Juha Bersedih Atas Keledainya

Must Read

Peci Kepunyaan Juha

عِمَامَةُ جُحَاPeci Kepunyaan Juhaكَانَ لِجُحَا جَارٌ شَدِيْدُ البُخْلِ، كُلَّمَا رَأَى جُحَا رَاحَ يَحُثُّهُ بِعَدَمِ الإِنْفَافِ عَلى أَهْلِهِ حَتَّى يُصْبِحُ...

Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

جُحَا وَاللَّصُّ الأَحْمَقُJuha dan Seorang Pencuri Bodohأَرَادَ لِصٌّ غَبِيٌّ أَنْ يَسْرِقَ بَيْتَ جُحَا، فَذَهَبَ إِليهِ في مُنْتَصَفِ اللَّيْلِ وَتَسَلَّقَهُ...

Juha dan Sepotong Daging Ajaib

جُحَا وَاللَّحْمُ العَجِيْبُJuha dan Sepotong Daging Ajaibاشْتَهَى جُحَا أَنْ يَأكُلَ لَحْمًا، فَذَهَبَ إلى الجَزَّارِ وَاشْتَرَى مِنْهُ قِطْعَةً مِنَ اللَّحْمِ،...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(3)

جُحَا حَزِيْنٌ عَلى حِمَارِهِ

Juha Bersedih Atas Keledainya

Juha berse

كَانَ جُحَا دَائِمُ الشَّكْوَى مِنْ سُوْءِ مُعَامَلَةِ زَوْجَتِهِ لَهُ، لِأَنَّهَا دَائِمَةُ النِّزَاعِ لِأُتْفَهِ الأَسْبابِ حَتَّى ضَاقَ بِهَا

Juha terus mengeluh atas hubungan tidak harmonis bersama istrinya, karena dia selalu bersikap kontroversi yang disebabkan hal sepele, sampai Juha merasa tidak nyaman.

وَفي يومٍ عَلِمَ النَّاسُ أَنَّ زَوْجَةَ جُحَا قَدْ مَاتَتْ فَقَالُوا :” لَقَدْ تَخَلَّصَ مِنْهَا جُحَا، فَيا لَهَا مِنْ مِسْكِنَّةٍ، لَقَدْ قَتَلَهَا جُحَا. ولاَبُدَّ أَنْ يُعَاقَبُ عَلى ذٰلكَ

Suatu hari, orang-orang mengetahui bahwa istri Juha telah meninggal. Mereka berkata:” Juha telah terbebas dari istrinya, alangkah malangnya perempuan itu. Juha telah membunuhnya dan dia akan mendapatkan balasan.

خَرَجَ جُحَا إلى النَّاسِ وَ أَخْبَرَهُمْ أَنَّ المَوْتَ قَضَاءً وَقَدْرًا، وَ أَنَّهُ لَا ذَنْبَ لَهُ، إِنَّهَا مَشِيْئَةُ اللهِ. قَالوا له :” لابُدَّ أَنْ نَتَأَكَدَ منْ ذلك. قال جحا:” يَالَها مِنْ امرأةٍ مُشَاكِسَةٍ فِي حياتِها وأيضًا في مَمَاتِهَا

Juha keluar menghadap mereka dan memberitahukan bahwa kematian merupakan qadla dan qadar. Juha tidak bersalah, semuanya sudah kehendak Allah. Mereka berkata;” Kita mesti memastikan”. Juha:” Ah dasar perempuan yang hidup dan matinya menjengkelkan.

فَلَمَّا تَأَكَّدَ النَّاسُ منْ بَرَاءَةِ جُحا، اجْتَمَعُوا وَقَرَّرُوْا فِيْمَا بَيْنَهُمْ الذِّهابَ إلى بَيْتِ جُحَا، والاعْتِذَارَ لَهُ عَمَّا بَدَرَ مِنْهُمْ مِنْ اتِّهَامٍ ظَالِمٍ

Selepas orang-orang memastikan dari ketidaksalahan Juha, mereka berkumpul dan memutuskan pergi ke rumah Juha untuk meminta maaf atas prasangka zalim.

فَلَمَّا ذَهَبُوْا إليهِ قَالُوُا :” لَقَدْ جِئْنَا إليكَ يا جُحَا لِنَعْتَذِرَ لَكَ، وَنُقَدِّمَ وَاجِبَ العَزَاءِ في وَفَاةِ زَوْجَتِكَ الفَاضِلَةِ. فَرَحَّبَ بِهِمْ جُحَا قَائِلًا :” آهٍ لَوْ تَعْلَمُوْنَ مَدَى حُزْنِي عَلى زَوْجَتِي لَرَثَيْتُمْ لِحَالِي

Setibanya di rumah Juha, mereka berkata:” Hai Juha, kita mendatangimu untuk meminta maaf dan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya istrimu. Juha menyambutnya seraya berkata:” Ahh seandainya kalian tahu masa-masa kesengsaraanku, kalian akan meratapi kondisiku”.

فَقَالُوا :” يَا لَلْعَجَبِ لَقَدْ كُنْتَ تَشْكُو مِنْهَا. قال جحا :” عَلى الرَّغْمِ مِمَّا لاَقَيْتُ مِنْ هٰذه المَرْأَةِ وَمَا أَصَابَنِي مِنْ بَطْشِهَا وَطُوْلِ لِسَانِهَا فَإِنِّي حَزِنْتُ عَلَيْهَا، فَإِنَّ الشًَرِيْكَ المُنَاكِفَ خَيْرٌ مِنَ الوَحْدَةِ

Mereka berkata:” Wah kau mengeluh darinya”. Juha:” Meskipun sesuatu yang aku alami dan sesuatu yang menimpaku dari caci maki dan cerewetnya, aku tetap merasa sedih. Seorang laki-laki yang selalu membuat jengkel, lebih baik dari pada satu orang perempuan.

قَالَ أَحَدُهُمْ :” يَا رَجلُ لاَ تَحْزَنْ ولاَ تُفَكِّرْ فِي الوَحْدَةِ فَإِنَّ النِّسَاءَ كَثِيْرَاتٌ، يَكْفِي أَنْ تُشِيْرَ بِأَصْبَعِكَ إِحْدَهُنَّ وَنَحْنُ نَتَقَدَّمُ إلى أَهلهَا وَنَطْلُبُهَا لِلزَّوَاجِ بِكَ

Salah seorang di antara mereka berkata:” Jangan bersedih dan terus memikirkan satu orang, perempuan masih banyak, kau cukup tunjuk saja salah satunya, nanti kita akan menghadap keluarganya dan meminta agar menikah denganmu.

Baca juga: Kisah Jenaka Juha lainya

قال جحا مُسْتَنْكِرًا : مَاذا تَقُولونَ إنّني وَفِيٌّ لِزَوْجَتِي. قال أحدُهُمْ :” يُشَرِّفُنِي أَنْ تَكُونَ صِهْرِي بِأَنْ تَتَزَوَّجَ مِنْ ابْنَتِي

Juha mengelak dan berkata:” Apa yang kalian bicarakan, aku ini setia kepada istriku. Salah seorang dari mereka berkata:” Suatu kehormatan bagiku, engkau menjadi menantuku dengan menikahi anaku”.

قال جحا : سَأُفَكِّرُ فِي الأمرِ. فقال آخر :” يَبْدُو جُحَا سَيَتَزَوَّجُ وَشَقِيْقَتِي يُمْكِنُ أَنْ تَكُوْنَ خَيْرَ زَوْجَةٍ لَهُ. ضَحِكَ جُحَا قَائِلاً :” يَا أَصْدِقَائِي إنَّني حَقًّا لَسْتُ حَزِيْنًا لأَنَّني لاَ أرغَبُ فِي الزَّوَاجِ

Juha berkata:” Aku akan memikirkanya”. Kawan lainya berkata:” Sepertinya Juha akan menikah, mungkin saudara perempuanku akan menjadi istri terbaiknya”. Sembari tertawa Juha berkata:” Kawan-kawanku, aku benar-benar tidak bersedih sebab aku tidak ingin menikah”.

قالوا: عَلى أيِّ حَالٍ لَقَدْ جِئْنَا إليكَ لِنُخَفِّفَ عَنْكَ يا جحا. فَشَكَرَهُمْ جحا وَرَاحَ يُوَدِّعَهُمْ

Mereka berkata:” Bagaimanapun juga kita datang kesini untuk meringankan bebanmu. Juha berterimakasih dan mengucapkan selamat tinggal”.

وَلَمْ تَمْضِ أَيَّامٌ حَتَّى مَاتَ حِمَارُ جُحَا. حَزِنَ جُحَا عَلى حِمَارِهِ حُزْنًا شَدِيْدًا ورَاحَ يَبْكِيْهِ حَتَّى إِنَّهُ مَرِيْضٌ مِنْ شِدَّةِ حُزْنِهِ عَليه. فَذَهَبَ إليهِ النَّاسُ لِمُوَاسَاتِهِ

Selang beberapa hari, keledai milik Juha meninggal. Juha sangat sedih dan menangis sampai dia jatuh sakit. Orang-orang datang menjenguk untuk menghiburnya”.

قَالَ لَهُمْ جُحَا :” كُلَّمَا تَذَكَّرْتُ حِمَارِي وَالعُمْرَ الَّذِي قَضَيْتُهُ في صُحْبَتِهِ، اشْتَدَّ حُزْنِي وَبُكَائِي لأنَّنِي لَنْ أَرَاهُ ثَانِيًا، كَمْ كَان نَافِعًا وَمُعِيْنًا لِي

Juha berkata kepada mereka:” Setiap kali aku ingat keledaiku, semasa hidup bersamanya, kesedihan dan tangisanku makin menjadi, sebab aku tidak akan melihat dia kedua kalinya. Banyak sekali manfaat dan membantuku”.

قَالُوا لَهُ في تَعَجُّبٍ :” مَالَكَ يَا جُحَا ؟ إِنَّكَ لَمْ تَحْزَنْ عَلى زَوْجَتِكَ مِثْلَمَا حَزِنْتَ على حِمَارِكَ وَلَمْ تَبْكِي زَوْجَتَكَ مِثْلَمَا بَكَيْتَ حِمَارَكَ، فَهَلْ كَانَ الحِمَارُ أَفْضَلَ عَنْدَكَ مِنْ زَوْجَتِك ؟

Dengan penuh heran mereka berkata:” Kau kenapa Juha? Kau tidak bersedih atas istrimu sebagaimana kau bersedih atas keledaimu. Kau tidak menangis atas istrimu sebagaimana kau menangisi keledaimu, apakah di matamu keledai lebih baik dari pada istrimu?

قال جحا :” لَقَدْ مَاتَتْ زَوْجَتِي وَأَتَيْتُمْ لِعَزَائِي فِيهَا، وَكُلٌّ مِنْكُمْ قَدَّمَ لِي زَوْجَةً جَدِيْدَةً لِلزَّوَاجِ مِنْهَا. قَالوا :” وَنَحْنُ مَازِلْنَا على اسْتِعْدَادٍ لِتَنْفِيْذِ مَا عَرَضْنَاهُ عليكَ

Juha berkata:” Istriku telah meninggal dan kalian datang untuk menghiburku, semuanya menawarkan istri baru untuk dinikahi. Mereka menjawab:” Kita selalu siap malakukan apa yang kita tawarkan kepadamu.

قال جحا في غَيْظٍ :” فَلَمَّا مَاتَ حِمَارِي لَمْ أَجِدْ وَاحِدًا مِنْكُمْ يَقُوْلُ لِي : ” سَأَتِيْكَ بِحِمَارٍ غَيْرِهِ أَوْ عِنْدِي لَكَ حِمَارٌ، فَأيُّ أصدقاء أنتم ؟

Dengan kesal Juha berkata:” Ketika keledaiku mati, aku tidak menjumpai satu orang pun yang berkata:” Aku akan membawakan keledai lainya atau aku memiliki untuk mu, kawan macam apa kalian ?


Penulis: Syauki Hasan Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة Penterjemah: Anggota TMBA

Kosa-kataالمفردات
Merasa kesalضَاقَ - يَضِيْقُ
Menuduhاتَّهَمَ - يَتَّهِمُ
Terbebasتَخَلَّصَ - يَتَخَلَّصُ من
Membalasعَاقَبَ - يُعَاقِبُ على
Menjengkelkanشَاكَسَ - يُشَاكِسُ
Memastikanتَأَكَّدَ - يَتأَكَّدُ
Menetapkanقَرَّرَ - يُقَرِّرُ
Meratapiرَثا - يَرْثُو
Menyigokرَشَا - يَرْشُو
Menindasبَطَشَ - يَبْطِشُ
Membuat kesalنَاكَفَ - يُنَاكِفُ
Maju/menghadapتَقَدَّمَ - يَتَقَدِّمُ
Mengeluhشَكَا - يَشْكُو
Bersedihحَزِنَ - يحزن
Meringankanخَفَّفَ - يُخَفِّفُ
Menangisبَكَى - يَبْكِي

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 3

No votes so far! Be the first to rate this post.

Recomended

Kitab Adawatul ‘Irab

عنوان الكتاب: أدوات الإعراب  المؤلف: ظاهر شوكت البياتي  حالة الفهرسة: مفهرس فهرسة كاملة  سنة النشر: 1425 - 2005  عدد المجلدات: 1  رقم الطبعة: 1  عدد الصفحات: 278  الحجم (بالميجا): 5 ISBN 9953-427-93-3هذا...

Pembagian Kata Kerja Fi’il Tsulasi & Ruba’i (Mujarad & Maziid)

Mengetahui bentuk dasar dari kata kerja fi'il sangat penting karena akan menentukan dalam pemberian harokat sesuai kaidah sharaf yang berlaku dan juga berpengaruh pada...

Perbedaan Alat Bertanya Maa Dan Madza

Menanggapi pertanyaan Akhy digroup whatsapp yang menanyakan tentang apa perbedaan ماذا dan ما الاستفهام  د?بسم الله الرحمن الرحيمالسؤال : ما الفرق بين ما استفهام...

Cara Pembentukan Mashdar

Apa itu Mashdar...? :قال ابن مالكاَلْمَصْدَرُ اسْمُ مَا سِوَى الزَّمَانِ مِنْ # مَدْلُولَيِ الْفِعْلِ كَأَمْنٍ مِنْ أَمِنْ # بِمِثْلِهِ أَوْ فِعْلٍ أوْ وَصْفٍ نُصِبْ # وَكَوْنُهُ أَصْلاً لِهذَيْنِ انْتُخِبْDefinisi...

Tinggalkan Komentar

Latest News

Peci Kepunyaan Juha

عِمَامَةُ جُحَاPeci Kepunyaan Juhaكَانَ لِجُحَا جَارٌ شَدِيْدُ البُخْلِ، كُلَّمَا رَأَى جُحَا رَاحَ يَحُثُّهُ بِعَدَمِ الإِنْفَافِ عَلى أَهْلِهِ حَتَّى يُصْبِحُ...

Juha dan Seorang Pencuri Bodoh

جُحَا وَاللَّصُّ الأَحْمَقُJuha dan Seorang Pencuri Bodohأَرَادَ لِصٌّ غَبِيٌّ أَنْ يَسْرِقَ بَيْتَ جُحَا، فَذَهَبَ إِليهِ في مُنْتَصَفِ اللَّيْلِ وَتَسَلَّقَهُ...

Cara Penulisan Isim Maa ما Istifham jika didahului huruf jar

Membuang Huruf Alif dari لِمَا dan عَمَّاPertanyaan dari Ukhty 'Arfah via whatsappPertanyaan Pertama: Kenapa huruf Alif dibuang dari Isim ما istifham yang seharusnya عَمَّا...

Kitab Qawa’id Imla (Free Download)

Kitab Qowaidul Imlaa karya Prof Doktor Abdujawwad Attayyib adalah kitab yang membahas tentang cara penulisan (Imla) bahasa arab yang benar, dimulai dari Hamzah (hamzah...

Juha Memiliki Sebuah Paku

جُحَا يَمْلِكُ مِسْمَارًاJuha Memiliki Sebuah Pakuكَانِ لِجُحَا جَارٌ ثَقِيْلٌ يَسْكُنُ فِي بَيْتٍ مُجَاوِرٍ لِبَيْتِ جُحَا، وَقَدْ اعْتَادَ الجَارُ مُضَايَقَةَ جُحَا بِصِفَةٍ مُسْتَمِرَّةٍ وافْتِعَالِ المُشَاجَرَاتِJuha...

Saling Membantu Dengan Sesama (Cerpen Anak B. Arab)

مُسَاعَدَةُ الآخَرِيْنَMembantu Orang Lainاِجْتَمَعَتِ الأُسْرَةُ عَلَى مَائِدَةِ الطَّعَامِ لِتَنَاوُلِ الْغَذَاءِ. الأَطْعِمَةُ كَثِيْرَةٌ تَزِيْدُ عَنْ حَاجَةِ الأُسْرَةِSebuah keluarga sudah berkumpul di meja makan untuk menyantap...

Sponsored Articles

More Articles Like This