Juha Membeli Keledainya Sendiri

Must Read

Huruf yang diucapakan namun tidak ditulis (ينطق ولا يكتب)

Bismillahirahmanirahim. Sambungan dari materi sebelumnya tentang 'Huruf Yang Ditulis Namun Tidak Diucapkan'. Sekarang kabalikanya yaitu 'diucapkan namun tidak ditulis'. Diantara...

Huruf yang ditulis namun tidak dibaca (يكتب ولا ينطق)

Dalam kaidah imla, terdapat huruf-huruf yang ditulis namun tidak diucapkan (ما يكتب ولا ينطق). Diantara huruf tersebut yang paling...

Perbedaan Hamzah Qatha’ dan Washal (همزة القطع والوصل)

Bisamillahirahmanirahim. Materi kaidah imla (penulisan) yang berkaitan dengan hamzah qatha' dan hamzah washal. Mengetahui kedua hamzah ini sangat penting...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(3)

جُحَا اِشْتَرَى حِمَارَهُ

Juha membeli keledainya

أَرَادَ جُحَا يَوْمًا أَنْ يَبِيْعَ حِمَارَهُ الهَزِيْلَ وَ يَشْتَرِيَ بَدَلًا مِنْهُ حِمَارًا أَشَدَّ قُوَّةً ، فَذَهَبَ بِهِ إِلَى السُّوْقِ

Juha hendak menjual keledainya yang kurus dan untuk menggantinya dia akan membeli keledai yang lebih bertenaga. Dia lalu membawanya pergi ke pasar.

وَ هُنَاكَ أَعْطَى الدَّلَالَ الحِمَارَ لِيَبِيْعَهُ لَهُ ، فَأَخَذَ الدَّلَّالُ الحِمَارَ وَرَاحَ يَدُوْرُ بِهِ فِى السُّوْقِ ، وَ يُنَادِى بِذِكْرِ مُحَاسِنِهِ

Juha memberikan keledai itu kepada bandar agar dia membantu menjualkanya. Bandar pun pergi menjajakanya sambil menyebut-nyebut keunggulan keledai itu.

تَزَاحَمَ النَّاسُ وَ تَجَمَّعُوا حَوْلَ الحِمَارِ وَ هُمْ يَزِيْدُوْنَ فِى السَّعْرِ ، بَيْنَمَا الدَّلَّالُ يُنَادِى :حِمَارٌ مَتِيْنٌ وَاسِعُ الخُطَا ، لَهُ مِنَ الفَوَائِدِ الكَثِيْرِ

Orang-orang berkerumun di sekitar keledai dan mereka berlomba saling menambah penawara harga. Sedangkan si bandar terus menerus berkata “keledai kuat، cakap berjalan dan banyak manfaat”

فَقَالَ أَحَدُهُمْ : أَلَيْسَ هَذَا هُوَ حِمَارُ جُحَا ؟ إِنَّهُ يُرِيْدُ بَيْعَهُ لِأَنَّهُ هَزِيْلٌ. سَمِعَ النَّاسُ ذَلِكَ وَ كَادُوا يَنْصَرِفُوْنَ مِنْ حَوْلِ الدَّلَّالِ

Salah seorang dari mereka berkata: ” Bukankah ini keledainya Juha ? Dia ingin menjualnya sebab keledai itu kurus. Orang orang mendengarkan itu dan hampir saja bubar meninggalkan si bandar”.

فَخَرَجَ مِنْ بَيْنِهِمْ جُحَا قَائِلًا : يَا قَوْمُ هَذَا لَيْسَ حِمَارِى ، بَلْ إِنَّ بِهِ مِنَ المَزَايَا مَا يَجْعَلُنِى أُشَارِكُكُمْ فِى طَلَبِ شِرَائِهِ

Juha nampak keluar dari kerumunan mereka sambil berkata:” Hai semua, ini bukan keledaiku justru sebab keledai ini istimewa aku ikut dengan kalian untuk membelinya “.

سَمِعَ النَّاسُ ذَلِكَ ، فَعَادُوا إِلَى مَا كَانُوا عَلَيْهِ ، وَ اشْتَدَّتْ المُزَايَدَةُ بَيْنَهُمْ مَرَّةٌ أُخْرَى ، بَيْنَمَا الدَّلَّالُ يَصِفُ المَزَايَا الكَثِيْرَةَ لِلحِمَارِ

Setelah orang-orang mendengar hal itu, mereka kembali seperti semula (mengerumuni bandar) dan saling menambah penawaran dengan lebih tinggi.

Baca juga,

وَ رَاحَ جُحَا يَتَبَارَى مَعَ النَّاسِ فِى رَفْعِ ثَمَنِ الحِمَارِ إِلَى أَنْ تَوَقَّفُوا ، وَ رَسَا البَيْعُ عَلَى جُحَا

Juha ikut bersaing dengan orang-orang menaikan harga keledai sampai mereka berhenti dan juha lah yang harus membeli”

أَخْرَجَ جُحَا كِيْسَ نُقُوْدِهِ وَعَدَّ لِلدَّلَّالِ الثَّمَنَ البَاهِظَ ، وَ رَاحَ بَعْضُ النَّاسِ يُهَنِّئُوْنَهُ عَلَى فَوْزِهِ بِالحِمَارِ ، بَيْنَمَا اخْتَفَى الدَّلَّالُ

Juha mengeluarkan dompet dan ternyata dia menghitung harga untuk si bandar terlalu lebih. Sebagian orang mengucapkan selamat atas kemenangan juha, sementara si bandar bersembunyi.

أَمْسَكَ جُحَا الحِمَارَ وَ عَادَ بِهِ إِلَى بَيْتِهِ حَزِيْنًا مَهْمُوْمًا ، وَ جَلَسَ مَعَ امْرَأَتِهِ يَقُصُّ عَلَيْهَا نَبَأَ المُزَايَدَةِ

Juha memegang keledai itu dan kembali kerumah dengan murung sedih. Dia duduk bersama istrinya dan menceritakan masalah lelang tadi.

فَقَالَتْ : سَأَحَدِّثُكَ بِأَمْرٍ أَعْجَبٍ ! .. لَقَدْ ذَهَبْتُ لِشِرَاءِ بَعْضِ الزُّبْدِ ، فَوَجَدْتُ أَنَّ البَائِعَ يُغَالِى فِى ثَمَنِ الزُّبْدِ

Istrianya berkata:” Aku akan ceritakan hal yang lebih mengejutka n ! Aku tadi pergi untuk membeli keju lalu aku lihat si pedangang menjualnya dengan harga mahal”.

فَطَلَبْتُ مِنْهُ أَنْ يَزِنَ لِى رِطْلَيْنِ ، وَ فِى أَثْنَاءِ ذَلِكَ غَافَلْتُهُ وَ وَضَعْتُ كِيْسَ النُّقُوْدِ فِى الكِفَّةِ الَّتِى بِهَا السِّنَجُ لِيَرْجُحَ المِيْزَانُ

Lalu aku minta agar dia menimbangnya untuk-ku 2 pon (1kg) saja, dan diisela kejadian itu, aku berhasil membuat dia lengah dengan meletakan kantong uang dalam piringan timbangan yang ada bandulnya agar lebih berat”.

ثُمَّ أَخَذْتُ وِعَاءَ الزُّبْدِ وَ عُدْتُ إِلَى البَيْتِ ، تَارِكَةً كِيْسَ النُّقُوْدِ بِالكِفَّةِ ، حَتَّى لَا يَشْعُرَ البَائِعُ بِأَنِّى غَافَلْتُهُ

Lalu aku mengambil kotak keju dan pulang ke rumah dengan meninggalkan kantong uang masih dalam piringan timbangan. Penjual itupun tidak sadar aku telah membuatnya lengah

فَسَأَلَهَا جُحَا : وَ كَمْ كَانَ سِعْرُ رِطْلِ الزُّبْدِ ؟ فَقَالَتْ : بِدِيْنَارٍ وَاحِدٍ. قَالَ : وَ كَمْ كَانَ بِكِيْسِ النُّقُوْدِ ؟ قَالَتْ : كُلُّ مَا مَعَنَا يَا جُحَا

Juha bertanya: “Memang harga 500 grm keju berapa? Istrinya menjawab:” Satu dinar”. Juha bertanya lagi:” Lalu berapa jumlah uang yang di kantong? Istrinya menjawab:” Semua uang yang kita miliki 😂


Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA

Kosa-kata (مفردات)

IndonesiaArab
Bermaksudأَرَادَ - يُرِيْدُ
Membeliاشْتَرَى - يَشْتَرِي
Menjualبَاعَ - يَبِيْعُ
Menyeruنَادَى - يُنَادِى
Kelilingدَارَ - يَدُوْرُ
Pergiرَاحَ - يَرُوْحُ
Berlomba-lombaتَزَاحَمَ - يَتَزَاحَمُ
Bubarانْصَرَفَ - يَنْصَرِفُ
Memegangأَمْسَكَ - يُمْسِكُ ب
Bersaingتَبَارَى - يَتَبَارَى
Mengucapkan selamatهَنَّىءَ - يُهَنِّئُ
Menghilang/lenyapاخْتَفَى - يَخْتَفِي

Latihan

Buat kalimat dari kata berikut ini

نُقُوْدٌ / حَزِيْنٌ / مُزَايَدَةٌ

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Mengenal 4 Tanda Fi’il ( علامة الفعل )

Tanda Fi'il (علامة الفعل) Bait ke#11 Jika pada Bait ke #10 Kita mengenal tanda Isim, sekarang Kita akan mengenal Tanda Khusus Fi'il. Sebelumnya sudah diulas bahwa Fi'il...

Petualangan Kupu-Kupu Cantik ke Siwa (الفراشات الجميلة)

الفَرَاشَاتُ الْجَمِيْلَةُ Kupu-kupu yang cantik بَعْدَ رِحْلَةٍ طَوِيْلَةٍ وَصَلَتِ الفَرَاشَاتُ إِلَى أَرْضِ النَّخِيْلِ Selepas penjelajahan panjang, kawanan kupu-kupu itu akhirnya tiba di dataran kebun kurma. جَذَبَتْ اِنْتِبَاهَ الفَرَاشَاتِ...

Kitab Sulmu Lisan [Nahwu & Sharaf]

مؤلف : جرجي شاهين عطية قسم : علم النحو والصرف العربي اللغة : العربية الناشر : دار الريحاني الصفحات : 400 عدد الملفات : 1 حجم الملفات : 19.08 ميجا بايت نوع الملفات : PDF كان كتاب سلم اللسان فى...

Juha dan Raja (جُحَا وَالمَلِكُ)

جُحَا وَالمَلِكُ Juha dan Seorang Raja ذَاتَ يَوْمٍ، كَانَ جُحَا يَجْلِسُ مَعَ المَلِكِ فِي قَصْرِهِ، حِيْنَمَا قَالَ المَلِكُ مُدَاعِبًا جُحَا ؛ أَتَسْتَطِيْعُ يَا جُحَا أَنْ تَمْضِيَ...

Tinggalkan Komentar

Latest News

Huruf yang diucapakan namun tidak ditulis (ينطق ولا يكتب)

Bismillahirahmanirahim. Sambungan dari materi sebelumnya tentang 'Huruf Yang Ditulis Namun Tidak Diucapkan'. Sekarang kabalikanya yaitu 'diucapkan namun tidak ditulis'. Diantara...

Huruf yang ditulis namun tidak dibaca (يكتب ولا ينطق)

Dalam kaidah imla, terdapat huruf-huruf yang ditulis namun tidak diucapkan (ما يكتب ولا ينطق). Diantara huruf tersebut yang paling...

Memulyakan Tamu Allah (Kisah Sejarah Islam)

ضُيُوْفُ اللَّهِ وَرَسُوْلِهِ Tamu Allah dan Rasul-Nya هَاجَرَ النَبِيُّ صَلّى اللَّهُ عليه وسلم وَأَصْحَابُهُ مِنْ مَكَّةَ إِلَى يَثْرِبَ وَسَكَنُوْهَا، فَقَدْ هَاجَرُوْا إِلَى يَثْرِبَ وَتَرَكُوْا بُيُوْتَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ...

Praktek Tak Sesuai Teori

العَمَلُ لاَ يُوَافِقُ النَّظْرَ Praktek tak sesuai teori كَانَ فِى بَلْدَةِ جُحَا حَاكِمٌ يُحِبُّ الطَّعَامَ وَ الشَّرَابَ فَقَالَ يَوْمًا لِأََعْيَانِ البَلْدَةِ أُرِيْدُ أَنْ أَجْمَعَ كِتَابًا بِأَنْوَاعِ...

‘Irab dan makna kalimat Isti’adzah

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ Terjemah: “Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk” Pengertian Lafadz: ❄️ Lafadz أَعُوْذُ bermakna أَعْتَصِمُ / أسْتَجِيْرُ berwazan فَعَلَ - يَفْعُلُ yang asalnya...

Juha Menemukan Uang Dinar Palsu

مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً لأَخِيْهِ وَقَعَ فِيْهِ Barang siapa yang menggali lubang untuk saudranya, maka dia terjatuh di dalamnya. ذَاتَ يَوْمٍ خَرَجَ جُحَا كَعَادَتِهِ كُلَّ صَبَاحٍ إِلى...

Sponsored Articles

More Articles Like This