Juha Penjual Kain Sutra

Must Read

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

0
(0)

جُحَا بَائِعُ الحَرِيْرِ

Juha Penjual Kain Sutra

قَالتْ زَوْجَةُ جُحَا : خُذْ هٰذَ الحَرِيْرَ وَبِئْهُ لَنَا فِي السُّوْقِ، قَالَ جُحَا : اطْمَئِنِّى فَإِنِّي سَوْفَ آتِى لَكِ بِمَبْلَغٍ كَبِيْرٍ ثَمَنًا لَهُ

Istri Juha berkata: Ambilah kain sutra ini dan jualah di pasar, Juha menjawab: Tenang nanti aku akan bawakan uang banyak dari hasil penjualanya”.

وَقَفَ جُحَا فِي السُّوْقِ يَبِيْعُ الحَرِيْرَ فَأَرَادَ أَهْلُ الطَّمَعِ أَنْ يَشْتَرُوهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ فَعَمَدُوا إِلى الحِيْلَةِ

Juha berdiri di pasar untuk menjual kain sutra itu, lalu orang-orang rakus ingin membelinya dengan harga rendah dan mereka sengaja berniat melakukan tipu daya.

وَقَالَ أَحَدُهُمْ : يَا جُحَا هٰذَا الحَرِيْرُ غَيْرُ جَيِّدٍ وَلاَ يَسْتَحِقُّ هٰذَا الثَّمَنَ الَّذِي تَطْلُبُهُ

Salah seorang dari mereka berkata:” Hai Juha, kain sutra ini kwalitasnya jelek dan tidak pantas dengan harga yang kau inginkan.

وَعَلى مَقْرَبَةٍ مِنْهُ وَقَفَ اثْنَانِ يَتَهَامَسَانِ, قَالَ أَحَدُهُمَا لِلآخَر : إنَّهُ حَرِيْرٌ مُمْتَازٌ، وَلَكِنْ هَيَّا نَضْحَكُ عَلَيْهِ، لَعَلَّنَا نَفُوْزُ عَلَيْهِ

Dua orang yang dekat dari Juha berbisik dan salah seorang berkata:” Itu kain sutra bagus, namun ayolah kita permainkan dia, siapa tahu kita beruntung”

تَقَدَّمَ عَلَيْهِ وَقَالَ أَحَدُهُمَا : يَا جُحَا هٰذَا الحَرِيْرُ رَدِىءٌ وَحَجْمُهُ قَلِيْلٌ، وَقَالَ الآخَرُ : هَيَّا وَافِقْ عَلَى بَيْعِهِ لَنَا قَبْلَ أَنْ لَا تَجِدَ لَهُ مُشْتَرِيًا

Salah seorang maju dan berkata:” Hai Juha, kain sutra ini rusak dan ukuranya juga kecil”. Kawan lainya menimpali:” Ayolah sepakati saja kau jual kepada kami sebelum kau tidak menemukan pembelinya”.

أَدْرَكَ جُحَا غَايَةَ التُّجَارِ فَقَالَ فِي نَفْسِهِ : مَادَامُوا يُلِحُّوْنَ فِي شِرَائِهِ هَكَذَا، فَإِنَّهُ يَجْدِرُ بِي أَنْ أُعَامِلَهُمْ بِنَفْسِ الأُسْلُوْبِ الَّذِي يَتَعَامَلُوْنَ بِهِ، وَذَهَبَ مِنَ السُّوْقِ

Juha mengetahui arah tujuan para pembisnis ini, dia pun berkata dalam hatinya:” Mereka masih saja menekan untuk membelinya dengan cara seperti itu, aku pun pantas memperlakukan mereka seperti gaya mereka”. Juha segera pergi dari pasar itu.

عَادَ جُحَا إِلى البَيْتِ، وَقَالَ لِزَوْجَتِهِ : هَاتِى الأَحْذِيَةَ القَدِيْمَةَ الَّتِي عَنْدَكِ بِسُرْعَةٍ. تَعَجَّبَ زَوْجَتُهُ وَقَالَتْ : أَرَاكَ قَدْ عُدْتَ بِالحَرِيْرِ، مَا الخَبَرُ يَا جُحَا ؟ قَالَ جُحَا : سَأُدَبِّرُ أَمْرِي مَعَ هٰؤُلاَءِ الطَّمَّاعِيْنَ

Juha kembali kerumah dan berkata kepada Istrinya :” Cepat ambilah kesini sepatu-sepatu tua yang kau miliki. Istrinya pun heran dan berkata”. Lah aku lihat kau pulang dengan membawa kain sutra itu, ada apa Juha? Juha menjawab:” Aku akan merencanakan sesuatu kepada orang-orang rakus itu”.

جَمَعَتْ زَوْجَةُ جُحَا الأَحْذِيَةَ القَدِيْمَةَ الَّتِي لَدَيْهَا، وَفَكَّ جُحَا لَفَّةَ الحَرِيْرِ وَشَرَعَ فِي وَضْعِ الأَحْذِيَةِ دَاخِلَ الحَرِيْرِ

Istri Juha mengumpulkan sepatu tua yang dia miliki lalu Juha membuka lipatan kain sutra dan segera meletakan sepetu2 itu di dalamnya.

قَالتْ زَوْجَتُهُ : لِمَاذَا تَفْعَلُ ذٰلِكَ ؟ قَالَ : لِكَى يُصْبِحَ لَفَّةً كَبِيْرَةً وَأَعَادَ جُحَا لَفَّ الحَرِيْرِ وَبِدَاخِلِهِ الأخْذِيَةُ فَصَارَ كَأَنَّهُ مِعْزَلٌ كَبِيْرٌ. وَقَالَ : هَكَذَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَحْصُلَ عَلى ثَمَنِهِ الحَقِيْقِيِّ

Istri Juha berkata:” Kenapa kau lakukan itu? Juha menjawab:” Agar lipatanya menjadi besar”. Juha pun melipat kembali kain sutra yang di dalamnya sudah ada banyak sepatu sehingga menjadi seperti buntelan besar.

ذَهَبَ جُحَا بِالحَرِيْرِ إِلَى السُّوْقِ، رَآهُ التُّجَارُ تَجَمَّعُوا حَوْلَهُ، وَقَدَّمَ أَحَدُهُمْ ثَمَنًا تَافِهًا، وَقَالَ الآخَرُ : يَا جُحَا هٰذَا النَّوْعُ مِنَ الحَرِيْرِ غَيْرُ مَطْلُوْبٍ فَوَافِقْ عَلى بَيْعِهِ لَهُ

Juha kembali pergi ke pasar dan para pembianis mulai mengerumuninya. Salah seorang menawarnya dengan harga sepele dan yang lain berkata:” Hai Juha kain sutra model begini kurang diminati, sepakati saja kau jual pada dia.

قَالَ غَيْرُهُ : إِنَّنَا لاَ نَسْتَطِيْعُ أَنْ نَشْتَرِيَ مِنْكَ بِأَكْثَرَ مِنْ هٰذَا الثَمَنِ الَّذِي حَدَّدَهُ لَكَ

Yang lain menyahut:” Lagian Kita tidak bisa membelinya dengan harga lebih tinggi dari yang ditawar lelaki itu.

فَكَّرَ جُحَا وَقَالَ فِي نَفْسِهِ : هٰذَا الثَمَنُ بِنِسْبَةِ الحَرِيْرِ التي فيه الأَحْذِيَةُ القَدِيْمَةُ مُنَاسِبًا، ثُمَّ قَالَ لِلْمُشْتَرِى : هَيَّا أَخْرِجْ كَيْسَكَ وَعُدَّ الثَّمَنَ

Juha berfikir dan berkata dalam hatinya:” Harga penawaran ini jika disesuaikan dengan kain sutra yang di dalamnya sepatu2 tua, cukup pantas juga” Kemudian Juha berkata kepada pembeli itu”. Ayo keluarkan dompetmu dan hitung nilainya”.

اشْتَبَهَ المُشْتَرِى وَشَكَّ فِي الأَمْرِ، أَ يَبِيْعُ جُحَا كُلَّ هٰذَ الحَرِيْرِ بِهٰذِهِ القِيْمَةِ ؟ وَسَأَلَ جُحَا : هَلْ هٰذَا الحَرِيْرُ مِنْ شُغْلِ أَهْلِ بَيْتِكُمْ ؟ أَخْشى أَنْ يَكُوْنَ فِيْهِ شَيْءٌ

Pembeli itu merasa ragu, apakah benar Juha akan menjual semua kain sutranya hanya dengan harga seperti ini. Dia pun bertanya kepada Juha”. Apakah kain sutra ini buatan keluargamu? Aku takut jangan-jangan di dalamnya ada sesuatu.

قَالَ جُحَا بِكُلِّ جِدٍّ : فِيْهِ أَحْذِيَةٌ. ضَحِكَ المُشْتَرِى وَقَالَ : يَا لَكَ مِنْ رَجُلٍ مِهْزَارٍ ! وَقَالَ الآخَرُ : أَحْذِيَةٌ بِالحَرِيْرِ هَا هَا هَا

Juha berkata dengan serius:” Di dalam kain sutra ini ada banyak sepatu. Pembeli itu tertawa terbahak dan berkata:” Dasar kau memang pelawak. Dan yang lain menyahut:” Sepatu sutra ha ha ha”.

أَخْرَجَ المُشْتَرِى كِيْسَهُ وَنَقَدَ جُحَا الثَّمَنَ وَأَخَذَهُ جُحَ فَرِحًا شدِيْدًا. وَعِنْدَمَا فَحَصَ المُشْتَرِى الحَرِيْرَ وَحَلَّهُ مِنَ اللَّفِّ، رَأَى فِيْهِ أحْذِيَةً كَثِيْرَةً فَذَهَبَ إلى جُحَا في بَيْتِهِ وَقَالَ لَهُ : أَ يَلِيْقُ بِكَ أَنْ تَقُوْلَ لِي لَيْسَ فِي الحَرِيْرِ شَيْئًا وَتَغُشَّنِي ؟

Pembeli itu mengeluarkan dompetnya dan membayar Juha dengan uang tunai. Juha mengambilnya dengan sangat senang. Ketika pembeli itu hendak memeriksa kain sutra dan membuka lipatanya, dia melihat banyak sepatu di dalamnya, dia pun pergi menemui Juha di rumahnya dan berkata:” Apakah pantas kau mengatakan kepadaku tidak ada sesuatu di dalam kain sutra ini, kau menipuku?

قَالَ جُحَا ضَاحِكًا : لَوْ كُنْتَ نَصَحْتَنِي بِدَفْعِ الثَّمَنِ الحَقِيْقِيِّ وَعَدَمِ مُحَاوَلَةِ الخِدَاعِ، وَالعَمَلَ عَلى أَخْذِ الحَرِيْرِ مِنِّي بِالحِيْلَةِ, مَا فَعَلْتُ ذٰلِكَ مَعَكَ وَإِنِّي لَمْ أَكْذِبْ عَلَيْكَ، وَقَدْ قُلْتُ لَكَ فِيهِ أَحْذِيَةٌ فَلَمْ أَغُشَّكَ وَأَنْتَ قَدْ اشْتَرَيْتَهُ عَلى حَالِهِ

Juha berkata sambil tertawa :” Seandainya kau jujur padaku dengan harga yang benar tanpa berusaha licik dan aksi untuk mengambil sutraku dengan cara trik tipu daya, maka aku tidak akan melakukan hal itu padamu. Lagi pula aku tidak membohongimu, aku sudah katakan bahwa di dalam kain sutra tersebut ada banyak sepatu dan aku juga tidak menipumu, kau membelinya dalam kondisi seperti itu.

||| Baca juga, Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

Indonesia Arab
Tenang اطْمَئَنِّ - يَطْمَئَنِّ
Menjual بَاعَ - يَبِيْعُ
Membeli اشْتَرَى - يَشْتَرِى
Berbisik تَهَامَسَ - يَتَهَامَسُ
Istimewa امْتَازَ - يَمْتَازُ
Menang فَازَ - يَفُوْزُ
Maju تَقَدَّمَ - يَتَقَدَّمُ
Menyetujui وَافَقَ - يُوَافِقُ
Menekan أَلَحَّ - يُلِحُّ
Pantas جَدَرَ - يَجْدِرُ
Membuka فَكَّ - يَفُكُّ
Merencanakan دَبَّرَ - يُدَبِّرُ
Membungkus لَفَّ - يَلِفُّ
Takut خَشِيَ - يَخْشَي
Memeriksa فَحَصَ - يَفْحَصُ
Pantas لَاقَ - يَلِيْقُ

Latihan

Buatlah kalimat dari kata berikut:

تَهَامَسَ / ثَمَنٌ / لَفَّ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Kitab Riyadhush Shalihin [Imam Nawawi]

مؤلف : يحي بن شرف النووي الدمشقي أبو زكريا. المتوفي سنة ٦٧٦ ه‍ قسم : المسانيد اللغة : العربية الناشر : دار ابن الجوزي الصفحات : 680 عدد الملفات : ١ حجم الملفات : 14.17 ميجا...

6 Kunci Sukses Belajar Bahasa Arab

Latihan membaca tulisan arab gundul berikut memberi harakat dan terjemahnya, alhamdulilah sudah selesai dilaksanakan via Group Whatsapp. Peserta sangat antusias sekali dalam mengikuti dars ini,...

Kitab Al-Kunnays [‘Imadudin Abu Fida]

مؤلف :  عماد الدين أبي الفداء المتوفي سنة ٧٣٢ ه‍ قسم : النحو والصرف المحقق : دكتور رياض بن حسن الخوام اللغة : العربية الناشر : المكتبة العصرية نوع الملفات : PDF الملك المؤيد أبو...

Pesan Untuk Baginda Rasulullah S.A.W

Latihan terjemah ini hasil kesimpulan yang disampaikan melalui group Telegram TMBA. Semoga Ikhwah semua tetap semangat. Silahkan bergabung رِسَالَةٌ إِلى رَسُوْلِ اللَّهِ ﷺ Pesan untuk Baginda...

More Articles Like This