Juha dan seorang pencuri

Must Read

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(1)

جُحَا وَاللَّصُ

Juha & Seorang Pencuri

كَانَ جُحَا يَمْتَلِكُ مَتْجَرًا كَبِيْرًا يُدِرُّ عَلَيْهِ رِبْحًا وَفِيْرًا ، وَ كَانَ يَعْمَلُ لَدَيْهِ رَجُلٌ يُسَاعِدُهُ فِى إِدَارَةِ المَتْجَرِ

Juha memiliki sebuah toko besar yang cukup banyak menghasilkan untung. Dalam mengatur tokonya, dia dibantu oleh salah seorang pegawai

وَ فِى يَوْمٍ سَرَقَ الرَّجُلُ أَمْوَالَ جُحَا كُلَّهَا ، وَ تَرَكَ المَتْجَرَ خَاوِيًا ، وَ هَرَبَ

Suatu hari seorang lelaki mencuri semua harta Juha dan menjarah toko sampai ludes tak tersisa lalu si pencuri itu melarikan diri.

وَقَفَ جُحَا أَمَامَ المَتْجَرِ يَبْكِى عَلَى ضَيَاعِ أَمْوَالِهِ وَ كَيْفَ يَرُدُّهَا وَ هُوَ لَا يَعْرِفُ عَنِ الرَّجُلِ شَيْئًا ؟

Juha duduk di depan toko sambil menangis atas hilangnya harta kekayaan. Dia tidak tahu bagaimana cara mengembalikan semua hartanya tanpa mengetahui sosok si lelaki pencuri itu.

هَرَبَ الرَّجُلُ السَّارِقُ بَعِيْدًا عَنْ أَعْيُنِ الرُّقَبَاءِ ، وَ تَنَكَّرَ فِى زِيِّ التُّجَارِ ، وَ أَخَذَ يَتَمَتَّعُ بِحُرِّيَّتِهِ ، وَ يَسْتَثْمِرُ الأَمْوَالَ الَّتِى اخْتَلَسَهَا

Si pencuri melarikan diri jauh dari pantauan dan dia menyamar layaknya seorang pengusaha. Dia bersenang-senang dengan bebas dan menginvestasikan harta curianya.

حَزِنَ جُحَا عَلَى فَقْدِ أَمْوَالِهِ حُزْنًا شَدِيْدًا ، وَ بَثَّ العُيُوْنَ ، وَ أَرْسَلَ الرُّسُلَ يُفَتِّشُوْنَ عَنْ هَذَا السَّارِقِ الهَارِبِ ، وَ لَكِنَّ أَحَدًا لَمْ يَعْثُرْ لَهُ عَلَى أَثَرٍ

Juha sangat sedih atas raibnya harta kekayaan, dia pun menyebarkan mata-mata untuk mengintai si pencuri yang lari namun satu pun tidak ada yang berhasil menemukan jejaknya.

وَ لَمْ يَرَ جُحَا بُدًّا مِنْ أَنْ يَبْحَثَ بِنَفْسِهِ عَنِ السَّارِقِ الهَارِبِ الَّذِى سَلَبَهُ أَمْوَالَهُ وَ بَضَائِعَهُ وَ لَمْ يُبْقِ لَهُ شَيْئًا . فَارْتَدَى ثِيَابًا قَدِيْمَةً كَأَثْوَابِ الشَّحَاذِيْنَ ، وَ جَعَلَ يَجُوْبُ البِلَادَ ، وَ يَسْتَجْدِى مَنْ يُقَابِلُهُمْ

Juha belum berfikir untuk mencari sendiri sipencuri yang merenggut semua uang dan hartanya. Juha memakai pakaian lama layaknya pengemis, dia mengelilingi kampung dan mengemis kepada setiap orang yang dia jumpai.

مَرَّتْ شُهُوْرٌ ، وَ جُحَا يَتَنَقَّلُ مِنْ بَلَدٍ إِلَى بَلَدٍ ، وَ لَمْ يَعْثُرْ عَلَى السَّارِقِ حَتَّى أَنَّهُ فَقَدَ الأَمَلَ فِى العُثُوْرِ عَلَيْهِ

Selang beberapa bulan, Juha terus berpindah-pindah dari suatu kampung ke kampung lain dan belum berhasil menemukan si pencuri sampai dia merasa perimis

وَ بَيَّنَمَا كَانَ جُحَا يَهُمُّ بِالعَوْدَةِ إِلَى بَلَدِهِ صَادَفَتْهُ قَافِلَةٌ تِجَارِيَّةٌ قَادِمَةٌ مِنْ بِلَادٍ بَعِيْدَةٍ ، فَاقْتَرَبَ مِنْهَا لِيَتَبَيَّنَ مُرَافِقِيْهَا مِنَ التُّجَّارِ وَ العُمَّالِ

Ketika Juha berniat kembali ke kampung halaman, di perjalanan dia berpapasan dengan iringan pedagang yang datang dari jauh. Juha lalu mendekati mereka untuk mencari kejelasan siapa mereka.

وَ إِذَا هُوَ وَجْهًا لِوَجْهٍ أَمَامَ السَّارِقِ الَّذِى كَانَ يَلْبَسُ المَلَابِسَ الفَاخِرَةَ الَّتِى لَا يَرْتَدِيْهَا إِلَّا كِبَارُ التُّجَّارِ. أَمْسَكَ جُحَا بِالرَّجُلِ ، وَ أَخَذَ يَصِيْحُ قَائِلًا : لَنْ تُفْلِتَ مِنِّى أَيُّهَا السَّارِقُ اللَّئِيْمُ .. لَقَدْ سَرَقْتَ أَمْوَالِى وَهَرَبْتَ

Ketika Juha bertatap muka dengan si pencuri yang memakai pakaian mewah. Juha memegang si pencuri itu lalu berteriak:” Hai pencuri busuk, Kau tidak akan bisa lolos dariku. Kau telah merenggut harta kekayaanku dan kau kabur.

كَبُرَ عَلَى السَّارِقِ الَّذِى ذَاقَ طَعْمَ النِّعْمَةِ ، وَ تَمَتَّعَ بِالثَّرْوَةِ وَالجَاهِ أَنْ يَقْبِضَ عَلَيْهِ جُحَا ، وَ يَفْضَحَهُ أَمَامَ اتْبَاعِهِ ، وَ مُرَافِقِيْهِ ، فَأَمْسَكَ بِتَلَابِيْبِ جُحَا وَصَاحَ فِيْهِ : لَقَدْ وَقَعْتَ فِى يَدِى أَيُّهَا العَامِلُ اللَّعِيْنُ

Si pencuri yang sudah kenyang merasakan nikmatnya harta tidak terima dengan apa yang dilakukan oleh Juha atas perlakuan memalukan di depan para ajudan dan rekan2nya. Dia mencengram kerah baju Juha dan berteriak :” Kena kau pekerja berengsek”

قَالَ الرّجُلَ : أَتَسْرِقُ مَالِى ، وَ تَهْرُبُ ، ثُمَّ تَجِيْئُ اليَوْمَ ، وَ تَدَّعِى زُوْرًا . أَنَّنِى أَعْمَلُ لَدَيْكَ ؟ لَعَلَّكَ ضَيَّعْتَ أَمْوَالِى .. فَلَمَّا نَفَذَتْ جِئْتَ تَحْتَالُ عَلَيَّ بِالكَذِبِ

Apa kau ingin mencuri hartaku lalu kabur kemudian datang dengan tuntutan palsu. Apa aku kerja untukmu? Barangkali hartaku telah kau lenyapkan lalu ketika semuanya telah lenyap kau datang kembali untuk mengelabuiku dengan kebohongan.

قَالَ الرَّجُلُ : لَنْ أَتْرُكَكَ أَيُّهَا لللِّصُّ .. تَعَالَ مَعِى إِلَى القَاضِى لِتَنَالَ جَزَاءَكَ العَادِلَ. قَالَ جُحَا : نَعَمْ هَيَّا بِنَا إِلى قَاضِى هَذِهِ البَلْدَةِ

Hai pencuri, Aku tidak akan membiarkan kau lolos. Ayo ikut bersamaku menghadap Hakim agar kau mendapatkan balasan setimpal. Juha menjawab: “Ya, ayo kita pergi ke hakim kampung ini”.

وَ أَمَامَ القَاضِى : قَصَّ كُلٌّ مِنْهُمَا قَصَّتَهُ ، وَ ادَّعَى : أَنَّهُ السَّيِّدُ وَ أَنَّ غَرِيْمَهُ هُوَ الَّذِى سَرَقَ الأَمْوَالَ وَ هَرَبَ . تَحَيَّرَ القَاضِى ؛ وَ لَمْ يَدْرِ أَيُّهُمَا صَاحِبُ الحَقِّ ، وَ لَا كَيْفَ يَقْضِى بَيْنَهُمَا

Di depan hakim kedunya menceritakan apa yang terjadi, si pencuri mengkalim bahwa dia seorang saudagar dan rivalnya yaitu Juha seorang pencuri harta yang kabur. Hakim bingung dan tidak tahu siapa diantara mereka yang benar dan tidak tahu pula bagaimana cara menyelesaikan masalah mereka berdua.

قَالَ القَاضِى لِنَفْسِهِ : لَا بُدَّ أَنْ يَكُوْنَ أَحَدُهُمَا صَادِقًا وَ الآخَرُ كَاذِبًا ، فَكَيْفَ أَهْتَدِى إِلَى الحَقِيْقَةِ ؟

Hakim berbicara dalam hatinya:” Di antara mereka semestinya ada yang jujur dan ada juga yang bohong, bagaimana aku menyingkap kebenaran ini?

وَ فَجْأَةً أَشَارَ القَاضِى إِلىَ نَافِذَةِ الحُجْرَةِ وَ قَالَ لَهُمَا : لِيَطِلَّ كُلٌّ مِنْكُمَا مِنْ هَذِهِ النَّافِذَةِ ، وَ لْيَجْعَلْ رَأْسَهُ خَارِجَهَا

Tiba-tiba Hakim menunjuk jendela ruangan dan berkata kepada mereka berdua:” Setiap kalian agar menjolororkan kepala dari jendela ini dan kepala berada di posisi bagian luar”.

وَ لَمَّا وَقَفَا كَمَا يُرِيْدُ القَاضِى ، قَالَ لِلْحَارِسِ الَوَاقِفِ بِجَانِبِهِ شَاهِرًا سَيْفَهُ : أَيُّهَا الحَارِسُ اضْرِبْ رَأْسَ السَّارِقِ

Ketika mereka berdua berdiri (di depan jendela) seperti yang Hakim inginkan, Hakim berkata kepada seorang penjaga yang berdiri di sampingnya agar menghunuskan pedangnya :” Hai penjaga, pukul kepala si pencuri”.

سَمِعَ السَّارِقُ الحَقِيْقِيُّ أَمْرَ القَاضِى فَأَسْرَعَ بِحَرَكَةٍ غَيْرِ إِرَادِيَّةٍ .. وَ رَفَعَ رَأْسَهُ المُتَدَلِّى مِنَ النَّافِذَةِ .. أَمَّا جُحَا فَلَمْ يَتَحَرَّكْ مِنْ مَوْقِفِهِ .. حِيْنَئِذٍ عَرَفَ القَاضِى السَّارِقَ ، وَ حَكَمَ عَلَيْهِ بِالسِّجْنِ ، وَ رَدَّ المَالَ المَسْرُوْقَ إِلَى صَاحِبِهِ (جُحَا)

Ketika si pencuri yang sebenarnya mendengar perintah Hakim, tanpa sadar dia bergerak dan menganggat kepalanya dari arah jendela. Adapun Juha dia tidak bergerak dari tempatnya. Dengan demikian Hakim tahu si pencuri yang asli dan kemudian Hakim menjatuhkan hukuman penjara dan harus mengembalikan harta curian kepada pemiliknya (Juha)

||| Baca juga, Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

Indonesia Arab
Mengatur - Manajemen أدَرّ - يُدِرُّ على
Mwmbantu سَاعَدَ - يُسَاعِدُ
Menghilangkan ضَيَّعَ - يُضَيِّعُ
Bersenang-Menikmati تَمَتَّعَ - يَتَمَتَّعُ
Investasi اسْتَثْمَرَ - يَسْتَثْمِرُ
Menyelidiki فَتَّشَ - يُفَتِّشُ
Sisa بَقِى - يَقْقَى
Menemukan عَثَرَ - يَعْثُرُ على
Memakai-Mengenakan ارْتَدَى - يَرْتَدِى
Mengelilingi جَابَ - يَجُوْبُ
Mengemis اسْتَجْدَى - يَسْتَجْدِى

Latihan

Buat kalimat dari kata berikut

ضَرْبٌسَارِقٌحَزِنَ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Demi Uang Lima Perak

مِنْ أَجْلِ خَمْسَةِ قُرُوْشٍ Demi Uang Lima Qurs/Perak ذَاتَ يَوْمٍ ذَهَبَ جُحَا إِلَى البَقًَالِ لِشِرَاءِ بَعْضِ طَلَبَاتِ بَيْتِهِ، فَطَلَبَ البَقًَالُ مَبْلَغًا كَبِيْرًا ثَمَنًا لَهَا. قَالَ جُحَا...

3 Aplikasi Kamus Bahasa Arab Terbaik 2020

Hidup di era digital membuat semuanya semakin mudah tidak terkecuali belajar bahasa arab. Banyak sekali aplikasi-aplikasi untuk menunjang proses belajar, baik yang berbentuk kamus,...

Mengenal Khobar, Definisi, Hukum dan Pembagianya

بسم اللّه الرّحمٰن الرّحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Materi sebelumnya Kita sudah mengenal Mubtada(مبتدأ) Insya Allah sekarang membahas Khobar, mulai definisi, jenis dan ketentuanya. 1. Definisi خبر...

Juha dan sebongkah kekayaan emas

جُحَا وَ ثَرْوَةٌ مِن ذَهَبٍ Juha dan sebongkah kekayaan emas شَاعَ فِى المَدِيْنَةِ أَنَّ الحَاكِمَ طَمَّاعٌ ، يُحِبُّ جَمْعَ الذَّهَبِ وَ الجَوَاهِرِ وَ عَرَفَ الحَاكِمُ أَنَّ...

More Articles Like This