Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

5
(4)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting, sebab akan memudahkan kita menemukan huruf pokok dari suatu kata sebelum terjadinya penambahan. Seperti اِسْتَغْفَرَ yang pada dasarnya hanya memiliki tiga huruf asli yaitu غَفَرََ

Huruf-Huruf Asli (حروف أصلية)

Huruf asli adalah huruf pokok suatu kata yang tidak mungkin dibuang dalam semua bentuk tashrif, baik lughawi maupun istilahi (al-mizan as-sharfi). Seperti قَتَلَ

Berikut contoh perubahanya:

a). Tashrif Istilahi:

Dari kanan (fi’il madhi, fi’il mudhari‘, mashdar, isim fa’il, isim maf’ul, fi’il ‘amr, fi’il nahyi, isim makan, isim zaman dan isim alat)

قَتَلَ – يَقْتُلُ – قَتْلاً – قَاتِلٌ – مَقْتُوْلُ – اُقْتُلْ – لاَ تَقْتُلْ – مَقْتَلٌ – مَقْتَلٌ – مِقْتَلٌ

Dia telah membunuh – dia akan membunuh – pembunuhan – orang yang membunuh – orang yang dibunuh – bunuhlah – jangan membunuh – tempat pembunuhan – waktu pembunuhan – alat membunuh

b). Tashrif Lughawi Fi’il Madhi:

هُوَ قَتَلَ – هُمَا قَتَلَا – هُمْ قَتَلُوا – هِيَ قَتَلَتْ – هُمَا قَتَلَتَا – هُنَّ قَتَلْنَ – أَنْتَ قَتَلْتَ – أَنْتُمَا قَتَلْتُمَا – أَنْتُمْ قَتَلْتُمْ – أَنْتِ قَتَلْتِ – أَنْتُمَا قَتَلْتُمَا – أَنْتُنَّ قَتَلْتُنَّ – أَنا قَتَلْتُ – نَحْنُ قَتَلْنَا

c). Tashrif Lughawi Fi’il Midhari’:

هُوَ يَقْتُلُ – هُمَا يَقْتُلاَنِ – هُمْ يَقْتُلُونَ – هِيَ تَقْتُلُ – هُمَا تَقْتُلاَنِ – هُنَّ يَقْتُلْنَ – أَنْتَ تَقْتُلُ – أَنْتُمَا تَقْتُلاَنِ – أَنْتُمْ تَقْتُلُونَ – أَنْتِ تَقْتُلِيْنَ – أَنْتُمَا تَقْتُلاَنِ – أَنْتُنَّ تَقْتُلْنَ – أَنا أَقْتُلُ – نَحْنُ نَقْتُلُ

d). Tashrif Lughawi Fi’il ‘Amr:

أَنْتَ اُقْتُلْ – أَنْتُمَا اُقْتُلاَ – أَنْتُمْ اُقْتُلُوا – أَنْتِ اُقْتُلِي – أَنْتُمَا اُقْتُلاَ – أَنْتُنَّ اُقْتُلْنَ

Perhatikan perubahan bentuk tashrif di atas, huruf qaf, ta dan lam (قَتَلَ) tetap nampak, sebab ketiganya huruf asli dan tidak ada alasan secara kaidah sharf untuk dibuang.

Sementara apabila terjadi pembuangan, tentu tidak terlepas dari alasan-alasan sesuai ketentuan sharfi. Seperti membuang huruf wawu pada fi’il mudhari’ untuk kata وَعَدَ (fi’il madhi) menjadi يَعِدُ (fi’il mudhari’) yang asalnya dari يَوْعِدُ. Atau pada fi’il ‘amr menjadi عِدْ

Berikut contoh perubahanya:

a).Tashrif Istilahi:

وَعَدَ – يَعِدُ – وَعْدَا – وَاعِدٌ – مَوْعُوْدٌ – عِدْ – لاَ تَعِدْ – مَوْعِدٌ – مَوْعِدٌ

Dia telah berjanji – dia akan berjanji – perjanjian – orang yang berjanji – orang/sesuatu yang dijanjikan – berjanjilah – jangan berjanji – tempat janjian – waktu janjian

b). Tashrif Lughawi Fi’il Madhi:

هُوَ وَعَدَ – هُمَا وَعَدَا – هُمْ وَعَدُوا – هِيَ وَعَدَتْ – هُمَا وَعَدَتَا – هُنَّ وَعَدَنَ – أَنْتَ وَعَدَتَ – أَنْتُمَا وَعَدَتُمَا – أَنْتُمْ وَعَدَتُمْ – أَنْتِ وَعَدَتِ – أَنْتُمَا وَعَدَتُمَا – أَنْتُنَّ وَعَدَتُنَّ – أَنا وَعَدَتُ – نَحْنُ وَعَدَنَا

c). Tashrif Lughawi Fi’il Midhari’:

هُوَ يَعِدُ – هُمَا يَعِدَانِ – هُمْ يَعِدُوْنَ – هِيَ تَعِدُ – هُمَا تَعِدَانِ – هُنَّ يَعِدْنَ – أَنْتَ تَعِدِيْنَ – أَنْتُمَا تَعِدَانِ – أَنْتُمْ تَعِدُونَ – أَنْتِ تَعِدِيْنَ – أَنْتُمَا تَعِدَانِ – أَنْتُنَّ تَعِدْنَ – أَنا أَعِدُ – نَحْنُ نَعِدُ

d). Tashrif Lughawi Fi’il ‘Amr:

أَنْتَ عِدْ – أَنْتُمَا عِدَا – أَنْتُمْ عِدُوا – أَنْتِ عِدِي – أَنْتُمَا عِدَا – أَنْتُنَّ عِدْنَ

Perhatikan perubahan bentuk tashrif di atas, huruf wawu asli dari (وَعَدَ) telah dibuang pada fi’il mudhari’ dan ‘amr dengan alasan sharfi. Yakni, Orang Arab cukup berat mengucapkan huruf waw yang berada di antara huruf iya dan harakat kasrah, sehingga waw dibuang. Ini salah satu yang dimaksud dengan alasan sharfi (علة الصرفية).

Baca juga:

Huruf-Huruf Tambahan (حروف زائدة)

Huruf tambahan adalah huruf yang ditambahkan pada kata asli agar melahirkan makna baru. Artinya, huruf zaidah ini kapan saja boleh dibuang sesuai wazan yang kita kehendaki. Seperti kata dasar كَرُمَ (mulya) ditambah hamzah menjadi أَكْرَمَ (memulyakan)

Jumlah keseluruhan huruf zaidah (tambahan) pada ilmu sharf ada 10 yang terhimpun dalam kalimat أَمان وتسهيل atau سألتمونيها

Cara menambahkan huruf zaidah

Untuk menambahkan huruf-huruf zaidah di atas pada kata asli, kita mesti mengikuti mizan sharfi (wazan-wazan) yang sudah ditentukan Ulama Sharf yang kita kenal dengan istilah tsulasi/ruba’i mujarrad dan tsulasi/ruba’i majid.

Selanjutnya silahkan lihat pada materi Pembagian Jenis Fi’il Mujarrad dan Majid.

Wallahu’alam.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

Mengetahui ‘Irab Fi’il Madhi [الفعل الماضي]Lengkap Tashrif Lughawi

I'rab Fi'il Madhi (إعراب الفعل الماضي)In Syaa Allah kita akan membahas fi'il madhi dari mulai definisi, mengenal wazan-wazan dan contoh penggunaan dalam kalimat berikut...

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)

Huruf Asli & Huruf Tambahan (Ilmu Sharf)Mengetahui huruf asli dan tambahan pada suatu kata dalam bahasa arab sangat penting, sebab akan memudahkan kita menemukan...

Membersihkan Lingkungan [تنظيف البيئة]

Latihan Terjemah Indonesia - Arab via Group Whatsapp.تَنْظِيْفُ البِيْئَةِ وَ مَبَادِئُ التَّعَاوُنِMembersihkan lingkungan dan prinsif gotong royongالبِيْئَةُ النَظِيْفَةُ هِيَ البِيْئَةُ المُرِيْحَةُ لِنَعِيْشَ فِيْهَا، وَهِيَ...

Akhirnya dapat juga beasiswa [Terjemah]

Sambungan latihan terjemah ke#9Text bahasa indonesia yang harus diterjemahkan oleh semua peserta kelompok belajar (TMBA Lanjutan via WhatsApp)Text:Meskipun Aku tidak sabar menanti hasil testing...

Kompetisi Dua Saudara (قصة الطفولة)

مُسَابَقَةُ بَيْنَ شَقِيْقَيْنِKompetisi Dua SaudaraKisah ini menceritakan bagaimana Baginda Rasulullah bersenda gurau dan bermain dengan penuh kasih sayang bersama anak-anak kecil pada waktu itu.قَالَ...

Percakapan bahasa arab tentang adil (العدل)

Transkrip percakapan video ke#5 berjudul (العدل) adil. Pemeran ada 4 orang yaitu: Ayah, Ibu, Nenek, Nurah dan Fawwaz.Menceritakan tentang pemberian coklat dari Nenek kepada...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

I’rab kalimat (ربا،دينا، نبيا)Pada Bacaan Dzikir Pagi/Petang

Pertanyaan dari Ukhty Nur Hasanah terkait i'rab kalimat pada bacaan dzikir Pagi/PetangBagaimanakah i'rab kalimat رَبًّا, دِيْنًا,نَبِيًّا pada bacaan dzikir...

Hal dan Amilnya Dalam Surah Maryam 29

Pertanyaan dari Ukhty Nur (Malaysia) terkait hal dan na'at.Pertanyaan pertama: Apakah kata مختلف pada Surah Fatir Ayat 27 adalah...