Demi Allah Aku tidak akan membelimu

Must Read

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa ada tiga pembahsan utama dalam Ilmu Balaghah. Yaitu; Ilmu Ma’ani, Bayan dan Ba’di. Tulisan...
TMBAhttps://bahasa-arab.com/
Belajar Bahasa Arab tidak semudah membalikan telapak tangan, butuh keseriusan dan istiqomah. Namun tidak ada kata terlambat jika kita ingin ingin mempelajarinya.

5
(2)

وَاللَّهِ لَنْ أَشْتَرِيَكَ

Demi Allah aku tidak akan membelimu

أَرَادَ جُحَا أَنْ يَشْتَرِىَ حِمَارًا فَذَهَبَ إِلٕى السُّوْقِ، وَتَوَقَّفَ عِنْدَ حَمَارٍ أَعْجَبَهُ وَقَالَ لَصَاحِبِهِ بَعْدَ جِدَالٍ عَلى الثَّمَنِ : هٰذَا كُلُّ مَا مَعِيَ الآنَ فَإِمَّا أَنْ تَبِيْعَنِي الحِمَارَ أَوْ أَنْصَرِفُ لَحَالِي ! وَأَخِيْرًا وَافَقَ الرَّجُلُ

Juha hendak membeli keledai lalu dia pergi ke pasar. Dia berhenti dekat keledai yang membuatnya tertarik lalu setelah rebut tawar harga dengan pemiliknya Juha berkata :” Ini semua (uang) yang aku miliki, terserah ingin kau jual keledai itu kepadaku atau aku pergi. Akhirnya si pemilik keledai itu sepakat menjualnya.

وَمَشَى جُحَا يَجُرُّ الحِمَارَ خَلْفَهُ فَرَآهُ اثْنَانِ مِن اللُّصُوْصِ فَاتَّفَقَا عَلى شَرِقَةِ الحِمَارِ

Juha berjalan sambil menarik keledai di belakangnya, lalu dua orang pencuri melihat keledai itu dan sepakat untuk mencurinya.

تَسَلَّلَ أَحَدُهُمَا بِخِفَّةٍ وَفَكَّ الحَبْلَ مِنْ رَقَبَةِ الحِمَارِ دُوْنَ أَنْ يَشْعُرُ جُحَا بِشَيْءٍ وَرَبَطَ رُقْبَتَهُ بِالحَبْلِ. كُلُّ ذٰلِكَ وَجُحَا لاَيَشْعُرُ بِمَا يَجْرِي

Salah seorang dari mereka menyelinap pelan-pelan dan melepaskan tali dari leher keledai itu lalu si pencuri mengikatkan tali kelehernya sendiri tanpa Juha sadari.

مَشَى اللَّصُ خَلْفَ جُحَا بَيْنَمَا اخْتَفَى اللَّصُ الآخَرَ بِالحِمَارِ. وَكَانَ المَارَّةُ مِنَ النَّاسِ يَرَوْنَ ذٰلِكَ وَيَتَعَجَّبُوْنَ لِهٰذَا المَنْظَرَ وَيَضْحَكُوْنَ

Si pencuri berjalan di belakang Juha, sementara kawanya menyembunyikan keledai. Orang-orang yang lewat pada ketawa, mereka heran/kagum melihat penomena ini.

وَ جُحَا يَتَعَجَّبُ فِي نَفْسِهِ وَيَقُوْلُ : لَعَلَّ تَعَجُّبَهُمْ وَضَحِكَهُمْ يَرْجِعُ إِلَى أَنَّهُمْ مُعْجَبُوْنَ بِحَمَارِي

Juha bangga dengan dirinya lalu berkata:” semoga saja mereka kagum dan ketawa disebabkan keledaiku.”

وَلَمَّا وَصَلَ جُحَا إِلَى البَيْتِ الْتَفَتَ خَلْفَهُ إِلَى الحِمَارِ فَرَأى الرَّجُلَ، الحَبْلُ فِي رَقْبَتِهِ فَتَعَجَّبَ مِنْ أَمْرِهِ وَقَالَ لَهُ :” مَنْ أَْنْتَ ؟ فَوَقَفَ اللَّصُ بَاكِيًا وَأَخَذَ يَمْسَحُ دُمُوْعَهُ قَائِلاً :” يَا سَيِّدِي أَنَا رَجُلٌ جَاهِلٌ أَغْضَبْتُ أُمِّي

Saat Juha tiba di rumah, dia menengok keledainya di belakang, dia kaget sebab ternyata yang terikat bukanlah keledai melainkan seorang laki-laki. Juha berkata:” Siapa kau? Pencuri itu kemudian menangis dan menghapus air matanya sambil berkata:” Wahai tuanku, aku ini orang bodoh yang telah memarahi ibuku”

قَالَ جُحَا ثُمَّ مَاذَا ؟ قَالَ اللَّصُ :” فَدَعَتْ أُمِّي عَلَيَّ وَطَلَبَ مِنَ اللَّهِ أَنْ يَمْسَخْنِي حِمَارًا، فَاسْتَجَابَ اللَّهُ دُعَاءَهَا. وَلَمَّا رَأَى أَخِي الكَبِيْرُ ذٰلِكَ، أَرَادَ أَنْ يَتَخَلَّصَ مِنِّي فَعَرَضَنِي فِي السُّوْقِ لِلبَيْعِ، وَ جِئْتَ وَاشْتَرَيْتَنِي، وَبِبَرْكَتِكَ وَبِفَضْلِكَ رَجَعْتُ إِنْسَانًا كَمَا كُنْتُ

Juha :”Terus ? dia menjawab:” Lalu ibuku mendo’akanku dan meminta kepada Allah agar merubahku menjadi seekor keledai, kemudian do’anya dikabulkan. Lalu Ketika kaka-ku melihat kejadian itu, dia berniat melenyapkanku dengan cara memamerkanku untuk dijual di pasar. Kemudian anda datang dan membeliku dan atas keberkahan dan kebajikan anda aku kembali lagi menjadi manusia.”

وَأَخَذَ للَّصُ يُقَبِّلُ يَدَ جُحَا شَاكِرًا، فَصَدَّقَهُ جُحَا وَأطْلَقَهُ بَعْدَ أَنْ نَصَحَهُ بِأَنْ يُطِيْعَ أُمَّهُ وَيَطْلُبَ مِنْهَا الصَّفْحَ والدُّعَاءَ

Pencuri itu mencium tangan Juha seraya berterimakasih. Juha pun mempercayai dan melepaskanya setelah dinasehati agar mentaati ibunya, meminta maaf dan do’a

وَفِي اليَوْمِ التَّالِى تَوَجَّهَ جُحَا إِلَى السُّوْقِ لِيَشْتَرِىَ حِمَارًا آخَرَ فَرَأَى الحِمَارَ نَفْسَهُ فَعَرَفَهُ. اقْتَرَبَ جُحَا مِنَ الحِمَارَ وَهَمَسَ فِي أُذُنِهِ قَائِلاً :” يَظْهَرُ أَنَّكَ لَمْ تَسْمَعْ كَلاَمِي وَأَغْضَبْتَ أُمَّكَ ثَانِيَةً، وَاللَّهِ لَنْ أَشْتَرِيَكَ أَبَدًا

Hari berikutnya, Juha pergi ke pasar untuk membeli keledai lain, dia melihat keledai yang sama (yang beberapa hari kebelakang pernah dibeli oleh dia) dia pun mengenalinya. Juha mendekati keledai itu dan membisikan di telinganya :” Nampaknya kau tidak mendengarkan perkataanku sehingga ibu kau marah lagi, demi Allah aku tidak akan membelimu selamanya.”

Baca juga, Juha dan Pengemis (Allah yang akan memberimu)

Penulis: Syauki Hasan
Penerbit: المؤسسة العربية الحديثة بالقاهرة
Penterjemah: Anggota TMBA


Kosa-Kata (مفردات)

Indonesia Arab
Berhenti تَوَقَّفَ - يَتَوَقَّفُ
Membuat kagum أَعْجَبَ - يُعْجِبُ
Bubar/pergi انْصَرَفَ - يَنْصَرِفُ
Menyetujui وَافَقَ - يُوَافِقُ
Menarik جَرَّ - يَجُرُّ
Menyelinap تَسَلَّلَ - يَتَسَلَّلُ
Merasakan شَعَرَ - يَشْعُرُ ب
Mengikat رَبَطَ - يَرْبُطُ
Berjalan مَشَى - يَمْشِى
Tertawa ضَحِكَ - يَضْحَكُ
Menghapus مَسَحَ - يَمْسَحُ
Menangis بَكَى - يَبْكِى
Merubah مَسَخَ - يَمْسَخُ
Membebaskan أَطْلَقَ - يُطْلِقُ

Latihan

Buatlah kalimat menggunakan kata berikut ini:

يَجُرُّ / خِفَّةٌ / يَضْحَكُ

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Komentar

Latest News

Kalam Insya’ (الكلام الإنْشِائُى) Thalabi dan Ghair Thalabi Dalam Ilmu Ma’ani

Materi ini lanjutan dari pembahasan objek ilmu ma'ani yang pertama yaitu kalam/kalimat. Pembahasan sebelumnya terkait kalam khabari, tujuan dan...

Tasybih dalam Ilmu Bayan: Pengertian, Rukun dan Jenisnya

Seperti yang kita kaji di pembahasan sebelumnya dalam Ilmu Bayan dan Tiga Obyek Pembahasannya kita mengenal tiga pokok pembahasan...

Kitab Nahwu Al-Arabi [Fadhil Shalih]

عنوان الكتاب: النحو العربي أحكام ومعان المؤلف: فاضل صالح السامرائي حالة الفهرسة: غير مفهرس سنة النشر: 1435 - 2014 الناشر : دار ابن كثير عدد المجلدات: 2 رقم الطبعة: 1 عدد...

Sifat Musyabahah (الصفة المشبهة)

الصفة المشبهة Sifat Musyabahah قال ابن مالك صفَةٌ اسْتُحْسِنَ جَرُّ فَاعِلِ # مَعْنًى بِهَا الْمُشْبِهَةُ اسْمَ الفَاعِلِ وَصَوْغُهَا مِنْ لاَزِمٍ لِحَاضِرِ # كَطَاهِرِ الْقَلْبِ جَمِيلِ الظَّاهِرِ 1. Definisi: الصفة المشبهة باسم الفاعل هي...

Pentingnya Olahraga (Dialog Bahasa Arab)

الرِّيَاضَةُ البَدَنِيَّةُ Olahraga لاَحَظَ سُلَيْمَانُ أَنَّ زَمِيْلَهُ إِسْمَاعِيْلَ لَمْ يَقُمْ مِنَ السَّرِيْرِ مَعَ أَنَّهُ أَيْقَظَهُ قَبْلَ نِصْفِ سَاعَةٍ، فَقَرُبَ مِنْهُ وَ دَارَ بَيْنَهُمَا الحِوَارُ التَّالِي Sulaiman memperhatikan...

Kitab Taisirul Qawa’id An-Nahwy

عنوان الكتاب: تيسير قواعد النحو للمبتدئين  المؤلف: مصطفى محمود الأزهري  حالة الفهرسة: غير مفهرس  الناشر: دار العلوم والحكم - الجيزة  سنة النشر: ١٤٣٢ - ٢٠١١  عدد المجلدات: ١  رقم الطبعة:...

More Articles Like This