Juha dan Sepotong Daging Ajaib

5
(12)

جُحَا وَاللَّحْمُ العَجِيْبُ

Juha dan Sepotong Daging Ajaib

اشْتَهَى جُحَا أَنْ يَأكُلَ لَحْمًا، فَذَهَبَ إلى الجَزَّارِ وَاشْتَرَى مِنْهُ قِطْعَةً مِنَ اللَّحْمِ، فَلَمَّا عَادَ إلى البَيْتِ طَلَبَ مِنْ زَوْجَتِهِ أَنْ تَقُومَ بِطَهْيِهَا في اليَوْمِ التَّالى عِنْدَ عَوْدَتِهِ مِنَ العَمَلِ

Juha ingin sekali menyantap daging, dia pun pergi ke tukang jagal dan membeli sepotong daging. Setibanya di rumah, dia meminta sang istri agar memasaknya di keesokan harinya ketika dia pulang dari kerja.

وَفي اليومِ التَّالى ذَهَبَ إلى عَمَلِهِ وَقَامَتْ الزَّوْجَةِ بِوَضْعِ اللَّحْمِ على النَّارِ. وفي أثناءِ ذٰلكَ جَاءَتْ إليهَا شَقِيْقُهَا وَكَانَ يُحِبُّ أَكْلَ اللَّحْمِ، فلاَحَظَ اللَّحْمَ على النَّارِ. فَلَمَّا طَهَتِ اللَّحْمَ جَلَسَتْ هِيَ وَشَقِيْقُهَا فَأَكَلاَهُ كُلَّهُ

Esok harinya setelah Juha berangkat bekerja, sang istri mulai memasak daging. Disela-sela dia memasak, datang saudaranya (lk) yang suka sekali makan daging dan dia pun terus memperhatikan daging yang sedang dimasak. Selepas istri Juha selesai memasaknya, mereka berdua lalu duduk dan menyantap daging itu sampai habis.

فَلَمَّا ذَهَبَ شَقِيْقُهَا فَكَّرَتْ زَوْجَةُ جُحَا في الخُرُوجِ مِنْ هٰذهِ المَأْزَقِ فَأَسْرَعَتْ بِوَضْعِ قِطَعٍ مِنَ الخِيَارِ بِإِنَاءِ اللَّحْمِ

Setelah saudaranya pergi, istri juga memikirkan cara agar bisa keluar dari kesulitan. Dia pun segera menaruh sepotong timun di wazan daging.

فَلَمَّا جَاءَ جُحَا وَطَلَبَ الطّعَامَ، وَقَدَّمَتْ لَهُ زَوْجَتُهُ الحَسَاءَ بِقِطَعِ الخِيارِ، وَرَاحَ جُحَا يأْكُلُ الطَّعَامَ

Ketika Juha datang dan meminta makanan, sang istri lalu menghidangkan kuah berisi potongan timun, Juha pun mulai menyantapnya.

قَالَ جُحَا :” هٰذا خِيارٌ، وَأَجَابَتْ زَوْجَتُهُ :” إِنَّهُ اللَّحْمُ. تَعَجَّبَ جُحَا وَقَالَ :” يَالَلعَجَبِ اللَّحْمُ تَتَحَوَّلُ إلى خِيَارٍ !! وَلَكِنَّ الحَسَاءَ حَسَاءُ لَحْمٍ.

Juha:” Ini timun”. Istri :” Ini daging”. Juha heran dan berkata:” Ajaib..daging menjelma menjadi timun !! Tapi kuahnya kok daging.

Lihat juga: Kumpulan Kisah Jenaka Juha

قالتْ الزَّوْجَةُ :” قَدْ يَكُونُ لَحْمًا مَغْشُوْشًا فَلاَ تَشْتَرِيهِ مَنْ هٰذَا الجَزَّارِ مَرَّةً أُخْرَى. قَال جحا :” هٰذا مَا أُفَكِّرُ فِيْهِ

Sang istri :” Kemungkinan daging palsu, lain kali jangan membelinya dari tukang jagal itu”. Juha:” Ini yang sedang aku pikirkan”.

وَفي اليومِ التّالى اشْتَرَى جُحَا قِطْعَةً مِنَ اللَّحْمِ مِنْ جَزَّارٍ آخَرَ، وَقَالَ لِزَوْجَتِهِ :” أظُنُّ أَنَّ هٰذا اللَّحْمَ لاَ سَيُصْبِحُ خِيَارًا لَقَدْ أَعْطَانِي البَائِعُ أَفْضَلَ مَا عِنْدَهُ

Di hari berikutnya, Juha habis membeli sepotong daging dari tukang jagal berbeda, lalu dia berkata kepada sang istri :” kurasa daging ini tak akan berubah menjadi timun, sebab ini daging terbaik penjual itu yang diberikan kepadaku”.

وَفي اليومِ التّالى وَضَعَتْ الزَّوجَةُ اللَّحْمَ فَوقَ النَّارِ وَجَاءَ شَقِيْقُهَا، فَأَكَلاَ اللَّحْمَ كُلَّهَ، فَلَمَّا ذَهَبَ وَضَعَتِ الزَّوجَةُ في إنَاءِ اللَّحْمِ قِطْعًا مِنَ الخِيَارِ

Di hari berikutnya, sang istri mulai memasak daging lalu saudaranya datang kembali, dan mereka berdua pun menyantap dagingnya sampai habis. Setelah saudaranya pergi, istri Juha menaruh potongan timun di wazan daging.

فَلَمَّا عَادَ جُحَا قَدَّمَتْ لَهُ زَوْجَتُهُ لَهُ الطَّعَامَ، فَقَالَ جُحَا في غَضَبٍ :” إنَّهُ خِيَارٌ. قَالَتِ الزَّوْجَةُ :” لاَ تَشْتَرِ لَحْمًا يَا جُحَا لَقَدْ سَمِعْتُ مِنَ الجِيْرَانِ أَنَّ اللَّحْمَ يَتَحَوَّلُ إلى خِيَارٍ

Ketika Juha pulang, sang istri menghidangkan makanan. Dengan marahnya Juha berkata:” Ini timun”. Sang istri :” Juha, janganlah kau membeli daging lagi, sebab aku mendengar dari para tetangga bahwa daging bisa menjelma menjadi timun”.

رَاحَ جُحَا يَتَحَدَّثُ النَّاسَ في أَمْرِ الخِيَارِ، فَظَنُّوا بِهِ مَسًّا في عَقْلِهِ، فَذَهَبَ إلى الجَزَّارِ فَأَكَّدَ لَهُ الجَزَّارُ أَنَّ اللَّحْمَ لاَ يَتَحَوَّلُ إلى خِيَارٍ، فَاشْتَرَى جُحَا مِنْهُ قِطْعَةً أُخْرَى

Juha menceritakan masalah timun ini kepada orang-orang, mereka malah mengira Juha gila. Lalu Juha pergi menemui tukang jagal, dan tukang jagal memastikan bahwa daging tidak menjelma menjadi timun.

وَقَالَ لِزَوْجَتِهِ :” خُذِي يَا زَوْجَتِي العَزِيْزَةُ، لَقَدْ أَحْبَبْتُ لَحْمَ الخِيَارِ. وفي اليومِ التَّالى جَاءَ شَقِيْقُهَا كَالعَادَةِ، وَجَلَسَا يَتَنَاوَلاَنِ اللَّحْمَ، وَفَاجَأَهُمَا جُحَا وَهُمَا عَلى هٰذا الحَالِ

Juha berkata kepada istrinya:” Ambilah Istriku sayang, aku bawakan daging timun yang aku sukai. Di hari berikutnya, seperti biasa saudara istrinya datang dan mereka berdua duduk menyantap daging. Tiba-tiba mereka berdua dikejutkan dengan kedatangan Juha.

فَأَمْسَكَ جُحَا بِشَقِيْقِهَا وَوَضَعَهُ في صُنْدُوقٍ كَبِيْرٍ، وَأَقْفَلَ عَلَيْهِ، وَخَرَجَ إلى أَهْلِهِمَا لِيَدْعُوَهُمْ وَيُرِيَهُمْ مَا تَفْعَلُهُ زَوْجَتُهُ وَشَقِيْقُهَا

Juha pun menahan saudara istrinya lalu ia masukan kedalam peti besar dan menutupnya. Juha keluar rumah bermaksud menemui keluarga mereka berdua dan memanggilnya untuk memperlihatkan apa yang dilakukan sang istri dan saudaranya.

فَبَعْدَ أَنْ خَرَجَ جُحَا مِنَ البَيْتِ، أَسْرَعَتْ زَوجَتُهُ وَفَتَحَتِ الصُّنْدُوقَ وَأَخْرَجَتْ شَقِيْقَهَا وَوَضَعَتْ بَدَلاً مِنْهُ في الصُّنْدُوقِ جَحْشًا صَغِيْرًا لِجَارِهِمْ وَأَقْفَلَتْ عَليهِ الصُّنْدُوقَ كَمَا كَانَ

Setelah Juha keluar dari rumah, sang istri segera membuka peti dan mengeluarkan saudaranya, lalu sebagai gantinya dia menaruh seekor keledai kecil milik tetangganya, dan dia pun menutup kembali peti tersebut seperti semula

أَقْبَلَ جُحَا وَمَعَهُ أَبُوهَا وَأُمُّهَا وَإِخْوَاتُهَا وَبَعْضُ الجِيْرَانِ، فَتَحَ لَهُمْ الصُّنْدُوقَ فَرَأَوا جَحْشًا. فقالوا : يَا جُحَا أَنْتَ مَجْنُونٌ

Juha datang bersama ayah sang istri, ibunya, saudara-saudaranya dan beberapa orang tetangga, Juha lalu membuka petinya dan mereka melihat seekor anak keledai. Mereka berkata:” Kau gila Juha”.

فَخَجِلَ وَنَظَرَ جُحَا إلى زَوْجَتِهِ وَقال :” إِنَّ الَّتِي تَجْعَلُ اللَّحْمَ خِيَارًا تَسْتَطِيْعُ أَنْ تَجْعَلَ ابْنَ آدَمَ حِمَارًا

Juha malu dan melirik kepada sang istri lalu berkata:” Orang yang merubah daging menjadi timun ternyata bisa juga merubah anak menusia menjadi keledai”.


Penulis: Syauki Hasan Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة Penerjemah: Anggota TMBA

Kosa kataالمفردات
Ingin/mauاشْتَهَى - يَشْتَهِى
Membeliاشْتَرَى - يَشْتَرِى
Melaksanakanقَامَ - يَقُوْمُ ب
Memasakطَهَا - يَطْهُو
Meletakan/menaruhوَضَعَ - يَضِعُ
Memperhatikanلاَحَظَ - يُلاحُظُ
Menyajikan/menghidangkanقَدَّمَ - يُقَدِّمُ
Berubah/berpindahتَحَوَّلَ - يَتَحَوَّلُ
Menipu/memalsukanغَشَّ - يَغُشًُ
Memberiأَعْطَى - يُعْطِى
Mengiraظَنَّ - يَظُنُّ
Menyantapتَنَاوَلَ - يَتَنَاوَلُ
Tiba-tiba/kagetفَاجَأَ - يُفَاجِىءُ
Menutupأَقْفَلَ - يُقْفِلُ
Maluخَجِلَ - يَخْجَلُ
Mampu/bisaاسْتطَاعَ - يَسْتَطِيْعُ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 12

No votes so far! Be the first to rate this post.

Hari Libur Sekolah (عطلة مدرسية)

قصة مسلسلة عن العطلةCerita Tentang Liburanالهدف من الحصول على عطلة بعد الامتحان, هو التخلص من التعب و التوتر والإرهاق التى تعرض لها الطلاب خلال...

Maf’ul Ma’ah (المفعول معه), Macam, dan Ketentuan Hukum I’rabnya

Bismillahirahmanirahim. In Syaa allah kita akan membahas materi maf'ul ma'ah beserta ketentuan dan kaidah i'rabnya.Perhatikan paragraf berikut: خَرَجَ خَالِدٌ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ بَيْتِهِ في السَّاعَةِ...

Kerja Bakti (العَمَلُ التَّعَاوُنِىُّ) Bahasa Arab

العَمَلُ التَّعَاوُنِىُّ فِى بِلاَدِنَا اِنْدُوْنِيْسِيَاGotong Royong Di Negri Indonesiaالأَعْمَالُ التَّعَاوُنِيَّةُ فِي طَبِيْعَةِ الشَّخْصِيَةِ الاِنْدُوْنِيْسِيَّةِ أنَّهَا تَمِيْلُ إِلَى مُسَاعَدَةِ الأخَرِيْنَ دُوْنَ رجاءِ مَقَابِلِ مَدْىِّ أَوْ...

Alasan Mendasar Kenapa Kita Belajar Bahasa Arab

لِمَاذَا نَتَعَلَّمُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَKenapa kita belajar Bahasa Arab ?كَانَ عُثْمَانُ يَعْرِفُ أَنَّ عَبْدَ العَزِيْزِ قَدْ أنْهَى دِرَاسَتَهُ الثَّانَوِيَّةَ، وَهُوَ طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ فَبَدَأَ عُثْمَانُ يَسْأَلُ...

Kumpulan Pertanyaan Bahasa Arab (Terjemah)

Didalam komunitas group whatsapp sering sekali banyak Ikhwan yang meminta bantuan terjemah Indonesia - Arab.Supaya menjadi dokumentasi dan kapan saja bisa dilihat. TMBA menyimpanya...

Lam ‘Amr (لام الأمر), Fungsi dan Kegunaan

Pembahasan lanjutan dari macam-macam huruf lam setelah lam ta’lil, lam juhud, lam ibtida dan lam istigatsah yaitu lam 'amr. Mari kita fahami mulai definisi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Fi’il Mu’tal Lafif Mafruq ( المعتل اللفيف المفروق)

Fi'il Mu'tal Lafif Mafruq ( المعتل اللفيف المفروق) Lengkap Tashrif Lanjutan dari pembahasan fi'il mu'tal mitsal, mu'tal ajwaf dan mu'tal...

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...