Juha dan Tetangga Pelit

5
(1)

جُحَا وَ الجَارُ البَخِيْلُ

Juha dan Tetangga Pelit

كَانَ يَسْكُنُ بِجِوَارِ جُحَا رَجُلٌ غَنِيٌّ وَ لَكِنَّهُ بَخِيْلٌ، وَ قَدْ تَعَوَّدَ هَذَا الجَارُ اسْتِعْمَالَ حَاجَاتِ غَيْرِهِ مِنَ النَّاسِ

Seorang lelaki kaya tinggal dekat rumah Juha namun dia sangat pelit dan juga terbiasa mempergunakan hak milik orang lain.

وَ كَانَ هَذَا البَخِيْلُ يَذْهَبُ كَثِيْرًا إلَى جُحَا، وَ يَسْتَعِيْرُ مِنْهُ مَا يَلْزَمُهُ

Si pelit ini sering sekali pergi menemui Juha dan meminjam apapun yang dia perlukan.

وَ اسْتَجَابَ جُحَا كَالعَادَةِ إِلَى طَلَبِ جَارِهِ الَّذِى أَخَذَ الحِمَارَ وَ ذَهَبَ بِهِ وَ هُوَ مَسْرُوْرٌ لِقَضَاءِ حَاجَتِهِ

Seperti biasa Juha memperbolehkan si pelit itu meminjam keledainya, dia pun pergi dengan senang untuk membereskan keperluanya.

كَرَّرَ البَخِيْلُ اسْتِعَارَةَ حِمَارِ جُحَا مَرَّاتٍ وَ مَرَّاتٍ وَ فِى يَوْمٍ قَالَ لَهُ جُحَا : أَلَا تَأْخُذُ حِمَارِى هَذَا هَدِيَّةً مِنِّى كَيْ أَسْتَرِيْحَ

Si pelit meminjam keledai Juha sudah berkali-kali, dan pada suatu hari Juha berkata:” Sekalian saja ambil keledaiku dan anggap hadiah agar aku bisa santai.

قَالَ الجَارُ ضَاحِكًا : وَ لِمَ آخُذُهُ، وَ أَتَحَمَّلُ نَفَقَاتِ إِطْعَامِهِ وَهُوَ عِنْدَكَ ، آخُذُهُ وَقْتَمَا أَشَاءُ ؟ وَ أَخَذَ الحِمَارَ وَ انْصَرَفَ. اغْتَاظَ جُحَا وَ عَزَمَ عَلَى أَنْ يَضَعَ حَدًّا لِهَذَا الأَمْرِ

Si pelit ketawa terbahak lalu berkata:” Kenapa aku harus mengambil dan menanggung biaya makanan keledai ini sedangkan dia milikmu. Aku akan mengambilnya ketika aku butuh saja. Dia pun mengambil keledai dan pergi. Juha kesal dan dia pun bertekad mengakhiri masalah ini.

وَ فِى اليَوْمِ التَّالِى جَاءَ البَخِيْلُ يَطْلُبُ اسْتِعَارَةَ الحِمَارِ. قَالَ جُحَا : دَعْنِى أَذْهَبُ لِلْحِمَارِ لَأَسْتَشِيْرَهُ أَوَّلًا : إِنْ كَانَ الحِمَارُ يَرْغَبُ فِى مُصَاحَبَتِكَ فَلَنْ أَمْنَعَهُ

Di hari berikutnya, si pelit datang lagi ingin meminjam keledainya. Juha berkata:” Biarkan aku tengok dulu keledainya, aku  aku akan minta pendapat dia, jika dia mau menemanimu aku tak akan menghalanginya.”

وَ بَعْدَ لَحَظَاتٍ عَادَ جُحَا وَ قَالَ : لَقَدِ اسْتَشَرْتُ الحِمَارَ فَلَمْ يَقْبَلْ ، وَ قَالَ لِى : إِنَّكَ تُحَمِّلُهُ فَوْقَ طَاقَتِهِ ، وَ تَضْرِبُهُ ، وَ تَسُبُّ صَاحِبَهُ

Selang beberapa saat Juha kembali dan berkata:” Keledai itu bilang kepadaku bahwa kau mempekerjakan dia diluar kemampuan dia dan kau juga memukuli dan memaki pemiliknya”.

وَ لَكِنَّ البَخِيْلَ تَحَايَلَ عَلَى جُحَا حَتَّى أَخَذَ الحِمَارَ هَذِهِ المَرَّةَ أَيْضًا

Namun si pelit pandai membuat siasat sampai pada akhirnya dia pun berhasil mengambil keledai itu.

وَ فِى المَسَاءِ عَادَ الجَارُ بِالحِمَارِ ، وَ قَالَ لِجُحَا :
لَقَدْ أَطْعَمْتُهُ لَكَ اليَوْمَ ، وَ قَدْ كَلَّفَنِى ذَلِكَ دِيْنَارَيْنِ ، وَ عَلَيْكَ أَنْ تَقُوْمَ بِأَدَاءِهِمَا يَا جُحَا !!

Sore harinya dia kembali datang dengan keledai itu dan berkata kepada Juha”. Aku sudah memberikan makan keledaimu hari ini dan menghabiskan uang dua dinar. Kau harus menggantinya Juha”.

اغْتَاظَ جُحَا ، وَ أَقْسَمَ أَنْ يَضَعَ حَدًّا لِهَذَا الأَمْرِ ، وَ يَتَّخِذَ مَوْقِفًا مَعَ هَذَا الجَارِ البَخِيْلِ ، المُسْتَغِلُّ لِلجِيْرَانِ

Juha jengkel dan bersumpah akan mengakhiri masalah ini dan dia akan mengambil sikap tegas terhadap tetangga pelit yang mengambil keuntungan dari tetangganya.

وَ جَاءَ البَخِيْلُ كَعَادَتِهِ لِيَقْتَرِضَ الحِمَارَ
فَقَالَ جُحَا : الحِمَارُ فِى السُّوْقِ ، وَ لَنْ يَعُوْدَ

Seperti biasa si pelit datang untuk meminjam keledai, Juha berkata:” Keledai lagi di Pasar dan tidak akan kembali”.

وَ مَا كَادَ جُحَا يُتَمُّ كَلَامَهُ حَتَّى نَهَقَ الحِمَارُ بِصَوتٍ عَالٍ مِنْ دَاخِلِ اصْطِبْلِ مَنْزِلِ جُحَا

Belum juga ucapan Juha selesai, keledai itu meringkik dengan suara keras dari dalam kandang yang berada di rumah Juha.

قَالَ البَخِيْلُ : يَا جُحَا هَذَا حِمَارُكَ بِالدَّاخِلِ وَ أَنْتَ تُنْكِرُ وُجُوْدَهُ ؟

Si pelit berkata:” Juha, noh keledaimu ada di dalam dan kau mengingkari keberadaanya ?

قَالَ جُحَا : مَا أَغْرَبَ أَمْرَكَ يَا رَجُل ! أَتُصَدِّقُ الحِمَارَ وَ لَا تُصَدِّقُنِى ؟!

Juha menjawab:” Kau memang orang aneh, percaya kepada keledai dan tidak kepadaku”

||| Baca juga, Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

IndonesiaArab
Terbiasaتَعَوَّدَ - يَتَعَوَّدُ
Meminjamاِسْتَعَارَ - يَسْتَعِيْرُ
Menggunakanاسْتَعْمَلَ - يَسْتَعْمِلُ
Mengabulkan/Memperbolhknاسْتَجَابَ - يَسْتَجِيْبُ
Menanggungتَحَمَّلَ - يَتَحَمَّلُ
Bertekadعَزَمَ - يَعْزَمُ على
Kesal/marahاغْتَاظَ - يَغْتَاظُ
Meminta pendapatاسْتَشَارَ - يَسْتَشِيْرُ
Sukaرَغِبَ - يَرْغَبُ فى
Benciرَغِبَ - يَرْغَبُ عَنْ
Memakiسَبَّ - يَسُبُّ
Membuat trikتَحَايَلَ - يَتَحَايَلُ
Mmberi makanأَطْعَمَ - يُطْعِمُ
Menjadikan/Membuatاتَّخَذَ - يَتَّخِذَ
Meminjamاقْتَرَضَ - يَقْتَرِضُ
Meringkikنَهَقَ - يَنْهَقُ

Latihan

Buat kalimat dari kata berikut ini:

يَسْتَعْمِلُ / يَسْتَعِيْرُ / تَعَوَّدَ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Kitab Nahwu Al-Arabi [Fadhil Shalih]

عنوان الكتاب: النحو العربي أحكام ومعان المؤلف: فاضل صالح السامرائي حالة الفهرسة: غير مفهرس سنة النشر: 1435 - 2014 الناشر : دار ابن كثير عدد المجلدات: 2 رقم الطبعة: 1 عدد...

6 Etika Penting Dalam Islam [Hiwar Bahasa Arab]

Dialog halaman 131 dan 138.مِنْ الآدَابِ الإِسْلاَمِيَّةِEtika Islamiغَابَ إِبْرَاهِيْمُ وَلَمْ يَحْضُرْ الدَّرْسَ الأَمْسِ لِأَنَّهُ كَانَ مَرِيْضًا، فَعَادَهُ يُوْسُفُ صَدِيْقُهُ لِيَطْمَئِنَّ عَلى صِحَّتِهِ، فَسَأَلَهُ إِبْرَاهِيْمُ...

Perubahan Bentuk Kata Kerja (Fi’il) Dalam Bahasa Arab

بسم الله الرحمن الحيمPEMBAHASAN FI'IL فعل (KATA KERJA)Kata kerja (fi'il) dalam bahasa arab dikelompokan menjadi beberapa kategori dilihat dari segi zaman (waktu), jumlah huruf,...

Kitab Qawa’id Asasiyyah [Nahwu Sharaf]

Kitab Qawa'id Asasiyyah cukup ringkas bagi Kalian yang ingin mempelajari Ilmu Nahwu dan Sharaf dari awal atau sekedar mura'jaah. Kitab yang dikarang oleh Ustad...

Apa itu Isim Isyarah

 (الاسم الاشارة) Kata Tunjuk1. Definisi Isim Isyarah termasuk Isim Makrifat yang hukum 'irabnya Mabni kecuali هذان dan هتان. Isim ini digunakan untuk isyarat terhadap...

Kaidah Badal (البدل) Lengkap dengan contoh ‘Irab

Setelah kita selesai membahas materi Na'at, Taukid dan 'Athaf. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari Tawaabi' yang ke empat (terakhir) yaitu Badalمَا هُوَ...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...