Juha dan Seorang Pencuri Misterius

5
(8)

جُحَا والسّارِقُ الخَفِيُ

Juha dan Seorang Pencuri Misterius

خَرَجَ أَحَدُ جِيْرَانِ جُحَا يَبْحَثُ عَنْ طُيُوْرِهِ الَّتي سُرِقَتْ مِنْ بَيْتِهِ وَرَاحَ يَسْأَلُ عَنْهَا كُلَّ مَنْ يُقابِلُهُ

Salah seorang tetangga Juha sedang mencari burung miliknya yang telah dicuri, dia pun bertanya kepada setiap orang yang ia temui.

ثُمَّ أَعْلَنَ عَنْ مُكَافَأَةٍ مَاليَّةٍ كُبْرَى لِمَنْ يُرْشِدُهُ إِلى مَنْ سَرَقَهَا وَانْتَظَرَ الرَّجُلُ أَيَّامًا لَمْ يَتَقَدَّمْ أَحَدٌ خِلالَهَا لِمُسَاعَدَتِهِ

Kemudian dia membuat iklan dengan imbala uang besar bagi siapa saja yang bisa menunjukan pencuri burungnya. Ia menunggu beberapa hari, namun tidak ada seorang pun yang membantunya.

فَذَهَبَ الرَّجُلُ إلى جحا، وَطَلَبَ مِنْهُ مُسَاعَدَتَهُ في العُثُوْرِ عَلى سَارِقِ الطُّيُور، وَوَعَدَهُ بِمُكَافَأةٍ مُجْزِيَّةٍ

Lalu dia pergi menemui Juha dan meminta agar Juha membantu dia menemukan si pencuri burung itu dengan balasan sebuah imbalan

وَفي اليومِ التَّالى ذَهَبَ جحا إلى بَيْتِ الرَّجُلِ وَطَلَبَ مِنْهُ أَنْ يَدْعُو جِيْرَانَهُ وَأَصْدِقَاءَهُ لِتَنَاوُلِ طَعَامِ الغَدَاءِ عِنْدَهُ

Di hari berikutnya, Juha pergi menemui lelaki itu dan memintanya agar dia mengundang para tetangga dan kawan-kawanya untuk makan siang di rumahnya.

قَالَ الرَّجُلُ في دَهْشَةٍ :” كَيْفَ أَدْعُوهُمْ يَا جُحَا وَقَدْ سَرَقَ طُيُوْرِي أَحَدُهُمْ ؟ أجَابَ جحا :” إذا أرَدْتَ مَعْرِفَةَ الفاعِلِ فَلاَ تَسْأَلْ، وَدَعْنِي أَعْمَلْ

Lelaki itu kaget dan berkata:” Bagaimana aku mengundang mereka, salah seorang dari mereka telah mencuri burungku ? Juha menjawab:” Jika kau ingin tahu pelakunya, maka jangan banyak bertanya, biarkan aku bekerja”.

فَدَعَا الرَّجُلُ جِيْرَانَهُ وَأَصْدِقَاءَهُ إلى بَيْتِهِ وَقَدَّمَ لَهُمُ الطَّعَامَ والشَّرَابَ. وَفَجْأَةً وَقَفَ جُحَا قائلاً :” هَلْ تَعْلَمُونَ لِمَاذَا دَعَانَا صَدِيْقُنَا ؟ أجَابَ الحاضِرونَ لِكَي نَأْكُلَ. وَقَالَ جُحَا :” وَمَا المُنَاسَبةُ ؟ قالوا :” بِمُنَاسَبَةِ سَرِقَةِ طُيُورِهِ، ثمَّ ضَحُكَ الجَمِيعُ

Lelaki itu akhirnya mengundang tetangga dan kawan-kawan ke rumahnya. Mereka disuguhi makanan dan minuman. Tiba-tiba Juha berdiri dan berkata:” Apakah kalian tahu kenapa kita diundang ? Para Hadirin menjawab:” Untuk makan”. Juha:” Dalam rangka apa? Mereka:” Dalam rangka pencurian burungnya. Para Hadirin semua tertawa.

Lihat juga: Kumpulan Kisah Jenaka Juha

قَالَ جُحَا :” إنَّهُ يَعْرِفُ أَنَّ اللَّصَّ لَدَيْكُمْ، فَهَلْ أَنْتُمْ مُسْتَعِدُّونَ لِلْقَسَمِ على أَنَّكُمْ لَمْ تَأخُذُوا الطُّيُورَ مِنْ بَيْتِهِ ؟ فَأَبْدَى كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ اسْتِعْدَادُهُ

Juha berkata:” Dia tahu bahwa pencuri itu ada di sekitar kalian, apakah kalian siap untuk bersumpah bahwa kalian tidak mengambil burung dari rumahnya ? Setiap orang menampakan kesiapanya.

فَرَأَى جُحَا أَنْ يُجَرِّبَ طَرِيْقَةً أخْرَى أَكْثَرَ دُكَاءً فَقَالَ :” لاَدَعِي لِأَنْ تُقْسِمُوْا لِأَنَّنِي أَرَى السَّارِقَ أَمَامِي الآنَ

Juha berfikir akan mencoba cara lain yang lebih cerdik, dia pun berkata:” Kalian tidak perlu bersumpah, sebab sekarang aku melihat pencuri itu berada di depanku”.

ضَجَّ الحَاضِرُونَ، وَطَلَبُوا مَعْرِفَةَ السَّارِقَ الَّذي بَيْنَهُمْ، فَقَالَ جُحَا :” لاَدَعِي يَا أَصْدِقائي لِأنْ يُظْهِرَ نَفْسَهُ أَمامَ الجَمِيْعِ فَسَوْفَ أَتَحَدَّثُ إليه فِيْمَا بَعْدُ

Para Hadirin ribut bersorak dan meminta ingin mengetahui siapa si pencuri diantara mereka. Juha:” Tidak perlu kawan-kawanku, biarkan dia mengaku sendiri di depan semua orang,  nanti biar aku yang akan bicara kepadanya dilain waktu.

قالُوا مُعْتَرِضِيْنَ :” لاَ لَابُدَّ أَنْ نَعْرِفَهُ الآنَ، قُلْ لَنَا يَا جُحَا حَتَّى نُعَاقِبَهُ وَنَطْرُدُهُ. قَالَ جحا :” لاَدَعِي الآنَ يَكْفِيهِ مَا يَشْعُرُ بِهِ مِنْ رُعْبٍ وَخَوْفٍ

Mereka protes dan berkata:” Tidak.. kita mesti mengetahuinya sekarang juga. Katakan kepada kita agar kita menghukum dan mengusirnya. Juha:” Tidak perlu, sekarang cukup dia merasakan kepanikan dan rasa takut”.

قالوا لِلرَّجُلِ :” أَخْبِرْنَا أَنْتَ”. فقال الرَّجُلُ :” نَعَمْ أنا أَعْرِفُهُ، وَجُحا أيضًا، وَلَكِنَّنِي أرى أَنَّ جُحَا يَتَصَرَّفُ بِحِكْمَةٍ، فَلْنَدَعْ لَهُ الأمرَ

Mereka berkata kepada lelaki (korban):” Beritahu Kita (siapa pencurinya)”. Lelaki itu menjawab:” Ya, aku dan Juha mengetahuinya, namun aku kira Juha bertindak dengan bijak, biarkan dia yang atur”.

قال الحاضرونَ :” مَادُمْتَ قَدْ دَعَوْتَنَا مِنْ أَجْلِ ذٰلِكَ، فَلَنْ نَخْرُجَ قَبْلَ أَنْ نَعْرِفَ السَّارِقَ. فقالَ جُحَا :” مَادُمْتُمْ مُصِرِّيْنَ عَلى ذٰلكَ، فَإِنًَهُ الرَّجُلُ الَّذِي يَجْلِسُ وَفَوْقَ رَأْسِهِ رِيْشَةٌ

Para Hadirin berkata:” Sepanjang kau mengundang kita untuk hal tersebut, maka kita tidak akan keluar sebelum mengetahui pencurinya”. Juha berkata:” Jika Kalian masih bersikeras (ingin mengetahuinya), pencuri itu ialah lelaki yang sedang duduk yang di kepalanya ada sehelai bulu burung”.

فَرِحَ الحَاضِرُونَ يَنْظُرُونَٕ إلى بَعْضِهِمُ البَعْضُ وَلَكِنَّ أَحَدَهُمْ ظَهَرَ عَلَيْهِ الارْتِبَاكُ، وَوَضَعَ يَدَهُ على رَأسِهِ وَأخَذَ يَتَحَسَّسَ شَعْرَهُ بَاحِثًا عَنِ الرِّيْشَةِ.

Para Hadirin akhirnya senang, satu sama lain mereka saling melirik. Namun, ada satu orang yang nampak tagang, dia menaruh tanganya di atas kepala dan mulai meraba-raba rambutnya untuk mencari sehelai bulu burung

فَأَشَارَ إليهِ جُحَا وقال :” أنتَ الّذي سَرَقْتَ الطُّيُورَ, وَلَمْ يَسْتَطِعْ السَّارِقُ أَنْ يُنْكِرَ، وَقَدْ كَشَفَتْ حَرْكَتُهُ عَنْ فِعْلِهِ

Juha menunjuk lelaki itu dan berkata:” kaulah yang telah mencuri burung, dia pun tidak bisa memungkirinya, sebab gelagatnya telah membongkar kelakuanya.


Penulis: Syauki Hasan Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة Penerjemah: Anggota TMBA

Kosa-kataالمفردات
Mencuriسَرَقَ - يَسْرِقُ
Menunjukanأَرْشَدَ - يُرْشِدُ
Bertemu/menemuiقَابَلَ - يُقَابِلُ
Menungguانْتَظَرَ - يَنْتَظِرُ
Majuتَقَدَّمَ - يَتَقَدَّمُ
Menolongسَاعَدَ - يُسَاعِدُ
Memakan/menyantapتَنَاوَلَ - يَتَنَاوَلُ
Memajukan/menyajikanقَدَّمَ - يُقَدِّمُ
Menampakanأَبْدَى - يُبْدِى
Siapاسْتَعَدَّ - يَسْتَعِدُّ
Mencobaجَرَّبَ - يُجَرِّبُ
Memprotesاعْتَرَضَ - يَعْتَرِضُ
Mengusirطَرَدَ - يَطْرُدُ
Merasakanشَعَرَ - يَشْعُرُ ب

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 8

No votes so far! Be the first to rate this post.

Mengenal Uslub Syarat (أُسْلُوْبُ الشَرْطِ)

أسلوب الشرط Diawali dengan BismillahiRahmaniRahim semoga kita senantiasa diberikan kesehatan rahani & jasmani dan selalu istiqomah dalam menyebarkan kebaikanرَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي...

Isim Maf’ul (اسم مفعول)

Isim Maf'ul (اسم مفعول)قال ابن مالكوكُلُّ ما قُرِّرَ لاسمِ فاعلِ # يُعْطَى اسمَ مَفعولٍ بلا تَفاضُلِHukum-hukum yang ada pada isim fa’il juga ditetapkan pada...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah hal atau na'at sababi?Bismillahirahmanirahim. أَلَمْ تَرَ...

Kaidah Taukid (التوكيد) Lengkap Contoh ‘Irab

Melanjutkan Pasal Tawaabi' yang kedua setelah Na'at (النعت) yaitu Taukid (التوكيد)ما هو التوكيد وما أنواعه ؟ إن شاء الله سنتعرف على قواعد هذا الاسم...

Contoh Surat Bahasa Arab Untuk Seorang Kawan

رِسَالَةٌ قَصِيْرَةٌ لِصَدِيْقِي الفاضل خالدSepucuk surat teruntuk saudara ku Kholidمُرَشِّحٌ فِي الانْتِخَابَةِ الرَئَاسَةِ لِلاتِّحَادِ الطُّلَابى بِكُلِيَّةِ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِKandidat dalam pemilihan ketua untuk ikatan mahasiswa...

Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

جُحَا وَاللَّصُّ الأَحْمَقُJuha dan Seorang Pencuri Bodohأَرَادَ لِصٌّ غَبِيٌّ أَنْ يَسْرِقَ بَيْتَ جُحَا، فَذَهَبَ إِليهِ في مُنْتَصَفِ اللَّيْلِ وَتَسَلَّقَهُ حَتَّى أَصْبَحَ فَوْقَ سَطْحِ البَيْتِSeorang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...