Juha berkata Insya Allah

Must Read

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...

Definisi Kalam Khabari (الكلام الخبري) Fungsi dan Tujuanya

Objek pembahasan pertama ilmu ma'ani yaitu ahwal isnad al-khabari (أحوال الإسناد الخبري) yaitu berkaitan dengan suatu kalimat khabari (berita/informasi)....
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(1)

جُحَا يَقُوْلُ إِنْ شَاءَ اللَّه

Juha Berkata Insya Allah

قَالَ جُحَا لِزَوْجَتِهِ ذَاتَ لَيْلَةٍ : سَأَذْهَبُ صَبَاحَ غَدٍ إِلَى سُوْقِ البَلْدَةِ وَعَلَيْكِ بِإِعْدَادِ الحِمَارِ لِلسَّفَرِ, ثُمَّ عَادَ قَائِلًا : وَإِذَا كَانَ الجَوُّ رَائِعًا أثْنَاءَ عَوْدَتِي فَسَأَذْهَبُ إِلَى المَزْرَعَةِ

Suatu hari Juha berkata kepada Istrinya:” Besok pagi aku akan pergi ke pasar lokal, jadi siapkan keledai untuk menempuh perjalanan”. Lalu dia menimpali:” Apabila ketika aku pulang cuaca bagus, aku akan sekalian pergi ke ladang”.

قَالَتْ زَوْجَتُهُ : يَا جُحَا أَنْتَ هَكَذَا دَائِمًا، لِمَاذَا لَاتَقُوْلُ : إنْ شَاءاللَهِ ؟ اتَّكَأَ جُحَا عَلَى سَرِيْرِهِ ثُمَّ نَامَ، وَتَرَكَ زَوْجَتَهُ تُعِدُّ لَهُ لَوَازِمَ السَّفَرِ

Istrinya menjawab:” Kau selalu saja begitu, kenapa tak ucapkan Insya Allah? Juha bersandar di kursi lalu tidur dan membiarkan istrinya mempersiapkan perlengkapan perjalanan”.

وَفِى الصَّبَاحِ اِسْتَيْقَظَ جُحَا مُبَكِّرًا، وَأَعَدَّ نُقُوْدَهُ، وَأَخَذَ حِمَارَهُ وَخَرَجَ

Keesokan paginya, Juha bagun tidur cukup dini, dia segera mempersiapkan uang dan mengambil keledainya kemudian pergi keluar”.

وَفِى الطَّرِيْقِ صَادَفَتْهُ كَوْكَبَةٌ مِنَ الفُرْسَانِ فَنَادَوْهُ مُتَسَائِلَيْنِ : يَاعَمُّ، مِنْ أَيْنَ الطَّرِيْقِ إِلَى القَرْيَةِ؟

Ditengah perjalanan, Juha berpapasan dengan pasukan berkuda (kavelari), mereka memanggilnya dan bertanya: “Hai paman, dari arah mana rute menuju perkampungan ?

فَلَمْ يَرُدَّ جُحَا .. فَكَرَّرَ الفُرْسَانُ سُؤَالَهُمْ، فَأَجَابَهُمْ جُحَا بِلَا اكْتِرَاثٍ : لَا أَعْلَمُ

Juha tidak membalasnya, lalu mereka mengulangi lagi pertanyaan dan Juha menjawabnya dengan singkat :” Tidak tahu”

فَتَضَايَقُوْا مِنْهُ، وَهَجَمُوْا عَلَيْهِ، وَلَوَوْا ذِرَاعَهُ، وَلَكَزُوْهُ فِى جَنْبِهِ، وَقَالُوْا لَه : سِرْ بِنَا إلَى القَرْيَةِ، وَإِلَّا فَلَنْ نَتْرُكَكَ سَلِيْمًا.

Mereka pun kesal dengan tingkah Juha lalu mereka menyergapnya dan memutar pergelangan tanganya kemudian meninjunya dalam posisi Juha berbaring. Mereka berkata:” Jalanlah kau bersama kami ke kampung, jika kau tidak mau maka kami tidak akan membiarkan kau selamat”

سَارَ أَمَامَهُمْ جُحَا مُضْطَرًّا يَلُوْمُ حَظَّهُ التَّعِسَ الَّذِي سَاقُهُ إِلَى طَرِيْقِهِمْ

Dengan terpaksa Juha berjalan di depan mereka sambil mencela nasib sialnya yang membawa dia ke arah rute perjalanan mereka.

وَلَمَّا وَصَلَ هُوَ وَالفُرْسَانُ هَطَلَ عَلَيْهِمُ المَطَرُ بِغَزَارَةٍ، وَسَالَ المَاءُ مِنْ رُئُوْسِهِمْ حَتَّى أَقْدَامَهُمْ

Ketika Juha dan pasukan berkuda sampai، mereka diguyur hujan lebat sampai semuanya basah kuyup.

وَفَجْأَةً تَعَثَّرَ حِمَارُ جُحَا، فَوَقَعَ جُحَا مِنْ فَوْقِ ظَهْرِهِ عَلَى الأََرْضِ

Dan tiba-tiba keledai Juha tersandung sampai dia terjatuh ke tanah dari punggung keledai.

أَخَذَ جُحَا يَبْكِي وَهُوَ يُحَاوِلُ مُسَاعَدَةَ حِمَارِهِ عَلَى النُّهُوْضِ

Juha menangis dan berusaha membantu keledainya bangkit

وَبَعْدَ ذَلِكَ .. تَحَسَّسَ جُحَا كِيْسَ نُقُوْدِهِ فَلَمْ يَجِدْهُ، فَأَخَذَ يَنْدُبُ حَظَّهُ السَّيِّءَ وَرَاحَ يَبْحَثُ عَنْهُ هُنَا وَهُنَاكَ.

Selepas itu Juha mencari-cari dompet uangnya ternyata tidak ketemu. Diapun meratapi nasib malangnya dan pergi mencari dompetnya kesana kemari.

لَمْ يَطْمَئِنَّ جُحَا عَلَى حَالِهِ إِلَّا عِنْدَمَا دَخَلَ قَرْيَتَهُ، فَإِنَّ كُلَّ مَا جَرَى لَهُ لَمْ يَكُنْ فِى الحُسْبَانِ.

Juha merasa tidak tenang dengan kondisi yang dia alami kecuali setelah masuk area perkampungan. Apa yang dia alami semuanya di luar dugaanya.

وَصَلَ جُحَا إِلَى بَابِ دَارِهِ مَرِيْضًا جَرِيْحًا مُتْعَبًا وَ طَرَقَ البَابَ

Juha tiba di depan pintu rumahnya dalam kondisi sakit, lelah dan luka-luka, lalu dia mengetuk pintu.

قَالَتْ زَوْجَتُهُ : مَنِ الطَّارَقُ ؟
فَأَجَابَهَا : أَنَا جُحَا ، افْتَحِي إنْ شَاءَاللَهُ.

Istrinya berkata: “Siapa yang mengetuk pintu? Aku Juha, bukalah pintu Insya Allah

||| Baca juga Kisah Jenaka Juha lainya

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-kata (مفردات)

Indonesia Arab
Bersandar اتَّكَأَ - يَتَّكِأُ
Membiarkan تَرَكَ - يَتْرُكُ
Bangun اسْتَيْقَظَ - يَسْتَيْقِظُ
Memanggil نَادَى - يُنَادِى
Mengulangi كَرَّرَ - يُكَرِّرُ
Menjawab أَجَابَ - يُجِيْبُ
Menyerbu هَجَمَ - يَهْجمُ
Berjalan سَارَ - يَسِيْرُ
Meninju لَكَزَ - يَلْكِزُ
Terpukul/Terpaksa اضْطَرَّ - يَضْطَرُّ
Mencela لاَمَ - يَلُوْمُ
Membawa سَاقَ - يَسُوْقُ
Mengguyur هَطَلَ - يَهْطلُ عَلى
Mencari تَعَثَّرَ - يَتَعَثَّرُ
Berusaha حَاوَلَ - يُحَاوِلُ
Bangkit نَهَضَ - يَنْهَضُ

Latihan

Buat kalimat sempurna dari kata berikut:

السَّفَرُ / أَثْنَاء / ذَاتَ يَوْمٍ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...

Mengenal Mubtada, Definisi, Pembagian dan Syaratnya

MUBTADA ( مبتدأ) 1. Definisi: المبتدأ : هو اسم مرفوع يقع أول الجملة غالبا Mubtada adalah Isim Marfu' yang posisinya berada diawal kalimat. Contoh: الطُّلاَبُ أذكِيَاءُ Para pelajar itu cerdas Lafadz...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan dalam ilmu Bayan. Pada pembahasan...

Membersihkan Lingkungan [تنظيف البيئة]

Latihan Terjemah Indonesia - Arab via Group Whatsapp. تَنْظِيْفُ البِيْئَةِ وَ مَبَادِئُ التَّعَاوُنِ Membersihkan lingkungan dan prinsif gotong royong البِيْئَةُ النَظِيْفَةُ هِيَ البِيْئَةُ المُرِيْحَةُ لِنَعِيْشَ فِيْهَا، وَهِيَ...

Hati Hati di Jalan (Bahasa Arab)

 لاَ تَسْرَعْ Jangan Mengebut عُرِفَ خَالِدٌ بِالشَّهَامَةِ وَالنُّبْلِ، فَكَانَ يُسَاعِدُ المُحْتَاجِيْنَ وَيُعِيْنُ الضُّعَفَاءَ وَيَقُوْمُ بِنَجْدَةِ المُسْتَغِثِيْنَ "Kholid dikenal sebagai seorang dermawan dan baik, dia suka membantu orang...

More Articles Like This