Juha Sang Pemberani

Must Read

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(2)

جُحَا شُجَاعٌ جِدًّا

Juha Sangat Pemberani

عُرِفَ جُحَا بِشَجَاعَتِهِ ، وَ إِقْدَامِهِ عَلَى العَمَلِ بِهِمَّةٍ وَ نَشَاطٍ بَيْنَ أَهْلِ قَرْيَتِهِ ، لِمَا كَانَ يَحْكِيْهِ عَنْ نَفْسِهِ فِى مَجْلِسِهِ مَعَ الأَصْدِقَاءِ ، مِنْ بُطُوْلَاتٍ وَ شَجَاعَةٍ وَهْمِيَّةٍ

Diantara penduduk kampung, Juha dikenal sebagai sosok pemberani, pekerja keras penuh semangat dan giat. Hal itu diketahui dari apa yang Juha ceritakan tentang dirinya dari kisah patriotism dan heroism fiktif (palsu) bersama kawan-kawan di tempat nongkrongnya.

وَ كُلَّمَا جَلَسَ فِى مَكَانٍ ، تَجَمَّعَ حَوْلَهُ الأَصْدِقَاءُ حُبًّا فِى الإِسْتِمَاعِ إلَى طَرَائِفِهِ ، وَ نَوَادِرِهِ ، وَ كَانَ جَحَا فِى ذَلِكَ الوَقْتِ خَالِيًا مِنَ العَمَلِ

Setiap kali Juha duduk di suatu tempat, kawan-kawanya berkumpul mengerumuni dia dengan senang untuk mendengarkan anekdot dan kisah jenakanya.

وَ فِى يَوْمٍ أَتَى إِلَى القَرْيَةِ تَاجِرٌ عَجُوْزٌ يَبْحَثُ عَنْ رَجُلٍ لِلْعَمَلِ لَدَيْهِ. فَأَخْبَرَهُ النَّاسُ بِأَنَّ جُحَا هُوَ الرَّجُلُ المُنَاسِبُ

Suatu hari, seorang pengusaha tua datang ke kampung tersebut mencari seorang pekerja untuknya. Orang-orang pun menginformasikan bahwa Juha merupakan sosok yang pantas.

ذَهَبَ التَّاجِرُ إِلَى جُحَا وَ سَأَلَهُ فِى أَنْ يَكُوْنَ عَوْنَهُ فِى عَمَلِهِ وَ قَالَ : لَقَدْ سَمِعْتُ عَنْ شَجَاعَتِكَ ، وَ حُبِّكَ لِلْعَمَلِ. وَ إِذَا رَغِبْتَ فِى العَمَلِ مَعِى فَإِنِّى سَأُجْزِلُ لَكَ العَطَاءَ. فَوَافَقَ جُحَا عَلَى أَنْ يَعْمَلَ لَدَى التَّاجِرِ

Pengusaha itu pergi menemui Juha dan memintanya agar dia membantu pekerjaanya dan berkata:” Aku sudah mendengar tentang keberanian dan keinginanmu untuk bekerja. Jika kau minat bekerja denganku, aku akan memberimu bonus”. Juha pun setuju untuk bekerja dengan pengusaha tua itu.

قَالَ التَّاجِرُ : غَدًا سَنَحْمِلُ بَعْضَ البَضَائِعِ ، وَ نَرْحَلُ مَعًا إِلَى البَلْدَةِ المُجَاوِرَةِ ، فَأَعِدَّ نَفْسَكَ لِلسَّفَرِ ، ثُمَّ أَعْطَى جُحَا بَعْضَ الدَّرَاهِمِ لِيَتْرُكَهَا لِأَهْلِ بَيْتِهِ

Pengusaha:” Besok pagi kita akan berangkat membawa barang dagangan menuju kampung sebelah, persiapkan dirimu untuk menempuh perjalanan”. Kemudian pengusaha itu memberi Juha uang satu dirham agar ditinggalkanya untuk keluarga dia.

وَ فِى اليَوْمِ التَّالِى رَحَلَ التَّاجِرُ وَ مَعَهُ جُحَا ، وَ فِى الطَّرِيْقِ كَانَ جُحَا يَقُصُّ عَلَى التَّاجِرِ أَخْبَارَ شَجَاعَتِهِ ، وَ مَوَاقِفِهِ الوَهْمِيَّةِ حَتَّى ضَاقَ بِهِ الرَّجُلُ

Di hari berikutnya, Pengusaha tua bersama Juha berangkat. Di perjalanan Juha bercerita kisah heroism dan cerita fiksi sampai pengusaha tua itupun merasa terganggu.

وَ فِى مُنْتَصَفِ الطَّرِيْقِ أَرَادَ التَّاجِرُ أَنْ يَجْلِسَ فِى ظِلِّ شَجَرَةٍ وَ يَسْتَرِيْحَ ، بِجِوَارِ نَبْعٍ مِنَ المَاءِ

Di tengah perjalanan, pengusaha tua bermaksud duduk beristirahat di bawah naungan pohon dekat sumur.

فَقَالَ : هَيَّا يَا جُحَا أنْزِلِ الأَحْمَالَ مِنْ فَوْقِ ظَهْرِ الحِمَارِ ؛ لِيَأْخُذَ رَاحَتَهُ. قَالَ جُحَا : آسِفٌ يَا سَيِّدِى أَنَا لَا أَستَطِيْعُ .. لِأَنَّ ذِرَاعِي تُأْلِمُنِى

Dia berkata:” Ayo Juha turunkan barang bawaan dari punggung keledai agar dia beristirahat. Juha menjawab:” Maaf tuan, aku tidak sanggup sebab lenganku sakit”.

وَ بَعْدَ قَلِيْلٍ قَالَ التَّاجِرِ : إِذَنْ هَيَّا أُطْهُ لَنَا الطَّعَامَ لِنَأْكُلَ. قَالَ جُحَا : لِلْأَسَفِ : أَنَا لَا أَحْسِنُ الطَّهْىَ

Selang beberapa saat, pengusaha tua itu berkata” Jika begitu kau masaklah buat kita makan. Juha menjawab:” Maaf aku tidak pandai memasak”.

طَهَى التَّاجِرُ الطَّعَامَ وَ وَضَعَهُ فِى الأَطْبَاقِ ، وَ قَالَ : هَيَّا يَا جُحَا أَحْضِرْ لَنَا بَعْضَ المَاءِ مِنَ النَّبْعِ. قَالَ جُحَا : أَخْشَى يَا سَيِّدِى أَنْ تَبْتَلَّ مَلَابِسِى فَأُصَابَ بِالبَرْدِ

Pengusaha itu memasak makanan dan menaruhnya di piring lalu berkata:” Ayo Juha ambilkan air untuk kita dari sumur. Juha menjawab:” Tuan aku takut pakaianku basah nanti terkena flu”

أَحْضَرَ التَّاجِرُ بَعْضَ المَاءِ وَ قَالَ : تَعَالَ لِنَتَنَاوَلَ الطَّعَامَ يَا جُحَا. قَالَ : سَأَفْعَلُ ذَلِكَ حَتَّى لَا تَظُنَّ أَنَّنِى لَا أَسْتَطِيْعُ عَمَلَ شَيْئٍ

Pengusaha itu akhirnya mengambil air dan berkata:” Juha, kemarilah kita makan. Juha menjawab:” Ya aku akan makan agar kau tak mengiraku tidak sanggup berbuat apapun”.

وَ لَمَّا انْتَهَيَا مِنَ الطَّعَامِ ظَهَرَ لَهُمَا فَجْأَةً دُبٌّ كَبِيْرٌ. فَزِعَ التَّاجِرُ العَجُوْزُ وَ قَالَ : هَيَّا يَا جُحَا أَظْهِرْ شَجَاعَتَكَ الَّتِى يَحْكِى عَنْهَا أَهْلُ قَرْيَتِكَ ، هَيَّا أَنْقِذْنَا مِنْ ذَلِكَ الدُّبِّ المُفْتَرِسِ

Ketika mereka berdua selesai makan, tiba-tiba muncul seekor beruang besar. Pengusaha tua itu terkejut dan berkata:” Juha ayo tunjukan keberanianmu yang diceritakan pendukuk kampung, ayo selamatkan kita dari beruang buas itu.

قَالَ جُحَا وَ هُوَ يَرْتَجِفُ خَوْفًا : مَاذَا أَفْعَلُ ؟
إِنَّنِى لَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أُنْقِذَ نَفْسِى مِنْ فَأْرٍ صَغِيْرٍ وَ لَكِنْ عَلَيْكَ أَنْ تَفْعَلَ مِثْلَ مَا أَفْعَلُ ! قَالَ التَّاجِرُ : وَ مَاذَا أَفْعَلُ ؟ قَالَ جُحَا هَكَذَا : ثُمَّ جَرَى هَرَبًا مِنَ الدُّبِّ

Dengan gemetar ketakutan Juha menjawab:” Apa yang harus aku perbuat? Menyelamatkan diri sendiri dari tikus kecil pun tidak sanggup. Namun kau bisa melakukan apa yang akan aku perbuat. Pengusaha tua berkata:” Apa yang mesti aku perbuat? Juha menjawab:” Begini….Dia lari kocar kacir dari beruang itu”.

أَسْرَعَ الدُّبُّ خَلْفَ جُحَا ، وَ تَرَكَ العَجُوْزَ وَ حِمَارَهُ. اعْتَقَدَ جُحَا أَنَّهُ ابْتَعَدَ عَنِ الدُّبِّ ، فَنَظَرَ خَلْفَهُ فَوَجَدَ الدُّبَّ يُسْرِعُ إِلَيْهِ ، فَظَلَ يَجْرِى .. وَ يَجْرِى ، بَيْنَمَا أَخَذَ التَّاجِرُ العَجُوْزُ حِمَارَهُ وَ هَرَبَ

Beruang berlari cepat dibelakang Juha dan membiarkan pengusaha tua dengan keledainya. Juha terus berlari dan berlari, dia yakin sudah jauh dari beruang itu, dia melirik kebelakang ternyata beruang itu berlari ke arahnya. Sedangkan pengusaha tua dia mengambil keledainya lalu melarikan diri.

وَ أَخِيْرًا وَصَلَ جُحَا إِلَى قَرْيَتِهِ مَنْهُوْكَ القُوَى يَلْتَقِطُ أَنْفَاسَهُ …تَجَمَّعَ الأَصْدِقَاءُ حَوْلَهُ ، وَ سَأَلُوْهُ عَمَّا جَرَى. قَالَ جُحَا : لَقَدْ أَنْقَذْتُ الرَّجُلَ مِنَ الدُّبِّ جَعَلَنِى أَدْفَعُ ثَمَنَ ذَلِكَ جَرْيًا وَفَزَعًا

Dalam kondisi kehabisan tenaga akhirnya Juha tiba di kampungnya, dia pun menghirup nafasnya. Kawan-kawan mengerumuni dia dan menanyakan apa yang terjadi. Juha menjawab:” Aku telah menyelamatkan lelaki itu dari serangan beruang yang mengharuskanku menebusnya dengan cara berlari ketakutan”.

||| Baca Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

Indonesia Arab
Memprioritaskan أَقْدَمَ - يُقْدِمُ
Menceritakan حَكَى - يَكْحِي
Mendengarkan اسْتَمَعَ - يَسْتَمِعُ إلى
Cocok/Pantas نَاسَبَ - يُنَاسِبُ
Setuju وَافَقَ - يُوَافِقُ
Berangkat pergi رَحِلَ - يَرْحَلُ
Menceritakan قَصَّ - يَقُصُّ على
Memancar نَبَعَ.- يَنْبَعُ
Menyelamatkan أَنْقَذَ - يُنْقِذُ
Menyakitkan أَلَّمَ - يُؤَلِّمُ
Memasak طَهَى - يَطْهَى
Istirahat اسْتراحَ - يَسْتَرِيْحُ
Basah ابْتَلَّ - يَبْتَلُّ
Takut فَزَعَ - يَفْزَعُ
Buas افْتَرَسَ - يَفْتَرِسُ
Kabur/melarikan diri هَرَبَ - يَهْرُبُ

Latihan

Buat kalimat dari kata:

شُجَاعٌ / صَغِيْرٌ / فَجْأَةٌ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Kitab Sharaf Al-Arabi [Fadhil Shalih]

عنوان الكتاب: الصرف العربي أحكام ومعان المؤلف: فاضل صالح السامرائي حالة الفهرسة: غير مفهرس سنة النشر: 1434 - 2013 الناشر : دار ابن كثير عدد المجلدات: 1 رقم الطبعة: 1 عدد...

Demi Uang Lima Perak

مِنْ أَجْلِ خَمْسَةِ قُرُوْشٍ Demi Uang Lima Qurs/Perak ذَاتَ يَوْمٍ ذَهَبَ جُحَا إِلَى البَقًَالِ لِشِرَاءِ بَعْضِ طَلَبَاتِ بَيْتِهِ، فَطَلَبَ البَقًَالُ مَبْلَغًا كَبِيْرًا ثَمَنًا لَهَا. قَالَ جُحَا...

Allah yang akan memberimu

اللَّهُ يُعْطِيْكَ Allah yang akan memberimu وَبَيْنَمَا كَانَ جُحَا وَأَصْدِقَاؤُهُ يَتَسَامَرُوْنَ وَيَشْرَبُوْنَ وَيَأْكُلُوْنَ عَلى سَطْحِ الدَارِ سَمِعَ جُحَا فَجْأَةً طَرْقًا شَدِيْدًا عَلَى بَابِ مَنْزِلِهِ فَأَسْرَعَ وَنَظَرَ...

Dialog Mencari Apartemen (Bahasa Arab)

Hiwar lanjutan hal: 51, 58, 65 & 75 Buku Ta'bir Silsilah Ta'lim Al- Lughah Al-Arabiyyah Mustawa Dua عَبْدُ اللَّهِ يُرِيْدُ سَكَنًا Abdullah Mencari Apartemen عَبْدُ الله :...

More Articles Like This