Juha Diundang Makan Malam

Must Read

Maf’ul Ma’ah (المفعول معه), Hukum ‘Irab dan Ketentuanya

Bismillahirahmanirahim. In Syaa allah kita akan membahas materi maf'ul ma'ah beserta ketentuan dan kaidah 'irabnya. Perhatikan paragraf berikut: خَرَجَ خَالِدٌ وَطُلُوْعَ...

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Mengenal Uslub Qasam (أُسْلُوْبُ القَسَمِ)

Materi uslub qasam (sumpah) yang akan kita bahas meliputi pengertian uslub qasam secara bahasa, istilah, rukun, jumlah (kalimat) qasam,...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(1)

جُحَا وَ دَعْوَةُ البَخِيْلِ

Juha dan Undangan Orang Pelit

مَرِضَ أَحَدُ أَغْنِيَاءِ البَلْدَةِ البُخَلَاءِ مَرَضًا شَدِيْدًا. فَدَعَا اللَهُ أَنْ يَشْفِيَهُ مِنْهُ، فَاسْتَجَابَ اللَه دُعَاءَهُ، فَأَرْسَلَ الغَنِيُّ فِى طَلَبِ جُحَا

Salah seorang orang kaya pelit di kampung sedang sakit lalu dia berdo’a kepada Allah agar mendapatkan kesembuhan. Ternyata do’anya dikabulkan dan dia pun sembuh kemudian mengundang Juha.

أَتَى جُحَا إِلَى الغَنِيِّ البَخِيْلِ مُبَارِكًا بِالشِّفَاءِ مِنَ المَرَضِ الشَّدِيْدِ

Juha datang menemui orang kaya pelit itu seraya mengucapkan “semoga diberkahi” atas kesehatan setelah mengalami sakit parah.

قَالَ الغَنِيُّ: لَقَدْ وَعَدْتُ بِإِقَامَةِ حَفْلِ عَشَاءٍ حِيْنَ أُشْفَى مِنْ مَرَضِى وَالآنَ أُرِيْدُكَ أَنْ تَذْهَبَ مَعِى لِدَعْوَةِ الأَصْدِقَاءِ.

Orang kaya berkata:” Aku sudah berjanji akan merayakan pesta makan malam ketika aku sembuh dan sekarang aku ingin kau (Juha) pergi bersamaku mengundang kawan-kawan”.

تَجَوَّلَ الغَنِيُّ، وَ مَعَهُ جُحَا فِى أَنْحَاءِ البَلْدَةِ يَدْعُوْنَ الأَصْدِقَاءَ.

Orang kaya itu kemudian ditemani Juha mengelilingi seluruh pelosok kampung untuk mengundang kawan-kawanya.

وَقْتَئِذٍ جَاعَ جُحَا جُوْعًا شَدِيْدًا، وَ ظَلَّ عَلَى هَذِهِ الحَالَةِ حَتِّى المَسَاءِ، دُوْنَ أَنْ يُقَدِّمَ لَهُ الغَنِيُّ أَيَّ طَعَامٍ

Kondisi Juha saat itu sangat lapar sampai menjelang sore hari tanpa diberikan makanan apapun oleh si kaya tersebut.

أَمَرَ الغَنِيُّ الطَّاهِيَ بِوَضْعِ الأَطْعِمَةِ فَوْقَ المَوَائِدِ، وَ بَعْدَ قَلِيْلٍ أَقْبَلَ أَصْدِقَاءُ نَحْوَ بَيْتِ الغَنِيِّ البَخِيْلِ وَهُمْ فِى رِيْبَةٍ مِنْ أَمْرِ صَاحِبِ الدَّعْوَةِ، لِمَا عُرِفَ عَنْهُ مِنَ البُخْلِ الشَّدِيْدِ.

Si kaya menyuruh juru masak menaruh makanan di atas meja hidangan, kemudian selang beberapa saat, kawan-kawanya datang dengan penuh keraguan sebab mereka tahu kalau orang kaya ini pelit.

فَلَمَّا دَخَلُوْا غُرْفَةَ الطَّعَامَ وَجَدُوْا الكَثِيْرَ مِنَ الأَطْعِمَةِ، وَ مِنْهَا: (الرُّوْمِيِّ) المَحْشُوِّ، وَالفَطَائِرِ، وَ البَقْلَاوَةِ، وَ مَا مَاثَلَ ذَلِكَ مِنَ الأَطْعِمَةِ اللّذِيْذَةِ، مَمْدُودَةً عَلَى المَائِدَةِ فَتَعَجَّبُوْا

Ketika mereka masuk ruang makan, ternyata banyak sekali makanan disana. Ada Mahsyi Ayam Kalkun (Kalkum yang di dalamnya ada nasinya), Pastel, Fatirah dan makanan lezat lainya yang sudah tersaji di meja hidangan. Mereka pun merasa heran.

وَلَمْ يَعُدْ جُحَا يُطِيْقُ الصَّبْرَ عَلَى الجُوْعِ، فَتَقَدَّمَ، وَ جَلَسَ أَمَامَ المَائِدَةِ، فَأَسْرَعَ المَدْعُوُّوْنَ بِالجُلُوْسِ أَيْضًا

Juha sudah tidak sabar lagi menahan lapar, dia pun maju dan duduk di depan hidangan. Begitu juga dengan para tamu undangan, mereka bergegas duduk.

فَجَاءَ الطَّاهِى بِحُسَاءٍ (الشُّورْبَةُ) وَ الَّتِى تَفُوْحُ مِنْهَا الرَّوَائِحُ الذَّكِيَّةُ, وَأَخَذَ الغَنِيُّ صَاحِبُ الدَّعْوَةِ مِلْعَقَةً وَ ذَاقَهَا، ثُمَّ التَفَتَ إِلَى الطَّاهِي، وَ قَالَ لَهُ: كَمْ مَرَّةٍ نَبَّهْتُكَ بِأَلَّا تَضَعَ فِى الطَّعَامِ ثُوْمًا !

Juru masak membawa kuah yang aroma sedapnya semerbak. Orang kaya itupun mengambil sendok dan mencicipinya lalu berkata:” Sudah berapa kali aku memperingatimu jangan menaruh bawang putih dalam makanan ini”.

قَالَ الطَّاهِى: يَا سَيِّدِي هَذَا لُزُوْمُ الطَّعَامِ

Juru masak:” Tuanku, bawang putih itu hal yang lumrah untuk makanan”

قَالَ الغَنِيُّ آمِرًا: هَيَّا أَرْجِعْ هَذَا الإِنَاءَ وَ ارْفَعْهُ مِنْ أَمَامِنَا، فَرَفَعَ الطَّاهِى (الشُّورْبَةَ)، وَ جُحَا يَتَحَسَّرُ، وَلَا يُظْهِرُ تَحَسُّرَهُ

Orang kaya berkata:” Ambi kembali mangkuk kuah itu dan singkirkan dari hadapan kita”. Lalu Juru masak menyingkirkan kuah itu, sedangkan Juha kecewa dengan hal itu namun dia menyembunyikanya.

ثُمَّ نَظَرَ الغَنِيُّ إِلَى الدِّيْكِ الرُّوْمِيِّ المَحْشُوِّ كَأَحْسَنِ مَا يَكُوْنُ، وَ الَّذِي تَفُوْحُ مِنْهُ رَوَائِحُ البُهَارَاتِ

Kemudian orang kaya itu melirik hidangan Mahsyi Ayam Kalkun yang nampaknya lezat dengan semerbak aroma rempah-rempah.

التَفَتَ الغَنِيُّ إِلَى الطَّاهِي وَ قَالَ لَهُ: تَعْسًا لَكُمْ!
أَمَا أَمَرْتُكُمْ أَلَّا تَضَعُوا هَذِهِ البُهَارَاتِ فِى المَأْكَلِ ؟! هَيَّا ارْفَعْهُ حَالًا

Orang kaya lalu meliril tukang masak dan berkata”. Sialan, bukanya sudah ku perintahkan jangan meletakan rempah-rempah ini dalam makanan, singkirkan sekarang juga”.

رَفَعَ الطَّاهِي الدِّيْكَ الرُّومِيَّ، وَ حُجَا يَتَأَوَّهُ وَ يَتَحَسَّرُ، وَ هُوُ يَنْظُرُ إِلَيْهِ بِنَظْرَاتِهِ حَزِيْنًا كَئِيبًا

Juru masak itupun segera menyingkirkan ayam kalkum, sedangkan Juha kecewa dan menyangkan hal itu. Dia hanya bisa menatapnya dengan tatapan penuh sedih dan muram

ثُمَّ أَتَى الطَّاهِى بِالبَقْلَاوَةِ وَ أَرَادَ أَنْ يَبْدَأَ بِإِعْطَائِهَا مِنْ عِنْدِ جُحَا رِعَايَةُ لِلتَّرْتِيْبِ. فَصَاحَ صَاحِبُ الدَّعْوَةِ قَائِلًا: أَيُّهَا الأَبْلَهُ كَيْفَ يَأْكُلُ جُحَا الحُلْوَ قَبْلَ الطَّعَامِ ؟!

Kemudian Juru masak membawa Fatirah (makanan manis) dan dia bermaksud menyajikanya di mulai dari Juha sesuai urutan, namun si kaya berteriak seraya berkata:” Hai tolol, bagaimana Juha makan makanan manis sebelum dia makan?

انْسَحَبَ الطَّاهِي مَذْعُوْرًا، وَ رَأَى جُحَا أَنَّ كُلَّ نَوْعٍ مِنَ الطَّعَامِ قَدْ أُخِذَ مِنْ أَمَامِهِ بِحِيْلَةٍ مِنَ الحِيَلِ.

Dengan panik, Juru masak pun menyingkirkanya. Juha melihat semua makanan sudah diambil dari hadapanya dengan trik tipu daya.

وَبِسُرْعَةٍ أَخَذَ جُحَا مِلْعَقَةً، وَ هَجَمَ عَلَى طَبَقِ الأُرْزِ المَوْضُوْعِ فَوْقَ المَائِدَةِ، وَ هُوَ مُغَطَّى بِالفُسْتُقِ وَ اللَّوْزِ، وَ تَفُوْحُ مِنْهُ الرَّوَائِحُ العِطْرِيَّةُ

Dengan sigap Juha mengambil sendok dan menyerbu piring berisi nasi putih diatas meja makan lalu dia menaburinya dengan kacang dan luz yang membuat aroma wangi semerbak.

قَالَ صَاحِبُ الدَّعْوَةِ
انْتَظِرْ يَاجُحَا إِلَى أَنْ يَحِيْنَ وَقْتُ الأُرْزِ

Orang kaya berkata:” Juha tunggulah sampai tiba saatnya waktu makan nasi”.

قَالَ جُحَا لِلغَنِيِّ: يَا سَيِّدِي امْهِلْنِي قَلِيْلًا لِأَمْلَأَ مَعِدَتِي مِنْ طَعَامِكَ اللَّذِيْذِ، بَيْنَمَا أَنْتَ تُعَدِّدُ عُيُوُبَ تِلْكَ الأَطْعِمَةِ، وَ تَقُوْمُ بِمُجَازَاتِهَا

Juha menjawab:” Tuanku, Biarkan aku mengisi lambungku dengan makanan lezat milikmu sampai anda selesai menghitung satu persatu kekurangan makanan makanan itu lalu anda putuskan.

||| Baca juga, Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

IndonesiaArab
Pulangعَادَ - يَعُوْدُ
Mengobatiشَفَى - يَشْفِيْ
Bangun tidurإسْتَيْقَظَ - يَسْتَيْقِظُ
Berjanjiوَعَدَ - يَعِدِ
Menunaikan/merayakanأَقَامَ - يُقِيْمُ
Berkelilingتَجَوَّلَ - يَتَجَوَّلُ
Mengundangدَعَا - يَدْعُو
Laparجَاعَ - يَجِيْعُ
Menyajikanقَدَّمَ - يُقَدِّمُ
Menahanأَطَاقَ - يُطِيْقُ
Bertaburan/semerbakفَاحَ - يَفُوْحُ
Memperingatiنَبَّهَ - يُنَبِّهُ
mengecewakanتَحَسَّرَ - يَتَحَسَّرُ
Menyayangkanتَأَوَّهَ - يَتَأَوَّهُ
Beranjak pergiانْسَحَبَ - يَنْسَحِبُ
Menutupiغَطَّى - يُغَطِّى

Latihan

Buatlah kalimat menggunakan kata berikut:

يُطِيْقُ / مِلْعَقَةٌ / يِغَطِّى

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Sukses Mengatur Waktu [تنظيم الوقت]

Cerpen Hal: 57 Kitab Ta'bir Mustawa Tiga (Silsilah Ta'lim Lughatul Arabiyah) Waktu dari mulai kita tidur sampai tidur kembali terasa sangat singkat. Sayang sekali apabila...

Petualangan Kupu-Kupu Cantik ke Nubia

Cerita lanjutan dari petualangan kupu-kupu di kota Siwa أَرْضُ الذَّهَبِ Daratan Emas أَقْبَلَ الشتاءُ، طَارَتِ الفَرَاشَاتُ المُلَوَّنَةُ إِلَى الْجُنُوْبِ - هَبَطَتِ الفَرَاشَاتُ فِى قَرْيَةٍ جَمِيْلَةٍ - الْقَرْيَةُ...

Mengenal 4 Tanda Fi’il ( علامة الفعل )

Tanda Fi'il (علامة الفعل) Bait ke#11 Jika pada Bait ke #10 Kita mengenal tanda Isim, sekarang Kita akan mengenal Tanda Khusus Fi'il. Sebelumnya sudah diulas bahwa Fi'il...

Mengenal Uslub Syarat (أُسْلُوْبُ الشَرْطِ)

أسلوب الشرط Diawali dengan BismillahiRahmaniRahim semoga kita senantiasa diberikan kesehatan rahani & jasmani dan selalu istiqomah dalam menyebarkan kebaikan رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي...

Tinggalkan Komentar

Latest News

Maf’ul Ma’ah (المفعول معه), Hukum ‘Irab dan Ketentuanya

Bismillahirahmanirahim. In Syaa allah kita akan membahas materi maf'ul ma'ah beserta ketentuan dan kaidah 'irabnya. Perhatikan paragraf berikut: خَرَجَ خَالِدٌ وَطُلُوْعَ...

Macam-Macam Maa (ما), fungsi dan ‘Irabnya

Ada berapa banyak jumlah Maa (ما) dalam bahasa arab dan bagaimana cara penggunaanya dalam kalimat ?. Kira-kira seperti itu...

Percakapan bahasa arab tentang etika bertamu (آداب الزّيارة)

Alhamdulillah latihan mendengar video bahasa arab tanpa text sudah sampai pada bagian ke#6. Kemajuan yang sangat luar biasa dari para peserta latihan, jika pada awal...

Perbedaan لكنْ dan لكنَّ, Lengkap dengan ‘Irab

Perbedaan لكنْ dan لكنَّ, Lengkap dengan 'Irab Pertanyaan Ikhwan via group whatsapp tentang hukum 'Irab ْلَكِن pada kalimat yang terdapat di dalam Kitab Durusulughah Al-Arabiyyah Textnya...

Kitab Silsilah Al-Arabiyyah Baina Yadaika [Full Download]

Kitab Silsilah Al-Arabiyyah Baina Yadaika termasuk salah satu buku panduan terbaik yang dirancang dengan metode sempurna untuk untuk non arabic. Buku ini memiliki empat level...

3 Aplikasi Kamus Bahasa Arab Terbaik 2020

Hidup di era digital membuat semuanya semakin mudah tidak terkecuali belajar bahasa arab. Banyak sekali aplikasi-aplikasi untuk menunjang proses belajar, baik yang berbentuk kamus,...

Sponsored Articles

More Articles Like This