Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

5
(8)

جُحَا وَاللَّصُّ الأَحْمَقُ

Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

أَرَادَ لِصٌّ غَبِيٌّ أَنْ يَسْرِقَ بَيْتَ جُحَا، فَذَهَبَ إِليهِ في مُنْتَصَفِ اللَّيْلِ وَتَسَلَّقَهُ حَتَّى أَصْبَحَ فَوْقَ سَطْحِ البَيْتِ

Seorang pencuri bodoh hendak mencuri rumah Juha, dia pun menyantroninya tengah malam dan memanjati rumah hingga dia berada di atas atap.

كَانَ جُحَا نَائِمًا بِجِوَارِ امْرَأََتِهِ فَشَعَرَ بِوَقْعِ أَقْدَامِ اللَّصِّ، فَاسْتَيْقَظَ وَأَيْقَظَ امْرَأََتَهُ

Sementara itu, Juha yang tidur di samping istrinya menyadari jejak si pencuri, dia terbangun lalu membangunkan istrinya.

هَمَسَ جُحَا إلى زَوْجَتِهِ قائلاً :” إِنَّ هُناكَ لِصٌّ فَوْقَ سَطْحِ بَيْتِنَا. قالتِ الزَّوجَةُ في رُعْبٍ :” وَمَا العَمَلُ يَا جُحَا ؟ إِنِّي خَائِفَةٌ

Juha berbisik kepada sang istri:” Di atap rumah kita ada seorang pencuri. Sang istri panik dan berkata:” Apa yang akan kita perbuat Juha? Aku takut.

فَكّرَ جُحَا قَلِيْلاً وَقَالَ :” اِفْعَلِي مَا سَأَقُوْلُ لَكِ، سَأَتَصَنَّعُ النَّوْمَ فَأَيْقِظِيْنِي، وَقُولِي لِي بِصَوْتٍ عَالٍ :” مَا كُلُّ هٰذا المَالِ يَا جُحَا ؟

Sejenak Juha berfikir lalu berkata;” Lakukan apa yang akan aku katakan, aku akan berpura-pura tidur, lalu kau bangunkan aku, kemudian katakan dengan suara lantang ” Juha, apakah ini semuanya uang”?

فَعَلَتْ زَوْجَتُهُ ذٰلِكَ قائلَةً بِصَوْتٍ عَالٍ :” يَا جُحَا يَا جُحَا مَا هٰذا المَالُ كُلُّهُ؟ مِنْ أَيْنَ جَمَعْتَ هٰذا المَالَ العَظِيْمَ؟ وَمَتَى ؟

Sang istri melakukan hal itu dengan suara lantang:” Juha Juha, apakah ini semuanya uang”? Dari mana kau kumpulkan uang sebanyak ini dan kapan ?

قَالَ جُحَا فِي غَضَبٍ :” أَتُوْقِظِيْنَنِي فِي هٰذا الوَقْتِ المُتَأَخِّرِ لِتَسْأَلِيْنِي مِنْ أَيْنَ هٰذهِ الثَّرْوَةِ ؟ قَالتِ الزَّوْجَةُ :” لاَ أُطِيْقُ صَبْرًا، إِنًَهَا ثَرْوَةٌ كَبِيْرَةٌ أَخْبرْنِي يَا جُحَا

Juha emosi dan berkata:” Apa kau membangunkanku tengah malam hanya untuk menanyakan dari mana asal harta ini? Istri:” Aku tidak sabar lagi, harta ini sangat banyak, cepat beritahu aku Juha”.

Lihat juga: Kumpulan Kisah Jenaka Juha

قال جحا : كُنْتُ فِي شَبَابِي أَسْطُو عَلى المَنَازِلِ. قَالتِ الزَّوْجَةُ :” كُلُّ هٰذا المَالِ مِنَ السَّطْوِ عَلى المَنَازِلِ ؟ إِنِّي لاَ أُصَدِّقُكَ

Juha:” Semasa muda, aku merampok rumah-rumah. Sang istri:” Semua harta ini hasil rampokan? Aku tidak percaya.

قال جحا : يا امْرَأَتِي لَوْ عَلِمْتِ السِّرَّ فِي ذٰلكَ لاَقْتَنَعْتِي. قَالتِ الزَّوْجَةُ :” أَخْبِرْنِي بِهِ يَا جُحَا. قَال جُحَا :” سَأُخْبِرُكِ بِهِ وَلْيَكُنْ هٰذا الأمرُ سِرًّا، فَلَوْ عَلِمَهُ لِصٌّ لَسَرَقَ كُلَّ مَا نَمْلِكُهُ

Juha :” Istriku, jika kau tahu rahasiahnya, baru kau akan puas. Sang istri :” Beritahu aku Juha. Juha:” Aku akan memberitahumu. Namun, ini rahasiah sebab jika seorang pencuri tahuz dia akan mencuri semua yang kita punya”.

قَالتِ الزَّوْجَةُ :” شَوَّقْتَنِي لِسِمَاعِهِ يَا جُحَا. قَال جُحَا :” كُنْتُ أَصْعَدُ فَوْقَ أَسْطُحِ البُيُوتِ، وَأَنْظُرُ إلى السَّمَاءِ، فَإنْ لَمْ يَكُنِ القَمَرُ مَوْجُوْدًا انْتَظَرْتُهُ

Sang istri :” Kau membuatku ingin sekali mendengarnya. Juha:” Waktu itu, aku memanjat atap rumah dan melihat langit. Apabila bulan belum muncul, aku menunggunya”.

قَالتِ الزَّوْجَةُ :” مَاذَا يَجْرِي بَعْدَ ذٰلِكَ يَا جُحَا ؟ قَال جُحَا :” فَإِنْ طَلَعَ القَمَرُ اعْتَنَقْتُ بِالضَّوْءِ الَّذِي يَنْفُذُ مِنْ مَنْوَرِ البَيْتِ وَأَقُولُ “شُوْلُمْ بُوْلُمْ ” سَبْعَ مَرَّاتٍ

Sang istri :” lalu apa yang terjadi ? Juha:” Apabila bulan sudah muncul, baru aku memeluk cahaya yang tembus dari atap rumah sambil memgucapkan:” Syuulum Buulum 7x”.

قَالتِ الزَّوْجَةُ :” مَاذَا يَجْرِي بَعْدَ ذٰلِكَ يَا جُحَا ؟ قال جحا :” أَحْتَضِنُ الضَّوْءَ بِشِدَّةٍ، وَأَتَدَلَّى بِلاَ حَبْلٍ وَأَحْمِلُ مَا أَحْمِلُهُ، ثُمَّ أَصْعَدُ وَلاَ يَنْتَبِهُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ البَيْتِ

Sang istri :” Lalu apa yang terjadi ? Juha:” Aku mendekap cahaya itu dengan erat, lalu aku bergelantung tanpa menggunakan tali sambil membawa semua barang bawaan. Tidak ada tuan rumah yang menyadari hal itu.

وَلَمَّا كَانَ اللَّصُّ يَتَصَنَّتُ إلى هٰذا الكلامِ، قال لِنَفْسِهِ في سُرُورٍ :” يَا لَهَا مِنْ غَنِيْمَةٍ كَبِيْرَةٍ ! إِنَّهَا لَيْلَةُ السَّعْدِ، يَا لكَ مِنْ غَبِيٍّ يَا جُحَا سَتَخْسَرُ كُلَّ مَالِكَ

Sementara itu, si pencuri sedang menguping pembicaraan, dia berkata dalam hatinya :” Luar biasa keuntungan besar !! malam bahagia, dasar si Juha bodoh kau akan rugi.

نَظَرَ اللَّصُّ إلى السَّمَاءِ، فَلَمَّا نَفَذَ ضَوءُ القَمَرِ إلى مَنْوَرِ بَيْتِ جُحَا اِحْتَضَنَهُ اللَّصُّ وَهُوَ يَقُولُ :” شُوْلُمْ بُوْلُمْ سَبْعَ مَرَّاتٍ “. ثُمَّ تَرَكَ نَفْسَهُ يَهْوِى مِنْ أَسْطَحِ البَيْتِ

Si pencuri melihat langit, dan ketika cahaya bulan sudah menembus atap rumah Juha, dia mendekap cahaya itu sambil berkata :” Syuluum Buulu 7x”. Kemudian dia membiarkan dirinya terjatuh dari atap rumah.

فَسَقَطَ على أَرْضِ المَنْوَرِ وَتَكَسَّرَتْ أَضْلاعُهُ وَرَاحَ يَتَلَوَّى، وَيَصْرُخُ مِنَ الألَمِ، فَأَسْرَعَ إليهِ جُحَا وَصَاحَ بِزَوجَتِهِ أَنْ تُشْعِلَ المِصْبَاحَ قَبْلَ أَنْ يَهْرُبُ اللَّصُّ

Si pencuri itupun terjatuh di atas tanah, tulang rusuknya patah, dia menggeliat dan berteriak kesakitan. Juha segera menghampirinya dan berteriak kepada istrinya agar menyalakan lentera sebelum si pencuri kabur.

قَالَ اللَّصُّ وَهُوَ يَتَأَلَّمَ :” مَادُمْتَ تَذَكَّرْتَ هٰذهِ الطَّرِيْقَةَ العَظِيْمَةَ يَا جُحَا وَأَنَا لَنْ أَنْسَى بِهٰذِهِ العَقْلِيَّةِ الحَمْقَاءِ، فَلَنْ أَسْتَطِيْعَ الهَرَبَ مِنْكَ يا جُحَا

Dengan rasa sakit yang dideritanya, si pencuri berkata:” Juha, kau masih ingat cara hebat ini, dan aku tidak akan melupakan akal bodoh ini, aku tidak bisa lari darimu.


Penulis: Syauki Hasan Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة Penerjemah: Anggota TMBA

Kosa kataالمفردات
Memanjat/manaikiتَسَلَّقَ - يَتَسَلَّقُ
Menyadari/merasakanشَعَرَ - يَشْعُرُ ب
Bangunاسْتَيْقَظَ - يَسْتَيْقِظُ
Membangunkanأَيْقَظَ - يُوْقِظُ
Menahanأَطَاقَ - يُطِيْقُ
Merampokسَطَا - يَسْطُو عَلى
Cukup/puasاقْتَنَعَ - يَقْتَنِعُ
Membuat ingin/rinduشَوَّقَ - يُشَوِّقُ
Memelukاعْتَنَقَ - يَعْتَنِقُ
Menembus/memancarنَفَذَ - يَنْفُذُ
Memelukاحْتَضَنَ - يَحْتَضِنُ
Menyadari/hati-hatiانْتَبَهَ - يَنْتَبِهُ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 8

No votes so far! Be the first to rate this post.

Kitab An-Nahwu Al-Asasi [Free]

Kitab An-Nahwu Al-Asasi karya tiga Doktor yaitu Ahmad Mukhtar Umar, Musthafa Nuhas dan Muhammad Hamasah Abdulatif akan sangat membantu Antum dalam melatih kemampuan ilmu...

Demi Uang Lima Perak

مِنْ أَجْلِ خَمْسَةِ قُرُوْشٍDemi Uang Lima Qurs/Perakذَاتَ يَوْمٍ ذَهَبَ جُحَا إِلَى البَقًَالِ لِشِرَاءِ بَعْضِ طَلَبَاتِ بَيْتِهِ، فَطَلَبَ البَقًَالُ مَبْلَغًا كَبِيْرًا ثَمَنًا لَهَا. قَالَ جُحَا...

Perbedaan Bal (بَلْ) dan Balaa (بَلَى)

Perbedaan Bal (بَلْ) dan Balaa (بَلَى)Dalam bahasa arab kedua huruf bal dan balaa ini sering dipergunakan, baik dalam keseharian maupun dalam Al-Quran. Makna keduanya...

Unsur Kalimat (Isim, Fi’il dan Huruf)

بسم الله الرحمن الرحيمما هو علم العربية أو ما هي قواعد العربية...؟علمٌ تُعرفُ به أحوالُ الكلماتِ مفردةً مركّبةً غايته عصمة المتكلّم والكاتب عن الخطاء...

Kaidah Munada/Nida (منادى) Lengkap Contoh ‘Irab

بسم الله الرحمن الرحيمPada materi kali ini, Insya Allah kita akan mengenal المنادى dari mulai bentuk, jenis dan kaidahnya. Tentu dilengkapi dengan cara meng'irab...

Membersihkan Lingkungan [تنظيف البيئة]

Latihan Terjemah Indonesia - Arab via Group Whatsapp.تَنْظِيْفُ البِيْئَةِ وَ مَبَادِئُ التَّعَاوُنِMembersihkan lingkungan dan prinsif gotong royongالبِيْئَةُ النَظِيْفَةُ هِيَ البِيْئَةُ المُرِيْحَةُ لِنَعِيْشَ فِيْهَا، وَهِيَ...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...