsi memperjelas, sedangkan Haal terkadang berfungsi memperkuat

Perdalam materi Hal dan Sahibul Hal


Latihan Soal

  1. Tambahkan Tamyiz pada kalimat berikut:

……اِزْدَادَ الطَّالبُ
……أَعْجَبَنِي الطَّالبُ
……طَابَتْ الحَدِيْقَةُ

  1. Rubah pola susunan berikut dengan menjadikan Lafadz سكان dan طباع sebagai Tamyiiz:

زاد سكان البلاد
اختلفت طباع الناس

3.Rubah pola susunan berikut dengan menjadikan Lafadz أجورًا menjadi Maf’ul Bih

وفيت العمال أجورًا


Demikian sekilas pembahasan tentang Tamyiz, semoga bermanfaat.

19-09-2019

انظر : النحو الوافى،ج ٢, ص ٤٠٠-٤٥٠

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 385

No votes so far! Be the first to rate this post.

3 COMMENTS

  1. Assamualaikum tuan,
    tulisan dalam Bahasa Arab perlu dibesarkan saiz fond nya. Saya tidak dapat membacanya dengan jelas kerana saiznya yang agak kecil. Harap mendapat respond yang cepat dari pihak tuan.

    Wassalam

Tinggalkan Komentar

Latest News

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...

Pentingnya Olahraga (Dialog Bahasa Arab)

الرِّيَاضَةُ البَدَنِيَّةُ Olahraga لاَحَظَ سُلَيْمَانُ أَنَّ زَمِيْلَهُ إِسْمَاعِيْلَ لَمْ يَقُمْ مِنَ السَّرِيْرِ مَعَ أَنَّهُ أَيْقَظَهُ قَبْلَ نِصْفِ سَاعَةٍ، فَقَرُبَ مِنْهُ وَ دَارَ بَيْنَهُمَا الحِوَارُ التَّالِي Sulaiman memperhatikan...

Saling Membantu Dengan Sesama (Cerpen Anak B. Arab)

مُسَاعَدَةُ الآخَرِيْنَ Membantu Orang Lain اِجْتَمَعَتِ الأُسْرَةُ عَلَى مَائِدَةِ الطَّعَامِ لِتَنَاوُلِ الْغَذَاءِ. الأَطْعِمَةُ كَثِيْرَةٌ تَزِيْدُ عَنْ حَاجَةِ الأُسْرَةِ Sebuah keluarga sudah berkumpul di meja makan untuk menyantap...

Kaidah Maf’ul Bih [مفعول به] Lengkap Dengan Contoh ‘Irabnya

Maf'ul Bih (مفعول به) Pada kesempatan kali ini, Kita akan mengenal apa itu Maf'ul Bih, kaidah, jenis dan contoh 'Irabnya. Definisi Maf'ul Bih (تعريف مفعول به) المفعول...

Juha dan Seekor Keledai Yang Hilang

جُحَا وَ الحِمَارُ النَّاقِصُ Juha dan seekor keledai yang hilang كَانَ مِنْ عَادَةِ أَهْلِ بَلْدَةِ جُحَ أَنْ يَتَنَاوَلُوا فِى الذِّهَابِ مِنْ بَلْدَتِهِمْ إِلى البَلْدَةِ المُجَاوِرَةِ ،...

More Articles Like This